Kunjungan pemantauan Eco Mobile PJB di SDN Tanah Kalikedinding I diawali dengan membaca buku selama 30 menit, Selasa (9/1). Puluhan siswa terdiri dari kelas IV dan kader lingkungan dari perwakilan masing-masing kelas dengan sabar bergantian memilih buku yang disuka.  Tak hanya itu, terdapat juga sesi pembinaan lingkungan hidup yang mensosialisasikan cara merealisasikan zero waste di sekolah.

SDN Tanah Kalikedinding I berhasil meraih sekolah Surabaya Eco School terbaik V. Kian hari sekolah yang berlokasi Jalan Kalilom Lor Indah No. 1 – 3 semakin cantik karena sudah renovasi dan bersiap diri untuk meraih penghargaan Adiwiyata. Berbagai persiapan sudah dikerjakan seperti mewujudkan keanekaragaman hayati, green house dan zero waste. “Kini di lingkungan sekolah bila pagi hari akan terdengar saut-sautan kicauan burung, melengkapi kelestarian di pagi hari,” terang  Saepulloh, Kepala SDN Tanah Kalikedinding I.

Bahkan sekolah yang memiliki 3 lantai ini memiliki taman dimana-mana. Memanfaat sistem roof garden dan vertical garden membuat bangunannya tampak hijau dan asri. Menurut pembina kader lingkungan, Janny Mudjijanto menuturkan warga sekolah khususnya kepala sekolah bersiap diri untuk berjuang kembali untuk bisa meraih penghargaan Adiwiyata Kota sampai mandiri. “Makanya sekarang ini banyak slogan untuk ajakan berbudaya ramah lingkungan,” imbuhnya.

Green house yang ada di sekolah langganan juara program Surabaya Eco School ini luasnya 20 meter persegi. Puluhan tanaman berbagi jenis menghuni di dalam green house yang letaknya disamping gerbang utama sekolah. Satuman, aktivis Tunas Hijau, mengulas Mengulas definisi dan manfaat green house di sekolah ke kader lingkungan saat itu. “Green house bisa digunakan sebagai merawat tanaman hias atau produktif yang perlu lingkungan khusus. Merawat yang sakit atau terserang hama atau agar terhindar hama sehingga terlindungi,” ungkap aktivis senior Tunas Hijau.

Selain itu panel surya yang terpasang di Eco Mobile PJB memberikan energi listrik yang ramah lingkungan, gratis dan menjadi media pembelajaran. Energi tersebut dimanfaatkan untuk menghidupkan telivision dan pengeras suara saat pembinaan. Karena itu, puluhan siswa dapat menonton video animasi bertemakan peduli lingkungan hidup. Banyak gelak tawa dari siswa yang berkumpul di sekitar Eco Mobile PJB, kebetulan pas waktu istirahat pertama sehingga pemutaran video itu banyak menarik perhatian siswa lain. (ONe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *