Arsip Kategori: Surabaya Eco School

Lomba Yel-Yel SMA/SMK/MA Mundur 11 Oktober, SMP Mundur 12 Oktober

Lomba Yel-Yel Lingkungan Hidup sebagai bagian dari program Surabaya Eco School 2014 yang diselenggarakan oleh Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT Pembangkitan Jawa-Bali akan digelar akhir pekan ini. Tepatnya, Minggu 28 September 2014, untuk kategori siswa Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI). Tempat pelaksanaannya di Pendopo Taman Flora Bratang.  Continue reading →

SDN Kandangan III Masih INGAT 10 Dan Terapkan Bawa Alat Makan Dan Minum Sendiri

SURABAYA – “INGAT 10″ menjadi program lingkungan yang sudah membudaya di lingkungan SDN Kandangan III. Setiap selesai jam istirahat, alarm pun berbunyi pertanda gerakan INGAT 10′ yang artinya 10 menit berburu sampah yang ada di sekitar untuk dibuang ke tempat sampah. Gerakan memungut sampah ini dilakukan oleh seluruh warga sekolah sebagai bagian dari pembiasaan lingkungan sekolah. Continue reading →

Challenge Khusus SMAN 14 Olah 100 Kg Sampah Organik Sepekan Ini

SURABAYA – Beragam sarana pengelolaan lingkungan hidup dimiliki SMAN 14 Surabaya. Diantaranya keranjang pengomposan yang biasa dikenal dengan takakura, tong pengomposan aerob, komposter rotary (putar), mesin pencacah sampah organik, rumah jamur, tempat sampah terpilah, tabulampot atau tanaman buah dalam pot dan green house.  Continue reading→

SMPN 1 Olah Komposter Dan Biopori, Rencanakan Vertical Garden

SURABAYA – Sampah organik menjadi potensi yang tersedia banyak di lingkungan SMPN 1. Sampah organik tersebut kurang dimanfaatkan oleh kader lingkungan SMPN 1 untuk pengomposan. Hal ini terlihat saat Tunas Hijau melakukan pembinaan lingkungan program Surabaya Eco School bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya dan PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB), Senin (22/09). Terlihat beberapa keranjang komposter, tong komposter dan lubang biopori masih belum optimal diisi sampah organik. Continue reading →

6777 Orang Bersihkan Pantai Kenjeran

SURABAYA – Bersih-Bersih Pantai Kenjeran sebagai bagian dari program lingkungan hidup berkelanjutan Surabaya Eco School 2014 telah digelar Minggu (21/9) pagi tadi. Jumlah peserta/relawan program yang diselenggarakan oleh Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT Pembangkitan Jawa-Bali ini bahkan melebihi rekap terakhir yang diumumkan Sabtu (20/9) malam, yang ‘hanya’ 5600 orang. Faktanya lebih dari 6777 orang terlibat langsung. Continue reading →

Hingga Jumat (19/9) Malam, 4270 Orang Terdaftar Sebagai Peserta Bersih-Bersih Pantai Kenjeran

SURABAYA – Antusiasme sekolah-sekolah Surabaya dalam mewujudkan Pantai Kenjeran Surabaya yang bersih tergolong sangat tinggi. Terbukti dari terus bertambahnya jumlah peserta Bersih-Bersih Pantai Kenjeran Surabaya yang akan diselenggarakan dalam rangkaian program lingkungan hidup berkelanjutan Surabaya Eco School 2014, Minggu 21 September. Lebih 4270 orang peserta dan relawan terdaftar sampai dengan Jumat (19/9).Continue reading →

Peserta Bersih-Bersih Pantai Kenjeran Diharapkan Tidak Menghasilkan Sampah Baru

Pelaksanaan Bersih-Bersih Pantai Kenjeran Surabaya kurang dua hari lagi, tepatnya Minggu 21 September 2014. Sebagai bagian dari program internasional Clean Up the World yang bermarkas di Sidney, Australia, program bersih-bersih bumi ini juga akan digelar serentak di seluruh bagian bumi.  Continue reading →

Melawan Debu, Kader SMPN 50 Gigih Pilah Sampah Kertas Dan Olah Kompos

SURABAYA – Kondisi tanah yang kering, berdebu dan panas bukan menjadi penghalang bagi kader lingkungan SMPN 50 untuk mendapatkan pembinaan lingkungan yang diselenggarakan oleh Tunas Hijau bersama dengan Pemerintah Kota Surabaya dan PT Pembangkitan Jawa-Bali, Kamis (18/09). Tanah kering yang bila tertiup angin menerbangkan debu, membuat kader lingkungan harus memakai masker sebagai penutup hidung.Continue reading →

Bersih-Bersih Kenjeran Digelar 21 September Pukul 06.00, Peserta Diminta Bawa Karung Sendiri

SURABAYA – Daerah tepi pantai selalu diidentikkan menghasilkan sampah plastik dan sampah anorganik lainnya. Tidak terkecuali daerah tepi pantai Kenjeran lama atau biasa yang disebut kawasan Nambangan, Kenjeran. Permasalahan tersebut yang menjadi alasan digelarnya kegiatan bersih-bersih pantai Kenjeran untuk yang kedua kalinya. Kegiatan bersih-bersih yang dilaksanakan Minggu, 21 September 2014 ini dimulai pukul 06,00 WIB.Continue reading →

Hukum Siswa Terlambat Dengan Buat Biopori, Cara SMPN 20 Capai Target 100 Lubang Resapan

SURABAYA – Kader lingkungan SMPN 20 targetkan buat 150 lubang resapan baru di sekolah. Upaya tersebut diwujudkan dengan berbagai cara. Salah satunya membuat lubang resapan bersama 8 orang anggota Komando Rayon Militer Lakarsantri sebanyak 19 lubang resapan. Cara lainnya adalah kader lingkungan akan mengajak partisipasi mulai dari kepala sekolah sampai karyawan sekolah.  Continue reading →

SDN Lakarsantri I Terapkan Diet Plastik Dan Pemilahan Sampah

SURABAYA – Diet Plastik menjadi salah satu program lingkungan unggulan SDN Lakarsantri I. Hal ini diwujudkan dengan adanya gerakan membawa tempat makan dan botol minum sendiri. Gerakan ini dimulai dengan melibatkan kader lingkungan yang berjumlah 60 orang. Fakta lingkungan tersebut terjadi saat pembinaan program lingkungan Surabaya Eco School 2014 yang diselenggarakan oleh Tunas Hijau bersama dengan Pemerintah Kota Surabaya dan PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB), Rabu (17/09). Continue reading →

SMPN 28 Tandai Lubang Resapan Dengan Bendera Lalu Panen Kompos

SURABAYA – Sebanyak 21 program kerja yang dimiliki oleh SMPN 28 siap mendukung bergulirnya program lingkungan Surabaya Eco School 2014. Salah satu adalah panen kompos biopori yang dilakukan oleh kader lingkungan sekolah yang berada di Jalan Menganti Lidah Wetan 29B saat pembinaan lingkungan Surabaya Eco School 2014 yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama dengan Pemerintah Kota Surabaya dan PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB), Rabu (17/09). Continue reading →

SMPN 4 Gencarkan Buat Lubang Resapan Dan Siapkan Taman TOGA

SURABAYA – Sebagian besar warga kota Perth Australia menampung air hujan untuk kebutuhan air minum mereka. Air hujan yang turun secara langsung tanpa perantara pipa tersebut ditampung dengan menggunakan tandon air berkapasitas 1500 liter. Kondisi tersebut menunjukkan kurangnya air bersih dan upaya warga Perth untuk menghemat penggunaan air bersih. Continue reading →

Sisa Makanan Catering Dioptimalkan Kader SMPN 3 Diolah Jadi Kompos

SURABAYA – Kebijakan sekolah penyediaan makanan dengan menggunakan jasa cateringbisa mengurangi volume bungkus makanan mulai dari plastik, kertas minyak sampai kantong plastik. Fakta tersebut disampaikan oleh Shavira Devabyola, ketua kader lingkungan SMPN 3 saat melakukan pemaparan perkembangan program lingkungan yang ada di sekolahnya saat pembinaan Surabaya Eco School 2014. Continue reading →

SMAN 19 Kenalkan Potensi Lingkungan Sekolah Kepada Kader Baru

SURABAYA – Pukul 15.00 adalah waktu pulang sekolah bagi seluruh siswa SMAN 19. Suasana ramai dengan hiruk pikuk khas pelajar yang berlarian ingin segera sampai di rumah masing-masing. Namun tidak demikian halnya dengan 20 siswa kader lingkungan SMAN 19. Mereka seolah mematuhi panggilan yang terdengan dari pengeras suara sekolah, bahwa kader lingkungan harus berkumpul sepulang sekolah.  Continue reading →