Kenalkan Hidroponik Sistem Sumbu dan NFT Pada Peserta Workshop di SDN Rangkah VI

Rasa penasaran puluhan guru sekolah dasar di Kecamatan terhadap metode hidroponik yang dipamerkan di depan. Layaknya demo memasak, Satuman, aktivis Tunas Hijau memperkenalkan satu persatu peralatan yang dibutuhkan untuk memulai membuat hidroponik. Aktivis berperawakan tinggi ini menjelaskan metode hidroponik dengan sistem sumbu atau wick. Rasa penasaran mereka berkembang hingga tak jarang meja display hidroponik ramai dipenuhi oleh beragam pertanyaan yang dilontarkan mereka kepada aktivis Tunas Hijau ini. Informasi tersebut terjadi saat workshop hidroponik yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya bersama Tunas Hijau di SDN Rangkah VI, Rabu (18/04). Workshop yang diikuti oleh 70 orang perwakilan siswa dan guru dari […]

Perbanyak Praktek, Peserta Workshop di SDN Klampis Ngasem I, Makin Paham Hidroponik

Workshop hidroponik hari kedua yang diikuti oleh 19 sekolah dari 2 kecamatan yakni Mulyorejo dan Sukolilo langsung dikenalkan oleh hidroponik sistem sumbu. Workshop yang diselenggarakan Dinas Pendidikan bersama dengan Tunas Hijau ini  mengajak sekolah-sekolah untuk menerapkan hidroponik di sekolahnya karena akan diadakan kompetisi hidroponik antar sekolah. Informasi tersebut menjadi informasi awal yang disampaikan oleh Tunas Hijau di ruang Aula SDN Klampis Ngasem I, Selasa (17/0). Satu persatu alat-alat yang digunakan dalam hidroponik sistem sumbu diperkenalkan kepada sedikitnya 60 orang perwakilan siswa dan guru peserta workshop. Satuman, aktivis Tunas Hijau menyebutkan mulai dari rockwool sebagai media tanam anorganik, netpot yang berfungsi […]

Workshop Kompetisi Hidroponik SD di SDN Kebonsari I Ajang Unjuk Gigi Untuk Siswa

Bukan sekedar workshop lingkungan pada umumnya, workshop hidroponik kali ini tampak berbeda dari yang sudah digelar pada akhir tahun lalu. Pada gelaran workshop hidroponik yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kota Surabaya bersama Tunas Hijau ini, setiap sekolah diwajibkan membawa satu alat atau media hidroponik sederhana menggunakan teknik sumbu yang terdiri dari bak penampung, stereofoam atau cardboard, netpot, kain flanel, rockwool dan benih sayuran. Workshop yang dimulai hari ini, Senin (16/04) digelar di SDN Kebonsari I Surabaya. Disampaikan oleh Mochamad Zamroni, aktivis sekaligus presiden Tunas Hijau, bahwa kali ini workshop hidroponik langsung mengarah pada kompetisi hidroponik antar sekolah dasar yang digagas oleh […]

Workshop Hidroponik Untuk SD Dimulai Dari SDN Kebonsari I dan SDN Airlangga I

Sebanyak 78 orang perwakilan siswa dan guru dari 26 sekolah dasar di wilayah Surabaya Selatan mengikuti workshop hidroponik di SDN Kebonsari I Surabaya, Senin (16/04). Workshop lingkungan yang digelar kali pertama pada tahun ini merupakan kelanjutan dari workshop hidroponik pada akhir Desember pada tahun lalu. Secara serentak digalakkan mulai tanggal 16 – 25 April dengan setiap harinya terdapat dua tempat berbeda lokasi penyelenggaraan workshop ini. Workshop yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya bersama Tunas Hijau nantinya menjadi kompetisi hidroponik. Disampaikan oleh Tri Aji, Kasie Kesiswaan Dikdas Dinas Pendidikan Kota Surabaya, bahwa workshop kali ini setiap sekolah didorong untuk membuat […]

SMPN 15 Serius Garap Hidroponik Yang Bisa Jadi Ide Produk Baru

Maintenence atau pemeliharaan menjadi salah satu faktor kesulitan yang dialami oleh sekolah-sekolah dalam menjalankan program hidroponiknya. Pemeliharaan yang dimaksudkan adalah berkelanjutan mengecek tingkat keasaman atau kebasahan pH air, memberikan nutrisi sebagai asupan makanan tanaman sayur organiknya. Informasi tersebut disampaikan oleh Anggriyan Permana, aktivis Tunas Hijau kepada kader lingkungan SMPN 15 Surabaya, Jumat (06/04). Bersama dengan mobil edukasi lingkungan hidup keliling atau kerap disebut Eco Mobile PJB, aktivis lingkungan yang juga mahasiswa jurusan Komunikasi ini mengajak kader lingkungan bagian hidroponik untuk memindahkan semaian tanaman sayur selada dan sawi ke instalasi hidroponik berbentuk vertikal. “Nanti, kalian tambahkan nutrisi AB Mix ini ke […]

Jadi Wirausahawan Sukses Dari Pemanfaatan Limbah Sekitar Sekolah

kain percah tak bernilai tinggi disulap kader lingkungan SDN Babatan IV menjadi keset yang layak jual, Rabu (4/4). Menurut SQUBA 4 atau Squad Babatan 4 sebutan lain dari kader lingkungan SDN Babatan IV memperoleh bahan kain percah dari kampung sekitar sekolah. Satu buah keset dihargai Rp. 10.000,00. “Bila beli 3 buah keset harga istimewa yaitu Rp. 8.500,” sahut Afiq Hakim  Mujtahidin, salah satu pembina tim SQUBA 4 Company. Puluhan keset sudah terbuat dan sudah terjual, mayoritas pembelinya merupakan walimurid sendiri. Sebagian keset juga disumbangkan ke Koramil Wiyung, harapannya keset tersebut bisa menginspirasi untuk dapat memanfaatkan barang-barang tidak terpakai menjadi karya […]

Memanfaatkan Laba Produk Ecopreneur, Kader Lingkungan SMPN 16 Surabaya Adakan Pelatihan Hidroponik

  Banyak cara memotivasi kader lingkungan agar tidak bosan dengan rutinitas di sekolah. Salah satunya bisa dengan memberikan pelatihan seperti pelatihan hidroponik di SMPN 16 Surabaya, Senin (2/4). Ilmu dan pengalaman baru dapat mengurai kebosanan sekaligus memberikan tantangan baru bagi kader lingkungan yang memiliki nama Sixteen Eco Sansieviera. Khususnya memberikan dampak  positif untuk program Ecopreneur yang sedang dijalankan kader lingkungan. Menurut pembina kader lingkungan SMPN 16 Surabaya, Ita Sri Rokhmawati, bisa menambah wawasan baru tentang cara menanam  diluar cara konvensional. “Selain itu peralatan hidroponik yang selama ini ada di sekolah bisa produktif kembali. Program Ecopreneur membantu mewujudkan kegiatan pelatihan ini […]

Kepala SMPN 5 Surabaya Ajak Partisipasi Kader Lingkungan Untuk Panen Sawi

  Puluhan kader lingkungan hidup Green Five Warior Company berpartisipasi panen sawi dari hidroponik sistem NFT, nama lainnya Nutrient Film Technique, Selasa (6/3). Nanik Partiyah selaku Kepala SMPN 5 Surabaya  beserta jajarannya ikut meramaikan suasana panen meski matahari tengah terik. Rencananya hasil panen tersebut sebagian akan dibagika ke Tim Juri Adipura dan sebagian lagi dibuat produk Ecopreneur yaitu minuman Wijosupe atau jus Sawi Ijo Susu Tape. Budidaya tanaman sawi di sekolah yang berada di jalan Rajawali sudah ada sejak awal bulan februari. Banyak kader lingkungan yang sudah nyidam untuk dipanen sejak awal-awal bulan Maret. “Panen sendiri itu seru dan apalagi […]

Ajak Peserta Workshop Ecopreneur Kategori SD Lebih Kreatif dan Inovatif

Workshop wirausaha lingkungan hidup Ecopreneur 2018 bagi Sekolah Dasar digelar oleh Tunas Hijau dan Pemerintah Kota Surabaya di Aula SMPN 3 Surabaya, Kamis (1/3). Lebih dari 200 siswa dan guru berpartisipasi menjadi peserta yang membuatnya memiliki pengalaman berkesan dan berbeda . Salah satunya yang berkesan bagi peserta diajak melihat School Farming, budidaya ikan lele dan sosialisasi program lingkungan hidup tuan rumah, yaitu SMPN 3 Surabaya. Edukasi hidroponik kepada seluruh peserta yang dilakukan aktivis Tunas Hijau dan kader lingkungan SMPN 3 memberikan pengalaman berbeda. Tanaman selada dan sawi yang dibudidayakan dan sudah tumbuh besar dipanen peserta yang menambah kesan tersendiri bagi […]

Pasca Workshop Ecopreneur, Peserta Bentuk Student Company Legalitas Kepala Sekolah

Workshop program wirausaha lingkungan hidup untuk sekolah-sekolah atau yang kerap disebut Ecopreneur kembali digelar. Sebanyak 205 orang perwakilan siswa dan guru dari 29 SMP Negeri pilihan bersemangat mengerjakan tugas workshop yang disampaikan Satuman, aktivis Tunas Hijau di Gedung Serba Guna SMPN 19, Rabu (28/02). Pada workshop yang diikuti oleh 5 orang siswa dan 1 orang guru ini, Satuman, aktivis Tunas Hijau sekaligus project director Ecopreneur 2018, mengajak mereka untuk mengerjakan tugas workshop sebagai salah satu syarat menjadi peserta. “Ada 6 tugas hari ini, diantaranya membuat struktur perusahaan siswa, merencanakan target selama ecopreneur dalam angka, menentukan media promosi yang akan digunakan […]