Kepala SMPN 41 Surabaya Hanifa, Pejuang Zero Waste

Individu ini mempunyai pengalaman menghadapi latar belakang masyarakat yang sebagian besar kurang berkecukupan. Di sekolah sebelumnya, SMPN 11 Surabaya, sebagai wakil kepala sekolah, dirinya tidak kaget dengan kondisi perilaku warga sekolahnya yang awalnya kurang peduli lingkungan. Pengalaman itu digunakan oleh Kepala SMPN 41 Surabaya Hanifa untuk mengajak warga sekolahnya maju memperkenalkan potensi sekolah kepada dunia luar. Kali pertama memimpin SMPN 41 Surabaya pada 2014, dirinya memberikan motivasi bahwa di sekolah sebelumnya, dirinya berhasil membawa sekolah tersebut dikenal banyak orang. “Apalagi di SMPN 41, yang masih agak ke tengah kota, pasti lebih bisa memperkenalkan potensi sekolah hingga dapat meningkatkan prestasi anak-anak […]

Kepala SDN Babatan V Surabaya Sastro, Peletak Pondasi Budaya Lingkungan

Sebelum menjadi kepala sekolah, sosok yang satu ini getol dalam program lingkungan hidup. Berbekal pengalaman sebagai guru pembina lingkungan di sekolah sebelumnya yakni SDN Gundih, SDN Kandangan III dan SDN Kandangan I, sosok yang dikenal sebagai pribadi yang perfeksionis, visioner dan disiplin ini mampu membawa perubahan besar di sekolah barunya yakni SDN Babatan V Surabaya. Sosok inspiratif ini bernama Sastro, kepala sekolah yang menjabat sejak 8 Agustus 2014. Ada yang unik dari sosok kepala sekolah kelahiran Lamogan 48 tahun silam ini. Hal unik tersebut menyangkut kebiasaan yang dilakukannya ketika berkunjung ke luar kota. “Setiap berkunjung ke luar kota untuk urusan […]

Kepala SMPN 3 Surabaya Budi Hartono, Kreator Kreatif Program LH

Beban berat menjadi kepala SMPN 3 Surabaya dirasakan oleh Budi Hartono. Pasalnya, ratusan masa depan anak didiknya dalam genggamannya. Komitmen akan dipertanyakan banyak orang tua/wali murid, jika dirasakan kerja kerasnya tidak menghasilkan sesuatu prestasi yang berbukti. Bagi Budi Hartono, memberikan ijazah untuk kelulusan dirasa lebih mudah daripada memberikan pemahaman kepada generasi muda agar berprestasi, berbakti pada keluarga, dan bermanfaat terhadap bangsa/negaranya. Diketahui permasalahan utama era modern saat ini yaitu mental dan kesadaran masing-masing individu. “Seorang kepala sekolah harus bisa menjadi teladan agar tercipta pembiasaan lingkungan yang baik di sekolah. Kemudian terwujud budaya. Ketika sudah wujud budaya maka kita bisa memberikan […]

Sri Surantini, Giatkan Konservasi Air

Konservasi air selalu dikaitkan dengan penghematan air melalui cara-cara sederhana seperti menampung air hujan. Kegiatan tersebut direalisaikan Kepala SDN Pradah Kalikendal I Surabaya Sri Surantini di sekolah yang dipimpinnya. Terlihat memang bak penampung air dengan volume 2200 liter terlihat di depan ruangan kepala sekolah. Setiap hujan deras turun, kepala sekolah yang kerap disapa Sri, akan memantau seberapa banyak air hujan yang dapat ditampung. Buruknya jenis tanah yang berada dibawah bangunan sekolah, memaksa sekolah ini harus cerdik membuat inovasi. “Di bawah ini tanah liat, sehingga saya harus pasang pipa untuk menampung air hujan. Membuat lubang resapan. Menanam pohon sebanyak mungkin. Melubangi […]

Akhmat Suharto, Tak Puas Hanya Adiwiyata Mandiri

Mendapat label sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri bukanlah tujuan akhir dari pengelolaan kegiatan lingkungan di sekolah. Visi itulah yang disampaikan oleh sosok kepala sekolah yang tegas dan disiplin ini kepada seluruh warga SMPN 26 Surabaya. Alasannya, bila mereka sudah terlena dan puas dengan label Adiwiyata Mandiri, maka kecenderungannya adalah menurunnya produktivitas dan kepedulian warga sekolah terhadap lingkungan. Bermodalkan wejangan tersebut, sosok kepala sekolah bernama Akhmat Suharto ini mengajak warga SMPN 26 untuk terus berbenah. Baginya, label tersebut merupakan bonus dari kerja keras mereka menangani pengelolaan lingkungan di sekolah. Sejak kedatangannya dua tahun lalu, Suharto berkeinginan menjadikan sekolah barunya sebagai sekolah percontohan […]

Rizki Amirulloh, Pembina dan Sahabat Kader LH SMAN 11 Surabaya

Umumnya pembina kader lingkungan hidup di sekolah-sekolah usianya diatas 30 tahun. Tidak dengan pembina kader lingkungan hidup SMAN 11 Surabaya, Rizki Amirulloh. Pemuda yang masih mengenyam bangku perkuliahan di salah satu perguruan tinggi negeri Surabaya ini, setiap Sabtu harus berkendara pulang pergi sejauh 20 kilometer dari tempat tinggalnya di Sidoarjo. Demi membina anak-anak muda di sekolah agar terus cinta terhadap lingkungan hidup di sekitarnya. Pemuda yang pernah menyabet penghargaan Eco Student (Senior) of the Year 2013 Surabaya Eco School ini akrab dipanggil “Kimpul.” Kimpul acap kali menginduksi semangat-semangat perjuangannya dulu ketika masih duduk di bangku SMKN 1 Surabaya. Sederhananya, dia […]

Ahmad Sya’roni, Kepala SMPN 17 Surabaya

Budaya peduli lingkungan hidup harus dioptimalkan kepada warga sekolah. Bukan sekedar melalui rencana atau cerita. Motto itulah yang disampaikan oleh Kepala SMPN 17 Surabaya Ahmad Sya’roni guru, karyawan dan siswa sekolah yang dipimpinnya. Kepala sekolah yang hobi bernyanyi dan bersepeda ini berusaha melengkapi fasilitas pendukung kegiatan lingkungan hidup di sekolahnya. Diantaranya ada green house, rumah jamur, kolam ikan, hidroponik, komposter dan tempat sampah secara terpilah. Menurutnya, agar bisa mengajak warga sekolah bisa satu tujuan dalam mengembangkan kegiatan lingkungan di sekolah, perlu diberikan fasilitas pendukungnya terlebih dahulu. Syaroni pertama kali menjadi nahkoda di sekolah di Jalan Raya Tenggilis Mejoyo 1 pada […]

Sigit Budiarso, “Eco” General Manager Novotel Surabaya

Aksi “Stop Food Waste” dengan lubang resapan biopori yang dilakukan grup Accor Hotels Jawa Timur bersama Tunas Hijau di halaman Masjid Nasional Al Akbar Surabaya akhir April 2017 lalu terus berlanjut. Novotel Surabaya Hotel & Suites, anggota Accor Hotels Jawa Timur, mengadopsi aksi ngebor biopori di lahannya. Ialah Sigit Budiarso, general manager Novotel Surabaya Hotel & Suites, yang mempunyai komitmen untuk menindaklanjuti aksi “Stop Food Waste” ini.  “Kami tidak mau program lingkungan hidup hanya gebyar sesaat. Kami mau melaksanakannya berkelanjutan. Kami lanjutkan aksi biopori di halaman Masjid Nasional Al Akbar Surabaya lalu dengan aksi yang sama di lahan Novotel,” kata […]

Nanik Irawati, Guru Perubahan Lingkungan Hidup SMPN 3 Surabaya

Sosok guru enerjik dan pantang menyerah ini mampu membawa atmosfer kegiatan lingkungan di SMPN 3 Surabaya tampak berbeda dari sebelumnya. Sejak datang pertama kali pada tahun 2007, dirinya dipercaya sebagai penanggung jawab kegiatan lingkungan di sekolah. Salah satu motivasinya kala itu adalah ingin memperkenalkan kepada warga sekolah tentang perilaku ramah lingkungan dan menerapkan perilaku bersih, sehat dan hijau di sekolah. Namun, kiprahnya kala itu masih menjadi gerakan yang minim dukungan dari warga sekolah sekolah. Minimnya dukungan tidak membuatnya patah arang. Sosok bernama lengkap Nanik Irawati ini terus berjuang mengajak warga sekolah untuk peduli terhadap lingkungan melalui berbagai cara. Salah satu […]

Dwi Murwanti, Pengawal Pengomposan Sisa Makanan Kantin SMPN 41 Surabaya

Tidak banyak sekolah yang bisa merealisasikan kantin tanpa kemasan makanan dan minuman sekali pakai. Sekolah yang bisa mengoptimalkan pengolahan sampah organik kantin jumlahnya lebih sedikit lagi. SMPN 41 Surabaya yang berlokasi di Jalan Gembong Sekolahan Surabaya bisa merealisasikannya. Ialah Dwi Murwanti, guru pembina lingkungan hidup SMPN 41 Surabaya, yang mengawal realisasi pengomposan sampah organik sisa makanan kantin setiap harinya. Ya, setiap harinya. Bukan hanya sebulan sekali. Bukan hanya sekali dalam sepekan. Tapi, setiap hari, saat hari sekolah. Setiap hari, saat kantin sekolah berjualan. “SMPN 41 Surabaya sedang dalam tahap pembangunan gedung. Hampir semua aktivitas warga sekolah terpengaruh pembangunan fisik sekolah […]