Wild Card Pantau Lapangan Calon Pangput LH 2017 yang Belum Lolos

Pemantauan lapangan perkembangan proyek lingkungan hidup calon Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2017 sudah dilakukan selama dua pekan. Berbagai temuan lapangan pun didapati oleh tim pemantau lapangan Tunas Hijau. Diantara temuannya adalah masih banyaknya potensi calon Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2017 yang masih belum mendapatkan kesempatan untuk lolos pada tahapan keempat ini. Berdasarkan banyaknya saran yang disampaikan oleh beberapa orang guru pembina dari beberapa sekolah dan hasil pengamatan lapangan yang dilakukan oleh Tunas Hijau. Beberapa nama calon Puteri Lingkungan Hidup yang berpotensi mendapatkan kesempatan kunjungan atau pemantauan proyek lingkungan hidup mereka di sekolah maupun rumah adalah Nayla Rizka Zakia, […]

Ryo Olah Sampah Non Organik, Aditya Olah Sampah Botol Plastik Jadi Sapu

Jiwa berbisnis rupanya dapat menimbulkan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Seperti Ryo Rangga Syaputra, siswa SDN Tanah Kalikedinding I Surabaya. Dia memanfaatkan barang-barang bekas menjadi tempat pensil, bank koin, tas selempang, bros dan bando untuk dijual. Tak sekedar menjadi bisnis, kegiatan ini juga dijadikan proyek lingkungan hidup sebagai syarat kandidat pangeran lingkungan hidup 2017. Momen Ecopreneur tidak luput dimanfaatkan Ryo untuk memperdagangkan produk-produk daur ulang sampah non organik buatannya. Ratusan ribu telah dia didapatkan dari penjualan produk-produknya di sekolah maupun di rumah. Ryo mengaku kalau orang tuanya dan teman-teman di sekolah ikut membantu dalam pembuatan produk ramah lingkungan. “Ayah saya membawakan […]

Tong Aerob Syahira, Takakura Tarisa

Syahira Septi, siswa kelas 5 SDN Sememi I Surabaya ini dikenal oleh guru-guru pembina lingkungan sebagai seorang komando atau leader bagi teman-temannya. Pengolahan sampah organik melalui media tong komposter menjadi proyek lingkungan yang dipilihnya. Calon puteri lingkungan hidup dengan nomor urut 222 dari SDN Sememi I ini menargetkan dirinya bersama tim bisa memanen kompos yang diolahnya sebanyak 500 kg selama 6 bulan. Sekolah pun memfasilitasinya dengan menyediakan sebanyak 6 tong komposter aerob yang menjadi media kerjanya. Informasi tersebut disampaikan kepada Tunas Hijau saat melakukan pemantauan lapangan perkembangan proyek lingkungan hidup peserta program Penganugerahan Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2017, Kamis […]

Toga Nanda, Diet Sampah Plastik Destya

Salah satu cara strategis untuk mengembangkan proyek lingkungan hidup adalah bekerja sama dengan orang lain maupun tim yang lain. Langkah tersebut dilakukan oleh Ananda Aufa Suci, calon puteri lingkungan hidup 2017 nomor 48 dari SDN Kandangan I Surabaya. Tujuannya, dirinya ingin memperkenalkan proyek lingkungannya tentang budidaya dan pemanfaatan tanaman TOGA kepada sebanyak mungkin orang. Dalam pengembangan proyeknya di sekolah, siswa kelas 5A ini menggandeng perusahaan siswa Ecopreneur dan kantin sekolahnya. Informasi tersebut disampaikan kepada Anggriyan Permana, aktivis senior Tunas Hijau yang melakukan pemantauan lapangan proyek lingkungan hidup khusus calon puteri lingkungan 2017 di sekolahnya, Kamis (4/5). Pengembangan proyek lingkungan yang […]

Scrub Ampas Kopi Ivarel, Tempat Pensil Kaleng Bekas Falah

Salah satu poin penting dari pemantauan kandidat Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2017 adalah pengembangan proyek lingkungan hidupnya. Seperti Muhammad Rasya Ivarel, siswa kelas 5 SDN Ujung IX Surabaya, yang memanfaatkan ampas kopi dijadikan sabun ampas kopi. Perjalanan proyek Muhammad Rasya Ivarel ini dimulai dengan membuat sabun yang berbentuk seperti lulur, namun tak bertahan lama. Kemudian, seiring berjalannya waktu, kini berbentuk bulatan-bulatan kecil seukuran ibu jari orang dewasa. Lebih praktis dibawa dan bertahan lama. Kesungguhannya dalam mengembangkan proyeknya ditunjukan dengan berbagai cara. Diantaranya dalam memperoleh bahan mentahnya. “Saya ambil di warung kopi dekat sekolah,” sahut Ivarel.  Dia mengaku tidak malu […]

Teman Batman Haykal, Hidroponik Maulana

Plastic Freeday adalah program yang dicanangkan Moch Haykal, kandidat Pangeran Lingkungan Hidup 2017, yang juga siswa kelas 5 dari SDN Babatan V Surabaya. Program itu akan dia laksanakan  jika dirinya lolos ke tahap berikutnya dan menjadi finalis. Rencana tersebut sesuai dengan proyek lingkungan hidupnya  yang sudah berjalan yaitu Teman Batman (singkatan dari Tempat Makan Babatan Lima). Idenya bermula keprihatinannya terhadap banyaknya sampah plastik yang di sekolah usai istirahat. Alasan tersebut membuatnya berinisiatif mengajak seluruh warga sekolah untuk membawa tempat makan dan minum sendiri untuk mengurangi sampah plastik. “Syukur, beberapa hari kemudian terlihat sampahnya berkurang. Apalagi ketika proyek saya dicanangkan oleh […]

Lampu Hias Satria, Shampo Organik Renaldi, Tugu Monas Abrar.

Setiap kandidat  pangeran lingkungan hidup 2017 dari masing-masing sekolah selalu mendambakan menjadi Pangeran Lingkungan Hidup 2017. Termasuk Satria Difanda, siswa kelas V dari SDN Sememi I Surabaya. Kandidat yang satu ini mengusung proyek lingkungan hidup pemanfaatan barang bekas menjadi lampu hias. Filosofi menurut Satria,  sebuah lampu mampu memberikan penerangan di dalam kegelapan yang dapat disimpulkan memberikan  pemahaman mengenai peduli lingkungan untuk orang lain. “Anaknya aktif di beberapa kegiatan lingkungan hidup seperti program bank sampah dan penanaman bibit cabai. Meski bukan proyeknya, Satria tetap mensosialisasikan bersama proyeknya. Dia sosialisasi  di banyak tempat. Diantaranya Kantor Pemerintah Kota Surabaya di Jalan Sedap Malam […]

Hidroponik Rivaldy, Tempat Pensil Irwansyah

Teknik menanam hidroponik di lahan yang sempit kian marak dan digemari sebagaian besar warga perkotaan. Termasuk kandidat pangeran lingkungan hidup 2017, Rivaldy Excel Putra, siswa kelas 5 SDN Sememi I Surabaya. Baginya, teknik hidroponik selain menguntungkan dapat memberikan benih-benih untuk mencintai lingkungan hidup. Salah satu mimpinya, agar orang tuanya tak sering pergi ke pasar untuk membeli sayuran segar karena sudah bisa panen sendiri. Dengan memanfaatkan  botol plastik bekas, kain flanel dan bibit tanaman sayuran selada, Excel mengaku sudah membudidayakan belasan tanaman di sekolah dan di rumah. “Sudah pernah panen. Beberapa hari lalu. Namun tidak banyak,” terang Excel. Di sekolah dan […]

Nuswantoro yang Inspiratif, Calon Jutawan Sampah Dimas

Kamar mandi atau toilet sekolah dasar kerap kali identik dengan bau yang tidak sedap dan jorok. Keadaan ini menggugah Achmad Cahyo Nuswantoro, siswa kelas 5 SDN  Pradah Kalikendal I Surabaya, untuk mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu kandidat Pangeran Lingkungan Hidup 2017 ini membudidayakan dan memanfaatkan tanaman sansivera untuk menyerap bau tidak sedap di toilet. Nuswantoro juga mengajak teman-temannya yang tergabung dalam tim sansivera untuk kerjabakti menjaga kebersihan kamar mandi. Di sela-sela pemantauan lapangan proyek lingkungan hidup, Rabu (3/5),  Nuswantoro menyampaikan telah membuat jadwal piket kebersihan setiap harinya. “Saya setiap pagi hari memasukan sebagian tanaman sansivera di dalam setiap kamar mandi. […]

Pasca Pemantauan Lapangan, Peserta Pangput LH 2017 Diminta Tingkatkan Aksi

Muhammad Maulana Akbar Romadhon, siswa kelas 5 SDN Kaliasin VII, sejatinya seorang komikus. Hobinya menggambar menjadi bekalnya mengikuti seleksi Penganugerahan Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2017. Uniknya, siswa yang kerap disapa Akbar ini, selalu menggunakan kertas bekas untuk berkarya. Biasanya kertas bekas yang dikumpulkan lalu dijual atau dibuang begitu saja, kini menjadi bagian dari sebuah karya. “Akbar sudah biasa melakukan aksi lingkungan di sekolah maupun di rumah diantaranya pungut sampah lima menit, grebek pasar dan mengolah sampah organik di keranjang komposter. Dia suka membuat komik memanfaatkan kertas bekas yang saya berikan. Sehingga melalui tangan terampilnya dia dapat mensosialisasikan pentingnya menjaga […]