Usai Latihan Yel-Yel, Kader LH SMPN 20 Realisasikan Tantangan Pekan IV

Alunan musik dari barang bekas dan suara lantang tim penyanyi SMPN 20 yang sedang menggelar latihan yel-yel lingkungan menjadi pembuka pembinaan lingkungan di sekolahnya, Rabu (18/10). Sebanyak 90 orang siswa dan beberapa orang guru terlihat serius tetapi sesekali bercanda untuk mencairkan suasana latihan saat itu. Anggriyan Permana, aktivis Tunas Hijau mengajak mereka untuk melakukan realisasi tantangan pekan keempat Surabaya Eco School 2017 setelah selesai Lathan yel-yel di ruang aula. Pada realisasi tantangan pekan keempat ini, tim lingkungan sekolah yang berlokasi di daerah Dukuh Kapasan ini mengaktifkan kembali 5 keranjang komposter yang sebelumnya hanya dijadikan tempat penyimpanan di depan ruang guru. […]

Target 4 Ton Kompos, SMPN 11 Kebut Olah Sampah Organik

4 ton kompos target yang dicanangkan oleh kader lingkungan SMPN 11 bukan hal mudah untuk direalisasikan. Alasannya, 4000 kg kompos yang rencananya akan dipanen berarti sebanyak 8000 kg sampah organik yang harus diolah dalam durasi kurang lebih 10 minggu. Informasi tersebut disampaikan oleh Rizaldy, ketua kader lingkungan kepada Tunas Hijau saat pembinaan dan pemantauan program Surabaya Eco School 2017, Kamis (12/10). Target tersebut langsung dijalankan mulai pekan pertama hingga pekan ketiga dengan focus pada pengolahan sampah organik. Caranya, melalui Tim lingkungan hidup sekolah, setiap kelas dijadwalkan secara bergantian setiap harinya membawa sampah organik dari rumah untuk diolah di rumah kompos. […]

SDN Ujung IX Ajak Penjaga Sekolah dan Ibu Kantin Olah Sampah Organik

Dua orang penjaga kantin tampak serius mendengarkan penjelasan mengenai cara pembuatan kompos yang disampaikan oleh Alfisah Salsabila, salah seorang kader lingkungan SDN Ujung IX. Dengan menggunakan keranjang komposter yang baru saja selesai dibuat, mereka berencana untuk merealisasikan tantangan pekan ketiga program Surabaya Eco School 2017. Informasi tersebut diterima oleh Tunas Hijau saat menggelar pembinaan dan pemantauan program di sekolahnya, Kamis (12/10). “Ibu-ibu, keranjang komposter ini nanti akan kami tempatkan di dekat kantin untuk mengolah sampah sisa makanan yang ada di kantin. Caranya, waktu ibu-ibu beres-beres piring yang ada di meja, setelah itu sisa makanannya langsung dimasukkan ke dalam keranjang ini […]

Jumat Besok, SMPN 20 Sosialisasi Cara Pengomposan ke 9 Ibu Kantin Sekolah

Jumat dipilih sebagai hari yang tepat bagi kader lingkungan SMPN 20 merealisasikan tantangan pekan ketiga program Surabaya Eco School 2017. Alasannya, karena jumat besok merupakan jumat bersih, dimana warga sekolah akan melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah. Siswa di kelas akan membersihkan masing-masing kelasnya, kader lingkungan akan berkegiatan sesuai dengan kelompok kerjanya masing-masing, termasuk pokja sampah organik dan mading. Informasi tersebut disampaikan oleh Sholeh Solevan, salah seorang kader lingkungan kelas 8 kepada Tunas Hijau saat pembinaan dan pemantauan program lingkungan di sekolahnya, Rabu (11/10). Menurut Sholeh, tim sampah organik berencana akan melakukan sosialisasi pengolahan sampah organik sisa makanan kepada petugas […]

SMPN 28 Sosialisasi Pengomposan ke Petugas Kantin Dengan Mading Lingkungan

Tantangan pekan ketiga langsung direalisasikan oleh Tim Kehidupan sebutan lain kader lingkungan SMPN 28, Rabu (11/10). Pasca istirahat pertama selesai, kader lingkungan langsung tancap gas menuju ke kantin sekolah. Dengan membawa dua buah keranjang komposter, satu persatu stan yang dijaga oleh petugas kantin mendapatkan sosialisasi tentang pengolahan sampah organik sisa makanan dengan menggunakan media keranjang. Informasi tersebut disampaikan kepada Tunas Hijau saat menggelar pembinaan dan pemantauan perkembangan program lingkungan dalam menghadapi Surabaya Eco School. Rajae, salah seorang siswa kelas 8, mengatakan saat memberikan sosialisasi mengenai cara mengolah sampah organik sisa makanan menjadi kompos dengan keranjang ternyata tidak semudah saat sosialisasi […]

Pemilahan Sampah ala SMPN 46 dan Gerakan Tas Sampah ala SMPN 19

Kondisi geografis SMPN 46 yang berada diantara bangunan beton menjulang tinggi seperti Gedung TVRI Jawa Timur dan Shangrila Hotel, membuat area sekolah minim dengan tanah. Sebagian besar lingkungan sekolah terdiri dari beton. Kondisi ini yang mendasari Tri Maryati, guru pembina lingkungan sekolah mengajak siswanya fokus pada penanganan sampah di kelas-kelas. Informasi tersebut didapat Tunas Hijau saat melakukan pembinaan dan pemantauan perkembangan program lingkungan di sekolahnya, Selasa (10/10). Praktis selama pekan pertama hingga pekan ketiga, aktivitas lingkungan yang dilakukan oleh kader lingkungan sekolah yang dulunya berlokasi di Bintang Diponggo adalah pembiasaan. Menurut guru yang hobi bernyanyi ini, pembiasaan memilah sampah memang […]

SMPN 16 Awali SES 2017 Dengan Realisasi Tantangan Pekan III

Pasca workshop Surabaya Eco School 2017, kinerja tim Lingkungan Hidup SMP Negeri 16 tersendat-sendat. Hal ini disebabkan karena kurangnya informasi mengenai teknis kegiatan yang bisa dilakukan setelah workshop. Pelaporan kegiatan melalui media sosial disampaikan oleh mereka sebagai kendala menghadapi tahunan yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya. Siti Farida, guru pembina lingkungan, mengatakan, setelah workshop yang diselenggarakan di SMPN 11, praktis masih belum menggelar sosialisasi kepada warga sekolah terkait rencana program Surabaya Eco School ala SMPN 46. “Kami memang belum membuat workshop internal kepada anak-anak. Tetapi, kalau kegiatan lingkungan yang masih berjalan adalah pemilahan sampah,” ucap Siti Farida. Disinggung […]

Gebyar Aksi Biopori SDN Poter 1 Tanahmerah, Bangkalan

Pramuka Gugusdepan 0883-0884 pangkalan SDN Poter 1 Tanahmerah, Kabupaten Bangkalan, terus menggelorakan gerakan peduli lingkungan hidup melalui aksi pembuatan lubang resapan biopori. Mereka siap menjadi yang pangkalan Pramuka pertama di Jawa Timur yang berhasil membuat 500 lubang resapan biopori di tahun 2017 ini. Gebyar aksi masal pembuatan lubang resapan biopori mereka lakukan gugusdepan melibatkan 3 sekolah sekitar mereka, Sabtu (23/9/2017). Sekolah yang terlibat pada gebyar aksi itu adalah SD Negeri Patemon, SD Negeri Poter 2, dan SD Negeri Basanah, Kecamatan Tanahmerah, Kabupaten Bangkalan. “Ada sekitar 200 orang yang kami libatkan pada gebyar aksi pembuatan lubang resapan biopori di lapangan samping […]

Berbagi Kiat Pengolahan Sampah Organik Dalam Workshop I SES 2017 UPTD 4 Di SMPN 26

Program pengolahan sampah dengan berbagai macam cara diperkenalkan oleh Tim Lingkungan Hidup SMPN 26 kepada peserta workshop I Surabaya Eco School 2017 tingkat Sekolah Dasar. Program pengolahan sampah itu diantaranya pengomposan keranjang, pengomposan dengan tong aerob dan lubang resapan biopori. Sebanyak 137 orang perwakilan dari 137 sekolah dasar negeri dan swasta UPTD 4 ini langsung dibagi menjadi tiga kelompok dalam sesi pengenalan program lingkungan SMPN 26 yang menjadi salah satu tuan rumah digelarnya workshop, Jumat (08/09). Kondisi sekolah dibeberapa titik yang masih dalam pembangunan seperti pemasangan paving, pembangunan gedung  baru di sebelah kantin apung berimbas pada terbatasnya aktivitas kader lingkungan […]

Peserta Workshop I SES 2017 Tingkat SMP Negeri dan Swasta Kagumi Pengomposan SMPN 11

Rumah kompos milik SMPN 11 mampu menarik perhatian lebih dari 150 orang peserta workshop I program Surabaya Eco School 2017 untuk tingkat SMP Negeri dan swasta, Kamis (07/09). Pada sesi pengenalan program lingkungan hidup milik sekolah jawara Surabaya Eco School tahun lalu ini, mereka antusias mendengarkan kiat-kiat mengolah sampah organik hingga proses panennya. Diskusi kecil mengenai kondisi pengomposan di masing-masing sekolah, terkuak fakta yang mengejutkan. Fakta tersebut adalah keranjang komposter masih menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian besar sekolah. Hal tersebut disebabkan beberapa faktor seperti masa panen keranjang yang tidak tentu mulai dari 3 bulan sekali, hingga mandeknya pengelolaan keranjang […]