Aksi pengumpulan minyak goreng bekas atau jelantah masih terus bergulir seperti aksi yang dilakukan SDN Ujung IX Surabaya, Kamis (5/4). Ratusan warga sekolah berbondong – bondong membawa jelantah dari rumah dikumpulkan di sekolah. Dikoordinasi oleh Muhammad Fuad, salah satu pembina Kader lingkungan seluruh siswa, guru dan kepala sekolah ikut berpartisipasi. Sedikitya sudah terkumpul 50 liter jelantah, namun akan terus bertambah menunggu siswa yang masuk siang hari.

Puluhan liter minyak jelantah dikumpulkan akan dijual ke Bank Sampah Induk Surabaya yang selanjutnya bisa diolah menjadi biosolar. Menurut guru agama kelas II dan III yang disapa “Pak Fu”, harga seliternya dihargai sebesar Rp. 3.500,00 dan langsung diambil ke sekolah oleh Bank Sampah Induk Surabaya. “Nantinya uang hasil dari penjualan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan Eco Preneur Arjulan Company,” imbuhnya.

3 hari sebelumnya, Fuad mengajak Kepala sekolah dan partisipasi seluruh guru kelas untuk mengajak siswa-siswinya mengumpulkan minyak jelantah. “Reaksi Pak Rohmat, Kepala Sekolah, langsung yes dan saat itu juga langsung di share di grup sosial media sekolah agar pas hari H terkumpul banyak,” tutur guru yang telah bergabung menjadi pembina kader lingkungan sejak tahun 2015. Harapannya dari pengumpulan minyak jelantah ini banyak mengurangi pencemaran lingkungan  dari akibat pembuangan jelantah yang sembarangan.

Selain pengumpulan jelantah, terdapat pameran hasil karya kreasi pemanfaatan sampah kertas yang merupakan realisasi dari tantangan ke 3 Eco Preneur.Terdapat tas, pigura, gantungan kunci, bros dari bubur kertas, tempat pensil dari  gulungan tisu, miniatur rumah dan tempat tisu. Menurut Dwi Lestari, guru kelas IV sekaligus koordinasi pengolahan sampah non-organik, karya tersebut dipamerkan dan dijual juga.

Rencana Eco Preneur ke depannya akan ada bazar non organik yang menjual produk pemanfaatan sampah. “Yang paling laris dibeli anak-anak adalah kaleng koin bank seharga Rp. 2.500,00. Bentuk lucu-lucu sehingga anak – anak banyak yang tertarik membeli apalagi untuk koin bank dapat mengajar berhemat dan gemar menabung sejak kecil,” terang Suyatin, guru dan koordinator program Eco Preneur Arjulan Company. (One)

One thought on “Kurangi Pencemaran Lingkungan, Arjulan Adakan Aksi pengumpulan Puluhan Liter Minyak Jelantah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *