SDN Rangkah VI Wujudkan Eco Toilet dan Benahi Pengomposan

Dukungan dari kepala sekolah yang minim bukan menjadi hambatan bagi Shinta Rahmawati, guru pembina lingkungan hidup SDN Rangkah VI mengomandoi gerakan lingkungan di sekolahnya. Bersama dengan siswa kelas 4,5 dan 6 yang tergabung dalam kader lingkungan, dirinya pantang menyerah menghadapi tantangan mingguan dalam program Surabaya Eco School 2017. Informasi tersebut disampaikan kepada Tunas Hijau saat menggelar pembinaan dan pemantauan perkembangan program lingkungan, Senin (23/10). Mulai pekan pertama hingga pekan kelima ini, guru yang sebelumnya pernah mengajar di SDN Kandangan III ini secara perlahan menggerakkan siswanya untuk melakukan pemilahan sampah di kelas-kelas. Di setiap kelas, kader lingkungan sudah menyediakan tempat sampah […]

Target 4 Ton Kompos, SMPN 11 Kebut Olah Sampah Organik

4 ton kompos target yang dicanangkan oleh kader lingkungan SMPN 11 bukan hal mudah untuk direalisasikan. Alasannya, 4000 kg kompos yang rencananya akan dipanen berarti sebanyak 8000 kg sampah organik yang harus diolah dalam durasi kurang lebih 10 minggu. Informasi tersebut disampaikan oleh Rizaldy, ketua kader lingkungan kepada Tunas Hijau saat pembinaan dan pemantauan program Surabaya Eco School 2017, Kamis (12/10). Target tersebut langsung dijalankan mulai pekan pertama hingga pekan ketiga dengan focus pada pengolahan sampah organik. Caranya, melalui Tim lingkungan hidup sekolah, setiap kelas dijadwalkan secara bergantian setiap harinya membawa sampah organik dari rumah untuk diolah di rumah kompos. […]

SDN Ujung IX Ajak Penjaga Sekolah dan Ibu Kantin Olah Sampah Organik

Dua orang penjaga kantin tampak serius mendengarkan penjelasan mengenai cara pembuatan kompos yang disampaikan oleh Alfisah Salsabila, salah seorang kader lingkungan SDN Ujung IX. Dengan menggunakan keranjang komposter yang baru saja selesai dibuat, mereka berencana untuk merealisasikan tantangan pekan ketiga program Surabaya Eco School 2017. Informasi tersebut diterima oleh Tunas Hijau saat menggelar pembinaan dan pemantauan program di sekolahnya, Kamis (12/10). “Ibu-ibu, keranjang komposter ini nanti akan kami tempatkan di dekat kantin untuk mengolah sampah sisa makanan yang ada di kantin. Caranya, waktu ibu-ibu beres-beres piring yang ada di meja, setelah itu sisa makanannya langsung dimasukkan ke dalam keranjang ini […]

SMPN 28 Sosialisasi Pengomposan ke Petugas Kantin Dengan Mading Lingkungan

Tantangan pekan ketiga langsung direalisasikan oleh Tim Kehidupan sebutan lain kader lingkungan SMPN 28, Rabu (11/10). Pasca istirahat pertama selesai, kader lingkungan langsung tancap gas menuju ke kantin sekolah. Dengan membawa dua buah keranjang komposter, satu persatu stan yang dijaga oleh petugas kantin mendapatkan sosialisasi tentang pengolahan sampah organik sisa makanan dengan menggunakan media keranjang. Informasi tersebut disampaikan kepada Tunas Hijau saat menggelar pembinaan dan pemantauan perkembangan program lingkungan dalam menghadapi Surabaya Eco School. Rajae, salah seorang siswa kelas 8, mengatakan saat memberikan sosialisasi mengenai cara mengolah sampah organik sisa makanan menjadi kompos dengan keranjang ternyata tidak semudah saat sosialisasi […]

SMPN 16 Awali SES 2017 Dengan Realisasi Tantangan Pekan III

Pasca workshop Surabaya Eco School 2017, kinerja tim Lingkungan Hidup SMP Negeri 16 tersendat-sendat. Hal ini disebabkan karena kurangnya informasi mengenai teknis kegiatan yang bisa dilakukan setelah workshop. Pelaporan kegiatan melalui media sosial disampaikan oleh mereka sebagai kendala menghadapi tahunan yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya. Siti Farida, guru pembina lingkungan, mengatakan, setelah workshop yang diselenggarakan di SMPN 11, praktis masih belum menggelar sosialisasi kepada warga sekolah terkait rencana program Surabaya Eco School ala SMPN 46. “Kami memang belum membuat workshop internal kepada anak-anak. Tetapi, kalau kegiatan lingkungan yang masih berjalan adalah pemilahan sampah,” ucap Siti Farida. Disinggung […]

Tantangan Pekan II SES 2017 : Buat Media Sosialisasi, Gerakan Massal Pengurangan Sampah Nonorganik

Tantangan pekan pertama program Surabaya Eco School 2017 berhasil direalisasikan oleh sekolah-sekolah peserta dengan luar biasa. Mulai dari gerakan pengumpulan massal sampah kertas hingga penyediaan tempat sampah khusus kertas dan absensi kelas khusus untuk penyetoran sampah kertas. Memasuki pekan kedua gelaran program tahunan yang sudah memasuki usia ke 7 ini, tantangannya adalah berkaitan dengan media serta masih harus melibatkan warga sekolah. Dalam program lingkungan hidup yang diselenggarakan bersama dengan Pemerintah Kota Surabaya ini, tantangan pekan kedua ini dimulai dari tanggal 02 – 08 Oktober 2017. Tantangannya adalah membuat media sosialisasi lingkungan hidup promosi mengenai program lingkungan yang akan dijalankan di […]

Berbagi Kiat Pengolahan Sampah Organik Dalam Workshop I SES 2017 UPTD 4 Di SMPN 26

Program pengolahan sampah dengan berbagai macam cara diperkenalkan oleh Tim Lingkungan Hidup SMPN 26 kepada peserta workshop I Surabaya Eco School 2017 tingkat Sekolah Dasar. Program pengolahan sampah itu diantaranya pengomposan keranjang, pengomposan dengan tong aerob dan lubang resapan biopori. Sebanyak 137 orang perwakilan dari 137 sekolah dasar negeri dan swasta UPTD 4 ini langsung dibagi menjadi tiga kelompok dalam sesi pengenalan program lingkungan SMPN 26 yang menjadi salah satu tuan rumah digelarnya workshop, Jumat (08/09). Kondisi sekolah dibeberapa titik yang masih dalam pembangunan seperti pemasangan paving, pembangunan gedung  baru di sebelah kantin apung berimbas pada terbatasnya aktivitas kader lingkungan […]

Satu Kelas Satu Komposter dan Pemilahan Sampah ala SMPN 16

Puluhan orang petugas kantin sekolah terkejut melihat rombongan kader lingkungan SMPN 16 bersama salah seorang mahasiswa asing asal Rumania, Cristian Achim. Alasannya, mereka yang berbondong-bondong mendatangi kantin membawa 21 buah keranjang komposter. Anggriyan Permana, aktivis senior Tunas Hijau sengaja memberikan tantangan kepada mereka pasca pembenahan media kompos yang mereka punya agar mensosialisasikan cara kerjanya dan mengajak petugas kantin mengisinya. “Saya tantang kalian untuk bisa mensosialisasikan cara kerja keranjang komposter ini kepada petugas kantin di sekolah. Karena jumlahnya yang banyak, jadi ya silahkan satu kelompok kecil sosialisasi kepada satu petugas kantin, sekalian diajari cara kerjanya,” tantang Anggriyan. Tujuannya adalah melatih keberanian […]

Kolam Ikan dan Semangat Baru SMPN 31

Ada bangunan baru yang akan difungsikan sebagai kolam ikan di SMPN 31 Surabaya. Lebarnya 1 meter. Kedalaman atau ketinggiannya juga satu meter. Sedangkan panjangnya sekitar 28 meter. “Volume kolam ikan ini sekitar 28 meter kubik,” kata Anang Yulianto, guru pembina lingkungan hidup SMPN 31 Surabaya kepada Tunas Hijau saat pembinaan lingkungan hidup Surabaya Eco School 2015 yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya, Senin (28/9).  Continue reading →