Sederhana, pantang menyerah, dan menjadi teladan dalam melakukan kegiatan lingkungan, demikian sosok Sukarti, Kepala SDN Kedung Cowek I-253 yang baru tiga bulan menjabat. Kepribadiannya yang sederhana dan open minded menjadikan tidak ada batasan bagi kami guru dan stakeholder yang lain untuk memberikan ide dan gagasan dalam memajukan sekolah khususnya dalam berkegiatan lingkungan.

Tidak jarang sebelum kegiatan pembelajaran dimulai Sukarti terlihat membersihkan kamar mandi sekolah. Bagi beliau teladan adalah kunci dalam mengajak semua warga sekolah untuk bersama-sama turut menjaga lingkungan. Ketertarikannya pada kegiatan lingkungan menjadi motivasi tersendiri bagi kami semua.

Sifatnya yang pantang menyerah mampu memberikan alternatif solusi bagi setiap kendala yang ada di sekolah dalam mewujudkan sekolah yang peduli lingkungan. Banyak ide kreatif yang beliau munculkan untuk kemajuan sekolah khususnya kegiatan lingkungan. Memanfaatkan semua potensi yang ada sehingga menjadi sekolah yang unggul dan beda. Prestasi sebagai sekolah terbaik Surabaya Eco School 2017 tidak lepas dari perannya.

Memimpin sekolah marger dengan jumlah siswa yang banyak bukanlah hal yang mudah, namun dengan adanya kebijakan-kebijakan yang berorientasi pada kemajuan sekolah yang berada di Jalan Kedung Cowek ini lebih maju dari sebelumnya. “Memberikan tanggung jawab dan kepercayaan penuh kepada guru-guru untuk terlibat dan memberikan contoh peduli lingkungan agar dapat diteladani siswa itu adalah yang penting,” tutur Sukarti.

Sukarti, memberikan teladan langsung kepada guru-guru dan warga sekolah lainnya agar kepedulian lingkungan itu harus melibatkan sebanyak mungkin orang, terutama warga masyarakat sekitar sekolah. Salah satu contohnya adalah menanam pohon bersama

Sebagai salah satu contoh terobosan terbaru mantan kepala SDN Bulak Rukem II adalah memanfaatkan tanaman belimbing wuluh menjadi produk ikon sekolah yaitu sirup belimbing wuluh. Pembuatan sirup belimbing wuluh tidak semata untuk mencari keuntungan secara finansial, tapi untuk memberikan pembelajaran sosialpreneur kepada seluruh siswa yaitu hasil penjualan belimbing wuluh didonasikan untuk korban bencana alam di Pacitan.

Ide kreatif lainnya antara lain melakukan kegiatan bersih-bersih pantai area jembatan Suramadu dengan melibatkan seluruh walimurid, penghijauan bersama masyarakat sekitar sekolah, pembenahan saluran air yang sebelumnya digunakan sebagai tempat pembuangan sampah, membuat wall garden dengan memanfaatkan botol plastik bekas, dan program zerowaste di sekolah termasuk penataan kantin sekolah.

“Libatkan seluruh stakeholder yang ada di sekolah dalam berkegiatan lingkungan, dengan demikian mereka akan turut merasa memiliki program yang sedang dijalankan,” ucap Siti Indayati, guru pembina lingkungan mengutip kata-kata kepala sekolah peraih penghargaan Eco Headmaster of The Year Surabaya Eco School 2017.

Tangan dingin dan keteladanannya membawa sekolahnya untuk kali pertama menjadi sekolah terbaik program lingkungan tahunan terbesar di Surabaya. Bukan tanpa alasan, rekam jejak sepak terjang mulai dari ragam aksi lingkungan yang dijalankan oleh sekolah seperti pemilahan, pengomposan hingga aksi massal sudah dilakukan.

Proses pelaporan kegiatan melalui media sosialpun dinilai lebih intensif daripada beberapa tahun sebelumnya. Disampaikan oleh Siti Indayati, sosok kepala sekolah yang baru ini benar-benar peduli lingkungan dan mendukung program lingkungan jadi proses pelaporan kegiatanpun bisa dilakukan oleh setiap guru yang sedang melakukan kegiatan. “Jadi ya sekarang tidak harus bergantung kepada saya untuk pelaporan dan aksi nyatanya,” jelas Siti Indayati. (ryn)

Keterangan Foto : Sosok yang dikenal sederhana, tegas dan mau terjun langsung ke lapangan untuk membantu tim lingkungan hidup merealisasikan programnya ini bernama Sukarti. kepala sekolah pindahan dari SDN Bulak Rukem II ini menjadi sosok terpenting keberhasilan sekolah, SDN Kedung Cowek I meraih predikat sekolah terbaik Surabaya Eco School 2017.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *