Belasan kader lingkungan SDN Bubutan IV beraktifitas dengan mengolah sedikitnya 200 Kilogram sampah organik di lubang resapan biopori, Selasa (3/4). Volume lubang resapan biopori yang lebih besar dari pada lubang  resapan pada umumnya mampu digunakan untuk mengolah puluhan Kilogram sampah organik. Terdapat 6 lubang resapan biopori berukuran jumbo dan belasan lubang resapan biopori berukuran standart telah terisi penuh pada kesempatan pemantauan program Eco Preneur.

Akibat hampir setiap hari turun hujan, membuat setiap lubang resapan biopori menjadi padat dan volume sampah organik menyusut sehingga terdapat ruang kosong perlu diisi kembali. “Ukurannya lubang resapan biopori jumbo diameternya 30 sentimeter dan kedalamannya 50  sentimeter,” terang Nasrulloh Intidhoma, guru agama kelas II dan VI.

Ratusan Kilogram sampah organik berasal dari partisipasi seluruh warga sekolah dan grebek pasar. Menurut Yohana Permana, pembina kader lingkungan sekaligus guru kelas IIC, menuturkan bahwa terdapat jadwal rutin aksi grebek pasar setiap kelas IV dan V di Pasar Gundi dan Tembok Lor. “Minggu ini jadwalnya untuk kelas IV dan V. Jumat besok untuk kelas IV A sedangkan kelas V A hari Sabtu,” imbuhnya.

sementara itu, guru yang kerap disapa “Bu Hana” juga merencanakan akan adopsi kampung Pawiyatan demi merealisasikan tantangan ke tiga. “Adopsi kampung untuk lubang resapan biopori  di kampung di  jalan Pawiyatan RT 06 RW 03. Karena dikampung tersebut terdapat salah satu guru SDN Bubutan IV sehingga mudah untuk perawatan dan menjaganya,” tutur guru yang hobi memasak, berkreasi dengan menu-menu masakan yang baru.

Sampai dengan tantangan ke tiga Ecopreneur, sekolah yang berada di lokasi Jalan Semarang No. 90, Surabaya, telah berhasil mengumpulkan laba sebanyak Rp. 6.450.000,00. “Ini karena disini untuk sementara tidak hanya SDN Bubutan IV saja, tapi siang sampai sore dimanfaatkan SDN Tembok Dukuh I karena sekolahnya sedang pembangunan,” ungkap koordinator Ecopreneur, Anindya Kirana Maheswari, siswa kelas IV C. (One)

One thought on “Demi Menyuburkan Tanah, Kader Lingkungan SDN Bubutan IV Mengisi Lubang Resapan Biopori Dengan Ratusan Kilogram Sampah Organik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *