Tantangan Pekan V : Aksi Nyata Bersama Warga Sekitar Sekolah

Program Surabaya Eco School 2017 memang berbeda dengan program lingkungan lainnya. Salah satu pembedanya adalah program tahunan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya penuh dengan aksi nyata. Aksi nyata lingkungan yang secara menyeluruh dilakukan oleh sekolah-sekolah beragam mulai dari pengomposan, pengolahan sampah kertas, pengurangan sampah plastik kemasan hingga pembuatan lubang resapan biopori. Terbukti, mulai pekan pertama hingga pekan keempat beragam aksi nyata berkelanjutan diberikan dalam konteks tantangan mingguan. Pada pekan kelima ini, Tunas Hijau kembali mengajak sekolah-sekolah untuk melakukan aksi nyata lingkungan. Namun bedanya, kali ini tidak lagi melibatkan warga sekolah sebagai subyek kegiatannya, melainkan melibatkan masyarakat sekitar sekolah. Tantangan […]

SDN Manukan Kulon dan SDN Kandangan I Sepakat Benahi Dulu Komposter

Sebanyak 5 tong komposter dan 2 keranjang komposter milik SDN Manukan Kulon Kawasan terlihat kosong. Menurut penuturan Bayu Aji, salah seorang siswa yang juga kader lingkungan alat pengomposan itu sudah satu bulan belum diisi oleh sampah organik. Informasi tersebut disampaikan kepada Tunas Hijau saat menggelar pembinaan dan pemantauan program Surabaya Eco School 2017 di sekolahnya, Jumat (20/10). Tersendatnya program pengomposan di sekolah yang berlokasi di Jalan Manukan Rejo 2A dikarenakan tidak adanya  tim atau kelompok yang mau berkelanjutan dalam mengolah sampah organik di sekolahnya. “Sudah sebulan ini tong komposter dan keranjang pengomposan tidak diolah atau tidak diisi dengan sampah organik. […]

Sarapan Bersama Ala SDN Manukan Kulon II dan Memulai Pengomposan

SDN Manukan Kulon II menjadi satu dari banyaknya sekolah-sekolah satu atap yang dimerger menjadi satu sekolah.  Permasalahan lingkungan menjadi hal pertama yang disampaikan oleh Dwi Ana Tyas Susanti, guru pembina lingkungan kepada Tunas Hijau saat melakukan pembinaan dan pemantauan program Surabaya Eco School 2017 di sekolahnya, Jumat (20/10). Pasca merger, dirinya mengatakan perlu memberikan pemahaman orientasi peduli lingkungan kepada siswa dan guru-guru baru. “Saya rasa perlu adanya workshop yang dikhususkan untuk guru-guru  baru agar program lingkungan yang sebelumnya pernah dilakukan di SDN Manukan Kulon III bisa diterima dan dapat dilaksanakan secara menyeluruh mas,” ucap Santi. Guru kelas 3 ini mengatakan […]

Usai Latihan Yel-Yel, Kader LH SMPN 20 Realisasikan Tantangan Pekan IV

Alunan musik dari barang bekas dan suara lantang tim penyanyi SMPN 20 yang sedang menggelar latihan yel-yel lingkungan menjadi pembuka pembinaan lingkungan di sekolahnya, Rabu (18/10). Sebanyak 90 orang siswa dan beberapa orang guru terlihat serius tetapi sesekali bercanda untuk mencairkan suasana latihan saat itu. Anggriyan Permana, aktivis Tunas Hijau mengajak mereka untuk melakukan realisasi tantangan pekan keempat Surabaya Eco School 2017 setelah selesai Lathan yel-yel di ruang aula. Pada realisasi tantangan pekan keempat ini, tim lingkungan sekolah yang berlokasi di daerah Dukuh Kapasan ini mengaktifkan kembali 5 keranjang komposter yang sebelumnya hanya dijadikan tempat penyimpanan di depan ruang guru. […]

Realisasi Tantangan Pekan 4, SDN Kapasari 8 Wujudkan Eco Toilet

Salah satu cara untuk mengetahui pembiasaan warga sekolah adalah dengan melihat bagaimana kondisi toilet mereka. Ungkapan tersebut benar-benar ditanamkan kepada warga SDN Kapasari 8 agar tamu yang berkunjung ke sekolahnya merasakan kenyamanan. Maka, toilet bersih dan nyaman menjadi salah satu program lingkungan hidup yang diprioritaskan oleh tim lingkungan hidup. Informasi tersebut disampaikan oleh Bunga, salah seorang siswa kelas 5 kepada Tunas Hijau saat pembinaan dan pemantauan program lingkungan di sekolahnya, Rabu (18/10). Program penyiapan toilet bersih dan nyaman ini sekaligus merealisasikan tantangan pekan keempat program Surabaya Eco School 2017. Tim lingkungan hidup sekolah yang berada di Jalan Kusuma Bangsa 124 […]

SDN Airlangga I Mulai Gerakan Zero Waste Dengan Bawa Botol Sendiri

Zero Waste atau dalam artian bebas sampah yang menjadi tema program lingkungan Surabaya Eco School 2017 dimaknai secara bertahap oleh SDN Airlangga I. Pemaknaan tersebut melalui gerakan berkala pengurangan plastik kemasan di sekolah. Gerakan pengurangan tersebut dilakukan dengan meminta siswa kelas 1 sampai kelas 4 membawa botol minum dan tempat makan sendiri. Informasi tersebut disampaikan kepada Tunas Hijau saat menggelar pembinaan dan pemantauan perkembangan program lingkungan sekolahnya, Selasa (17/10). Disampaikan oleh Shanti Sri Rejeki, guru pembina lingkungan, pergantian kepala sekolah menjadi salah satu faktor merebaknya lagi plastik kemasan di kantin sekolah. “Dulu waktu masih bersama Bu Agnes, petugas kantin dilarang […]

SDIT Al Uswah Gencarkan Lagi Gerakan Kurangi Sampah Plastik

Kebijakan sekolah yang pro lingkungan memang menjadi kunci dari berjalan atau tidaknya program lingkungan yang sudah direncanakan. Polemik mengenai kebijakan ini dirasakan langsung oleh tim lingkungan hidup SDIT Al Uswah. Munculnya minimarket yang menjual banyak makanan berbungkus plastik, seperti snack dan botol air mineral mempunyai dampak positif dan negatifnya. Positifnya adalah mereka bisa mengumpulkan botol-botol kemasan. Disampaikan oleh Ita Nurviana, guru pembina lingkungan sekolah dengan tim yang akrab disapa DULING alias Duta Lingkungan, salah satu kegiatan yang terus berkelanjutan adalah pengumpulan sampah botol kemasan dari minimarket. “Memang sih dampak positifnya ada, tetapi kalau melihat dari rekam jejak program lingkungan sekolah […]

Tantangan Pekan Keempat Surabaya Eco School 2017

Animo sekolah peserta program Surabaya Eco School 2017 terhadap program pengomposan begitu tinggi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya gerakan pengomposan yang dilakukan oleh sekolah-sekolah seperti grebek pasar dan pengomposan media lain. Pekan ini, program lingkungan hidup yang setiap tahun digelar ini sudah memasuki pekan keempat. Terhitung mulai 16 – 22 Oktober 207, Tunas Hijau memberikan tiga item tantangan yang berbeda-beda, Senin (16/10). Ketiga item tantangan pekan keempat adalah pengolahan sampah organik dengan menggunakan biopori, keranjang komposter dan tong komposter, melakukan aksi pemanfaatan lahan sekolah untuk penghijauan dan penyiapan sistem toilet yang bersih dan sehat. DIsampaikan oleh Bram Azzaino, aktivis senior […]

Mercure Gelar Workshop World Food Day 2017 Dengan Olah Bawang Putih

Peringatan World Food Day 2017 atau hari pangan sedunia yang diepringati setiap tanggal 16 Oktober, dimaknai dengan cara berbeda oleh Mercure Hotel Grand Mirama. Mengundang lebih dari 26 orang guru pembina lingkungan dari 26 SD/Mi, SMP/MTs terpilih peserta program Surabaya Eco School 2017. Hotel bintang 4 ini bersama Tunas Hijau menggelar workshop world food day 2017 atau workshop pengolahan sisa bahan pangan bertempat di Ebisu Restoran, Senin (16/10). Hotel yang mempunyai prinsip “Fight Againts Food Waste” ini menjadikan kulit dan bonggol bawang putih yang notabene sisa bahan masakan menjadi bahan baku pembuatan bunga daur ulang. DIsampaikan oleh Treti C, Talent […]

Mural Lingkungan Jadi Media Komunikasi SMPN 40

Kader lingkungan SMPN 40 yang sering dipanggil Kader Si Cilung (Cinta Lingkungan) mempunyai cara berbeda dalam memaknai tantangan pekan kedua dan ketiga. Salah satu tantangan yang direalisasikan adalah membuat media promosi program lingkungan dengan cara membuat mural lingkungan atau lukisan di tembok dengan unsur pesan lingkungan. Informasi tersebut didapatkan Tunas Hijau saat menggelar pembinaan dan pemantauan perkembangan program Surabaya Eco School 2017 di sekolahnya, Jumat (13/10). Menurut Andajani, guru pembina lingkungan, tujuan dibuatnya mural lingkungan di sekolah adalah memfasilitasi kreativitas siswa dalam menggambar dan menyampaikan pesan lingkungan di dalam gambarnya. “Selain memfasilitasi kreativitas mereka, anak-anak juga menginginkan inovasi yang berbeda. […]