SDIT Al Uswah Gencarkan Lagi Gerakan Kurangi Sampah Plastik

Kebijakan sekolah yang pro lingkungan memang menjadi kunci dari berjalan atau tidaknya program lingkungan yang sudah direncanakan. Polemik mengenai kebijakan ini dirasakan langsung oleh tim lingkungan hidup SDIT Al Uswah. Munculnya minimarket yang menjual banyak makanan berbungkus plastik, seperti snack dan botol air mineral mempunyai dampak positif dan negatifnya. Positifnya adalah mereka bisa mengumpulkan botol-botol kemasan. Disampaikan oleh Ita Nurviana, guru pembina lingkungan sekolah dengan tim yang akrab disapa DULING alias Duta Lingkungan, salah satu kegiatan yang terus berkelanjutan adalah pengumpulan sampah botol kemasan dari minimarket. “Memang sih dampak positifnya ada, tetapi kalau melihat dari rekam jejak program lingkungan sekolah […]

Mercure Gelar Workshop World Food Day 2017 Dengan Olah Bawang Putih

Peringatan World Food Day 2017 atau hari pangan sedunia yang diepringati setiap tanggal 16 Oktober, dimaknai dengan cara berbeda oleh Mercure Hotel Grand Mirama. Mengundang lebih dari 26 orang guru pembina lingkungan dari 26 SD/Mi, SMP/MTs terpilih peserta program Surabaya Eco School 2017. Hotel bintang 4 ini bersama Tunas Hijau menggelar workshop world food day 2017 atau workshop pengolahan sisa bahan pangan bertempat di Ebisu Restoran, Senin (16/10). Hotel yang mempunyai prinsip “Fight Againts Food Waste” ini menjadikan kulit dan bonggol bawang putih yang notabene sisa bahan masakan menjadi bahan baku pembuatan bunga daur ulang. DIsampaikan oleh Treti C, Talent […]

Mural Lingkungan Jadi Media Komunikasi SMPN 40

Kader lingkungan SMPN 40 yang sering dipanggil Kader Si Cilung (Cinta Lingkungan) mempunyai cara berbeda dalam memaknai tantangan pekan kedua dan ketiga. Salah satu tantangan yang direalisasikan adalah membuat media promosi program lingkungan dengan cara membuat mural lingkungan atau lukisan di tembok dengan unsur pesan lingkungan. Informasi tersebut didapatkan Tunas Hijau saat menggelar pembinaan dan pemantauan perkembangan program Surabaya Eco School 2017 di sekolahnya, Jumat (13/10). Menurut Andajani, guru pembina lingkungan, tujuan dibuatnya mural lingkungan di sekolah adalah memfasilitasi kreativitas siswa dalam menggambar dan menyampaikan pesan lingkungan di dalam gambarnya. “Selain memfasilitasi kreativitas mereka, anak-anak juga menginginkan inovasi yang berbeda. […]

Ajak 500 Siswa SDIT At Taqwa Peduli Lingkungan Lewat Animal Planet

Sebanyak lebih 500 orang siswa SDIT At Taqwa tampak antusias melihat video lingkungan animal planet yang diputar oleh Anggriyan Permana, aktivis Tunas Hijau. Ratusan siswa yang terdiri dari kelas 3, 4, 5 dan 6 ini serius memperhatikan tayangan video animal planet yang berisi tentang pesan lingkungan. Informasi tersebut menjadi pembuka kegiatan sosialisasi lingkungan yang diselenggarakan sekolah dalam rangka rangkaian perayaan akhir tema pembelajaran lingkungan hidup, Jumat (13/10). Dengan iming-iming hadiah doorprise berupa alat tulis dan stiker lingkungan, Anggriyan mengajak ratusan siswa untuk menjawab isi pesan yang disampaikan binatang-binatang pada video animal planet. “Tujuan dari sosialisasi lingkungan ini adalah sebagai pemicu […]

Target 4 Ton Kompos, SMPN 11 Kebut Olah Sampah Organik

4 ton kompos target yang dicanangkan oleh kader lingkungan SMPN 11 bukan hal mudah untuk direalisasikan. Alasannya, 4000 kg kompos yang rencananya akan dipanen berarti sebanyak 8000 kg sampah organik yang harus diolah dalam durasi kurang lebih 10 minggu. Informasi tersebut disampaikan oleh Rizaldy, ketua kader lingkungan kepada Tunas Hijau saat pembinaan dan pemantauan program Surabaya Eco School 2017, Kamis (12/10). Target tersebut langsung dijalankan mulai pekan pertama hingga pekan ketiga dengan focus pada pengolahan sampah organik. Caranya, melalui Tim lingkungan hidup sekolah, setiap kelas dijadwalkan secara bergantian setiap harinya membawa sampah organik dari rumah untuk diolah di rumah kompos. […]

SDN Ujung IX Ajak Penjaga Sekolah dan Ibu Kantin Olah Sampah Organik

Dua orang penjaga kantin tampak serius mendengarkan penjelasan mengenai cara pembuatan kompos yang disampaikan oleh Alfisah Salsabila, salah seorang kader lingkungan SDN Ujung IX. Dengan menggunakan keranjang komposter yang baru saja selesai dibuat, mereka berencana untuk merealisasikan tantangan pekan ketiga program Surabaya Eco School 2017. Informasi tersebut diterima oleh Tunas Hijau saat menggelar pembinaan dan pemantauan program di sekolahnya, Kamis (12/10). “Ibu-ibu, keranjang komposter ini nanti akan kami tempatkan di dekat kantin untuk mengolah sampah sisa makanan yang ada di kantin. Caranya, waktu ibu-ibu beres-beres piring yang ada di meja, setelah itu sisa makanannya langsung dimasukkan ke dalam keranjang ini […]

Jumat Besok, SMPN 20 Sosialisasi Cara Pengomposan ke 9 Ibu Kantin Sekolah

Jumat dipilih sebagai hari yang tepat bagi kader lingkungan SMPN 20 merealisasikan tantangan pekan ketiga program Surabaya Eco School 2017. Alasannya, karena jumat besok merupakan jumat bersih, dimana warga sekolah akan melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah. Siswa di kelas akan membersihkan masing-masing kelasnya, kader lingkungan akan berkegiatan sesuai dengan kelompok kerjanya masing-masing, termasuk pokja sampah organik dan mading. Informasi tersebut disampaikan oleh Sholeh Solevan, salah seorang kader lingkungan kelas 8 kepada Tunas Hijau saat pembinaan dan pemantauan program lingkungan di sekolahnya, Rabu (11/10). Menurut Sholeh, tim sampah organik berencana akan melakukan sosialisasi pengolahan sampah organik sisa makanan kepada petugas […]

SMPN 28 Sosialisasi Pengomposan ke Petugas Kantin Dengan Mading Lingkungan

Tantangan pekan ketiga langsung direalisasikan oleh Tim Kehidupan sebutan lain kader lingkungan SMPN 28, Rabu (11/10). Pasca istirahat pertama selesai, kader lingkungan langsung tancap gas menuju ke kantin sekolah. Dengan membawa dua buah keranjang komposter, satu persatu stan yang dijaga oleh petugas kantin mendapatkan sosialisasi tentang pengolahan sampah organik sisa makanan dengan menggunakan media keranjang. Informasi tersebut disampaikan kepada Tunas Hijau saat menggelar pembinaan dan pemantauan perkembangan program lingkungan dalam menghadapi Surabaya Eco School. Rajae, salah seorang siswa kelas 8, mengatakan saat memberikan sosialisasi mengenai cara mengolah sampah organik sisa makanan menjadi kompos dengan keranjang ternyata tidak semudah saat sosialisasi […]

Teman (Tempat Makan) Kejujuran Ala SDN Babatan IV

Teman Kejujuran bukan berarti teman yang selalu berkata jujur, di SDN Babatan IV “Teman Kejujuran” merupakan sebuah program inovasi hasil dari penjualan sampah kertas. Teman kejujuran berarti tempat makan kejujuran yang disediakan oleh tim lingkungan hidup untuk warga sekolah yang tidak membawa tempat makan sendiri. Tempat makan itu hasil dari penjualan 200 kg sampah kertas. Informasi tersebut disampaikan Afiq Hakim, guru pembina lingkungan saat pembinaan di sekolahnya, Rabu (11/10). Dalam pembinaan dan pemantauan program Surabaya Eco School 2017, guru olahraga ini menjelaskan gerakan ini sebagai upaya pembiasaan warga sekolah dalam mengurangi penggunaan plastik kemasan. “Jadi kalau ada siswa yang tidak […]

Pemilahan Sampah ala SMPN 46 dan Gerakan Tas Sampah ala SMPN 19

Kondisi geografis SMPN 46 yang berada diantara bangunan beton menjulang tinggi seperti Gedung TVRI Jawa Timur dan Shangrila Hotel, membuat area sekolah minim dengan tanah. Sebagian besar lingkungan sekolah terdiri dari beton. Kondisi ini yang mendasari Tri Maryati, guru pembina lingkungan sekolah mengajak siswanya fokus pada penanganan sampah di kelas-kelas. Informasi tersebut didapat Tunas Hijau saat melakukan pembinaan dan pemantauan perkembangan program lingkungan di sekolahnya, Selasa (10/10). Praktis selama pekan pertama hingga pekan ketiga, aktivitas lingkungan yang dilakukan oleh kader lingkungan sekolah yang dulunya berlokasi di Bintang Diponggo adalah pembiasaan. Menurut guru yang hobi bernyanyi ini, pembiasaan memilah sampah memang […]