Surabaya Eco School 2017 yang mengikutsertakan semua SD dan SMP se Surabaya menemukan juara baru. SDN Kedung Cowek I Surabaya yang berlokasi di sekitar Jembatan Suramadu Surabaya terpilih menjadi juara I kategori sekolah dasar pada penyelenggaraan tahun ketujuh program lingkungan hidup berkelanjutan tersebut.

Sedangkan juara I kategori SMP Surabaya Eco School 2017 itu diraih oleh SMPN 41 Surabaya yang berlokasi di Jalan Gembong Sekolahan. Penganugerahan atau Awarding Surabaya Eco School 2017 itu dihadiri oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Ikhsan dan Kepala Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau Chalid Buchari di Gedung Budaya, Balai Pemuda Surabaya, Sabtu (9/12/2017).

Dalam pengarahannya, Walikota Tri Rismaharini menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada sekolah-sekolah Surabaya yang menggerakkan warganya untuk melakukan aksi nyata lingkungan hidup. “Kalian adalah orang-orang terhormat bagi Surabaya. Biarlah orang lain hanya mencibir, tapi kita melakukan aksi nyata,” kata Walikota Surabaya dalam pengarahannya.

Para penerima penghargaan Eco Person of the Year 2017 foto bersama Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Ikhsan dan Kepala Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau Chalid Buchari

Risma lantas menjelaskan betapa sampah yang tidak diolah dari sumbernya menjadi ancaman bagi masyarakat Surabaya. “Pada saat banjir besar yang melanda Surabaya beberapa pekan lalu, saya dan dinas terkait berhasil mengumpulkan sampah plastik sebanyak 8 truk dan 11 truk dari saluran air di Surabaya,” terang Risma.

Peraih penghargaan SMP terbaik pertama sampai kelima Surabaya Eco School 2017 adalah  SMPN 41, SMPN 40, SMPN 26, SMPN 11 dan SMPN 60 Surabaya. Sedangkan peraih penghargaan SD terbaik pertama sampai kelima Surabaya Eco School 2017 adalah SDN Kedung Cowek I, SDN Kaliasin I, SDN Ujung IX, SDN Bubutan IV dan SDN Tanah Kalikedinding I.

Grand Final Lomba Yel-Yel “Zero Waste” Surabaya Eco School 2017 di tempat sama juga berlangsung sangat heboh. Ada 5 tim finalis SD dan 5 tim finalis SMP yang berlaga. Mereka adalah tim yang lolos dari tahap penyisihan yang telah dilaksanakan awal November 2017 yang diikuti 136 tim yel-yel.

5 finalis tim yel-yel SD adalah SDN Bubutan IV, SDN Dukuh Menanggal I, SDN Kaliasin I, SDN Ujung IX dan SDN Kapasari VIII. 5 finalis tim yel-yel SMP adalah SMPN 4, SMPN 23, SMPN 26, SMPN 28 dan SMPN 29.

Juara pertama sampai kelima Lomba Yel-Yel “Zero Waste” kategori SD berturut-turut adalah SDN Kaliasin I, SDN Dukuh Menanggal I, SDN Ujung IX, SDN Kapasari VIII, dan SDN Bubutan IV. Sedangkan juara pertama sampai kelima kategori SMP adalah SMPN 28, SMPN 23, SMPN 29, SMPN 26 dan SMPN 4.

6 orang individu warga sekolah paling peduli lingkungan hidup Surabaya juga dipilih untuk penghargaan Eco Person of the Year 2017. Eco Student (Elementary) of the Year 2017 ialah Sharfina Amalia Hirzi dari SDN Kaliasin I. Eco Student (Junior) of the Year 2017 ialah Dinda Putri Thaher dari SMPN 23.

Eco Teacher (Elementary) of the Year 2017 ialah Sri Santi Rejeki dari SDN Airlangga I. Eco Teacher (Junior) of the Year 2017 ialah Eka Fadiyah Wati dari SMPN 60. Eco Headmaster (Elementary) of the Year 2017 ialah Sukarti dari SDN Kedung Cowek I. Eco Headmaster (Junior) of the Year 2017 ialah Budi Hartono dari SMPN 3. (ron)

Keterangan foto utama: Walikota Surabaya Tri Rismaharini foto bersama undangan Awarding Surabaya Eco School 2017

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *