Fungsikan Komposter, Jadi Titik Awal Bangkitnya Gerakan Lingkungan di SDN Gubeng I

Poerwito, kepala SDN Gubeng I yang baru tampak antusias menyampaikan tentang motivasi tim lingkungan hidup sekolahnya dalam menghadapi program lingkungan Surabaya Eco School 2017. Kepala sekolah yang baru menjabat selama 3 minggu ini bahkan sudah membentuk beberapa tim lingkungan yang fokus pada penanganan masalah lingkungan. Diantaranya adalah tim pembersihan sampah, tim pemilahan sampah, tim pengomposan dan tim penghijauan. Fakta dan informasi tersebut diterima Anggriyan Permana, aktivis Tunas Hijau saat melakukan monitoring dan pembinaan kepada tim lingkungan sekolah dalam rangka program Surabaya Eco School 2017, Kamis (26/10). Sekolah yang berlokasi di Jalan Gubeng Jaya V No. 2 ini secara perlahan merealisasikan […]

Gerakan Pemilahan dan Pengurangan Sampah Ala SDN Klampis Ngasem II

Gerakan pengurangan volume sampah yang dihasilkan oleh warga sekolah dilakukan secara perlahan oleh SDN Klampis Ngasem II. Beragam aksi dan gerakan yang bertujuan untuk mengurangi volume sampah plastik dan kertas digalakkan setiap harinya. Salah satunya adalah gerakan pemilahan sampah khusus kertas. Pemilahan sampah khusus kertas ini dilakukan di kelas-kelas dengan bermodalkan tempat sampah terpisah yang memanfaatkan  kardus bekas sebagai medianya. Informasi tersebut disampaikan oleh Dyah Istanti, guru pembina lingkungan sekolah yang berlokasi di Jalan Klampis Anom XI No. 1 kepada Tunas Hijau saat menggelar monitoring dan pembinaan program lingkungan hidup Surabaya Eco School 2017, Kamis (26/10). “Setiap harinya, anak-anak melakukan […]

Geliat SDN Nginden Jangkungan I Pada Gerakan Pengurangan Sampah Plastik

Luas lahan yang dimiliki oleh SDN Nginden Jangkungan I saat ini begitu luas, pasalnya sekolah yang bersebelahan dengan SDN Nginden Jangkungan II kini sudah menjadi satu sekolah alias merger. Terhitung sejak awal September lalu sejak ditetapkan sekolah merger, praktis guru pembina lingkungan hidup merasa kesulitan dalam menjalankan kegiatan lingkungan. Kendalanya adalah masa penyesuaian guru-guru dan seluruh stakeholders agar bisa menjalankan kembali program lingkungan hidup di sekolah masih tersendat. Informasi tersebut disampaikan oleh Sutrisno, salah seorang guru pembina lingkungan kepada aktivis Tunas Hijau, Anggriyan Permana saat menggelar monitoring dan pembinaan program Surabaya Eco School 2017, Selasa (24/10). Pengajar yang sekaligus walikelas […]

SDN Manukan Kulon dan SDN Kandangan I Sepakat Benahi Dulu Komposter

Sebanyak 5 tong komposter dan 2 keranjang komposter milik SDN Manukan Kulon Kawasan terlihat kosong. Menurut penuturan Bayu Aji, salah seorang siswa yang juga kader lingkungan alat pengomposan itu sudah satu bulan belum diisi oleh sampah organik. Informasi tersebut disampaikan kepada Tunas Hijau saat menggelar pembinaan dan pemantauan program Surabaya Eco School 2017 di sekolahnya, Jumat (20/10). Tersendatnya program pengomposan di sekolah yang berlokasi di Jalan Manukan Rejo 2A dikarenakan tidak adanya  tim atau kelompok yang mau berkelanjutan dalam mengolah sampah organik di sekolahnya. “Sudah sebulan ini tong komposter dan keranjang pengomposan tidak diolah atau tidak diisi dengan sampah organik. […]

Sarapan Bersama Ala SDN Manukan Kulon II dan Memulai Pengomposan

SDN Manukan Kulon II menjadi satu dari banyaknya sekolah-sekolah satu atap yang dimerger menjadi satu sekolah.  Permasalahan lingkungan menjadi hal pertama yang disampaikan oleh Dwi Ana Tyas Susanti, guru pembina lingkungan kepada Tunas Hijau saat melakukan pembinaan dan pemantauan program Surabaya Eco School 2017 di sekolahnya, Jumat (20/10). Pasca merger, dirinya mengatakan perlu memberikan pemahaman orientasi peduli lingkungan kepada siswa dan guru-guru baru. “Saya rasa perlu adanya workshop yang dikhususkan untuk guru-guru  baru agar program lingkungan yang sebelumnya pernah dilakukan di SDN Manukan Kulon III bisa diterima dan dapat dilaksanakan secara menyeluruh mas,” ucap Santi. Guru kelas 3 ini mengatakan […]

SDN Airlangga I Mulai Gerakan Zero Waste Dengan Bawa Botol Sendiri

Zero Waste atau dalam artian bebas sampah yang menjadi tema program lingkungan Surabaya Eco School 2017 dimaknai secara bertahap oleh SDN Airlangga I. Pemaknaan tersebut melalui gerakan berkala pengurangan plastik kemasan di sekolah. Gerakan pengurangan tersebut dilakukan dengan meminta siswa kelas 1 sampai kelas 4 membawa botol minum dan tempat makan sendiri. Informasi tersebut disampaikan kepada Tunas Hijau saat menggelar pembinaan dan pemantauan perkembangan program lingkungan sekolahnya, Selasa (17/10). Disampaikan oleh Shanti Sri Rejeki, guru pembina lingkungan, pergantian kepala sekolah menjadi salah satu faktor merebaknya lagi plastik kemasan di kantin sekolah. “Dulu waktu masih bersama Bu Agnes, petugas kantin dilarang […]

SDIT Al Uswah Gencarkan Lagi Gerakan Kurangi Sampah Plastik

Kebijakan sekolah yang pro lingkungan memang menjadi kunci dari berjalan atau tidaknya program lingkungan yang sudah direncanakan. Polemik mengenai kebijakan ini dirasakan langsung oleh tim lingkungan hidup SDIT Al Uswah. Munculnya minimarket yang menjual banyak makanan berbungkus plastik, seperti snack dan botol air mineral mempunyai dampak positif dan negatifnya. Positifnya adalah mereka bisa mengumpulkan botol-botol kemasan. Disampaikan oleh Ita Nurviana, guru pembina lingkungan sekolah dengan tim yang akrab disapa DULING alias Duta Lingkungan, salah satu kegiatan yang terus berkelanjutan adalah pengumpulan sampah botol kemasan dari minimarket. “Memang sih dampak positifnya ada, tetapi kalau melihat dari rekam jejak program lingkungan sekolah […]

Ajak 500 Siswa SDIT At Taqwa Peduli Lingkungan Lewat Animal Planet

Sebanyak lebih 500 orang siswa SDIT At Taqwa tampak antusias melihat video lingkungan animal planet yang diputar oleh Anggriyan Permana, aktivis Tunas Hijau. Ratusan siswa yang terdiri dari kelas 3, 4, 5 dan 6 ini serius memperhatikan tayangan video animal planet yang berisi tentang pesan lingkungan. Informasi tersebut menjadi pembuka kegiatan sosialisasi lingkungan yang diselenggarakan sekolah dalam rangka rangkaian perayaan akhir tema pembelajaran lingkungan hidup, Jumat (13/10). Dengan iming-iming hadiah doorprise berupa alat tulis dan stiker lingkungan, Anggriyan mengajak ratusan siswa untuk menjawab isi pesan yang disampaikan binatang-binatang pada video animal planet. “Tujuan dari sosialisasi lingkungan ini adalah sebagai pemicu […]

Teman (Tempat Makan) Kejujuran Ala SDN Babatan IV

Teman Kejujuran bukan berarti teman yang selalu berkata jujur, di SDN Babatan IV “Teman Kejujuran” merupakan sebuah program inovasi hasil dari penjualan sampah kertas. Teman kejujuran berarti tempat makan kejujuran yang disediakan oleh tim lingkungan hidup untuk warga sekolah yang tidak membawa tempat makan sendiri. Tempat makan itu hasil dari penjualan 200 kg sampah kertas. Informasi tersebut disampaikan Afiq Hakim, guru pembina lingkungan saat pembinaan di sekolahnya, Rabu (11/10). Dalam pembinaan dan pemantauan program Surabaya Eco School 2017, guru olahraga ini menjelaskan gerakan ini sebagai upaya pembiasaan warga sekolah dalam mengurangi penggunaan plastik kemasan. “Jadi kalau ada siswa yang tidak […]

Tantangan Pekan II SES 2017 : Buat Media Sosialisasi, Gerakan Massal Pengurangan Sampah Nonorganik

Tantangan pekan pertama program Surabaya Eco School 2017 berhasil direalisasikan oleh sekolah-sekolah peserta dengan luar biasa. Mulai dari gerakan pengumpulan massal sampah kertas hingga penyediaan tempat sampah khusus kertas dan absensi kelas khusus untuk penyetoran sampah kertas. Memasuki pekan kedua gelaran program tahunan yang sudah memasuki usia ke 7 ini, tantangannya adalah berkaitan dengan media serta masih harus melibatkan warga sekolah. Dalam program lingkungan hidup yang diselenggarakan bersama dengan Pemerintah Kota Surabaya ini, tantangan pekan kedua ini dimulai dari tanggal 02 – 08 Oktober 2017. Tantangannya adalah membuat media sosialisasi lingkungan hidup promosi mengenai program lingkungan yang akan dijalankan di […]