SDN Tanah Kalikedinding I-251 pada tahun 2017 ini meraih sebagai sekolah terbaik ke V program Surabaya Eco School 2017 yang diadakan oleh Tunas Hijau. Kegiatan ini adalah program yang berkaitan dengan   lingkungan hidup, artinya sekolah dengan program dan aksi nyata di bidang lingkungan terbaiklah yang akan menjadi sekolah terbaik. Mulai dari aksi nyata pengolahan sampah organik dan non organik sampai pada pemanfaatan lingkungan untuk penghijauan atau lahan hijau.

Tema yang diangkat pada program SES 2017 ini adalah “Zero Waste” yaitu suatu tema yang menekankan bagaimana sekolah dapat meminimalkan sampah yang ada di sekolah, atau mengurangi sampah yang dihasilkan oleh warga sekolah dengan menggunakan wadah atau tempat makan yang dapat digunakan secara berulang, atau mengolah sampah sesuai dengan prinsip 3R. Tema tersebut menjadi bahsan dalam setiap kegiatan yang diadakan dalam program SES 2017 sehingga menimbulkan semangat dan upaya untuk mengurangai sampah semaksimal mungkin yang ada di sekolah-sekolah yang ikut dalam ajang SES 2017 tersebut

SDN Tanah Kalikedinding I-251 sudah 3 tahun mengikuti program SES tersebut dan selalu masuk menjadi 5 terbaik dan banyak tantangan yang dihadapi oleh sekolah baik dari internal maupun eksterenal. Misalnya saja faktor internal adalah cepatnya pergantian Kepala Sekolah dan  mutasi guru yang ada di lingkungan Dinas Pendidikan. Adanya pergantian Kepala sekolah atau guru yang berkiprah pada program SES tersebut secara otomatis ada sedikit perubahan kebijakan di sekolah tersebut,

Tim lingkungan hidup SDN Tanah Kalikedinding I selalu bersemangat dalam mengikuti kegiatan lingkungan seperti kegiatan bersih-bersih Pantai Kenjeran September akhir lalu

Bagi Kepala Sekolah yang belum memahami Road mapping atau bagaimana bergulirnya program SES 2017, kendalanya adalah pada penentuan kebijakan yang berubah atau cenderung lebih banyak menyerahkan kepada guru pembina lingkungan. Kendala lain adalah dukungan dari warga sekolah untuk menjaga kekompakan dalam menjalankan tiap tantangan yang diajukan tiap pekan oleh Tunas Hijau. “Selain kebijakan, dukungan warga sekolah juga tidak kalah pentingnya adalah bagaimana setiap tim bisa merealisasikan tantangan mingguan dengan baik,” ucap Janny Mudjianto.

Guru penanggung jawab lingkungan ini juga menjelaskan bahwa sebenarnya Surabaya Eco School merupakan program yang berbasis kinerja yang berwawasan lingkungan dan harus dikerjakan secara tim, kalau tidak ada dukungan dari tim mulai dari Kepala Sekolah, Guru, Karyawan, Peserta Didik, Komite Sekolah dan Wali Murid tentu ajang ini akan banyak mengalami kendala. Akan tetapi dari semua tantangan yang itu hanya dapat diatasi dengan “Keihklasan, kemauan dan kerja keras” untuk menjalankan kegiatan lingkungan.

Hal terberat yang dialami oleh sekolah yang berlokasi di Jalan Kalilom Lor Indah  Nomor 1 – 3 dalam program SES 2017 tahun ini adalah menjaga kekompakan tim karena banyaknya kegiatan yang hampir bersamaan, sehingga membagi guru pendamping bagi para kader lingkungan untuk kegiatan tersebut mengalami kendala. Faktor yang paling penting juga adalah dukungan dari wali murid untuk mensuport kader lingkungan dalam ajang ini dalam menjawab tantangan perpekannya.

Alahamdulillah dengan doa dan niat untuk peduli terhadap lingkungan yang dijalankan oleh selurh stakeholder sekolah, khususnya tim lingkungan hidup yang kerap disapa Arkensi ini menjadikan sekolahnya meraih predikat sekolah terbaik kelima, mengungguli lebih dari 200 sekolah dasar yang sebelumnya terlibat dalam tahapan awal program ini. “Ini sebagai hadiah atau penyambutan terhadap datangnya kepala sekolah yang baru,” ucap Janny. (ryn)

Keterangan Foto : Tim lingkungan Hidup SDN Tanah Kalikedinding I bersama dengan Kepala sekolah baru saat penyerahan trophi penghargaan sekolah terbaik V program Surabaya Eco School 2017

One thought on “SDN Tanah Kalikedinding I, Sekolah Terbaik V Surabaya Eco School 2017

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *