Kompetisi sekolah biasanya hanya memperebutkan lima peringkat penghargaan sekolah terbaik. Tidak demikian pada program Surabaya Eco School yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya, serta didukung oleh PT Dharma Lautan Utama – armada pelayaran nasional – dan PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur.

Pada tahun ketujuh pelaksanaan Surabaya Eco School ini, penghargaan bagi individu siswa, guru dan kepala sekolah juga akan diberikan. “Kami akan memilih individu siswa, guru dan kepala sekolah untuk penghargaan Eco Person of the Year 2017 pada tiap jenjang pendidikan,” terang Aktivis Senior Tunas Hijau Mochamad Zamroni, Rabu (22/11).

“Masing-masing jenjang pendidikan akan dipilih 1 siswa, 1 guru dan 1 kepala sekolah untuk mendapatkan penghargaan dari Walikota Surabaya Tri Rismaharini serta voucher menginap gratis dari Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, hotel bintang empat yang berlokasi di Jalan Raya Darmo Surabaya,” tambah Zamroni.

Usulan nama kandidat bisa disampaikan dengan menyertakan kiprah atau aksi inspiratif peduli lingkungan hidup yang telah dilakukan oleh kandidat yang diusulkan. “Kandidat dilarang mengusulkan dirinya sendiri. Usulan harus diberikan oleh orang lain melalui komentar pada artikel ini,” lanjut Bram Azzaino, aktivis senior Tunas Hijau.

Untuk penghargaan siswa paling peduli lingkungan hidup 2016, Eco Student (Elementary) of the Year 2016 diberikan kepada Anggita Shabrina dari SDN Kaliasin I Surabaya. Eco Student (Junior) of the Year 2016 diberikan kepada Rozaan Haiban dari SMPN 26 Surabaya. Eco Student (Senior) of the Year 2016 diberikan kepada Rafif Alim Rizqullah dari SMAN 16.

Untuk penghargaan guru paling peduli lingkungan hidup 2016, Eco Teacher (Elementary) of the Year 2016 diberikan kepada Eny Murtiningtyas dari SDN Kapasari VIII Surabaya. Eco Teacher (Junior) of the Year 2016 diberikan kepada Suminah dari SMPN 11. Sedangkan Eco Teacher (Senior) of the Year 2016 diberikan kepada Dinas Surya dari SMKN 5 Surabaya.

Untuk penghargaan kepala sekolah paling peduli lingkungan hidup 2016, Eco Headmaster (Elementary) of the Year 2016 diberikan kepada Bambang Sukarno dari SDN Ujung IX. Eco Headmaster (Junior) of the Year 2016 diberikan Elly Dwi Pudjiastuti dari SMPN 23. Sedangkan Eco Headmaster (Senior) of the Year 2016 diberikan kepada Ligawati dari SMAN 8. (ron)

7 thoughts on “Usulkan Siswa, Guru dan Kepala Sekolah Terbaikmu Sebagai Kandidat Eco Person of the Year 2017

  1. Insya Allah siap akan mengajukan usulan siswa dan kepala sekolah untuk diajukan sebagai kandidat Eco Person of The Year SES 2017.

    1. Saya mengususlkan untuk siswa peduli lingkungan yaitu marcella smpn 9 surabaya, untuk guru peduli lingkungan bu siti rahayu smpn 9 surabaya dan kepala sekolahnya bu yuli smpn 9 surabaya.

  2. Saya perwakilan dari SMPN 8 sby mengusulkan kepsek, guru dan siswa yang sangat berpengaruh sekali dalam perkembangan lingkungan SMPN 8 Sby
    .
    .

    Kepala Sekolah kami yang bernama Bapak Sukarjo S.Pd, MM yang sangat membantu kinerja kader adiwiyata SMPN 8 Surabaya. Karena beliau yang menciptakan tradisi baru di sekolah kami, yaitu sampah pribadi. Tak hanya itu, beliau ini selalu mendukung para muridnya atau para warga sekolah untuk selalu cinta kepada lingkungan dan melakukan aksi aksi yang seharusnya dilakukan untuk peduli terhadap lingkungan sekitar. Selalu mengingatkan dan selalu mengapresiasi kan siswa-siswa yang cinta lingkungan. .
    .
    .
    .
    Dan kami juga memiliki ketua adiwiyata yang bernama Ibu Anjar Mukhayaroh yang sangat berperan aktif di kegiatan di lingkungan. Beliau pun sangat aktif untuk mengingatkan kader-kader adiwiyata SMPN 8 Surabaya untuk merawat tanaman dan pengolahan sampah. Ibu Anjar ini juga tidak hanya aktif di lingkungan sekolah saja, tetapi di lingkungan rumah ia sangatlah pecinta tanaman. Terdapat berbagai macam tanaman ada dirumahnya dan beliau ini selalu mendukung para muridnya atau para warga sekolah untuk selalu cinta kepada lingkungan dan melakukan aksi aksi yg seharusnya dilakukan untuk peduli terhadap lingkungan sekitar.
    .
    .

    Rizma Pujatirta Haryaning Hemas. Salah satu siswa di SMP Negeri 8 Surabaya. Dia termasuk siswa yg sangar teladan di sekolah kami. Rizma ini adalah anggota OSIS di sekolah dan juga kader adiwiyata wolu go green. Yang Mempunyai sifat cinta lingkungan, tidak hanya disekolah saja, tetapi juga dirumah. Dia juga selalu semangat dalam berkecimpung di lingkungan. Siswa yang selalu ingin tau bagaimana pengolahan sampah dan bagaimana cara mengajak atau mensosialisasikan kepada teman-temanya termasuk saya, saya adalah salah satu teman Rizma yang dibilang teman dekat karna itu dengan cara kepedulian nya terhadap lingkungan saya mencalonkan Rizma.
    .
    .
    #spendelagogreen #tunashijau #bisa #zerowaste

  3. Sy mengusulkan Bapak Effendi Rantau utk eco headmaster of the years 2017. Beliau memang baru bertugas di SMPN 16. Tapi sy melihat sepak terjang beliau di bidang lingkungan terutama di P16. Mulai dr pengaturan tenaga kebersihan utk kebersihan toilet, kls dll, pembuatan green house baru di P16 krn yg lama tdk layak, menggalakkan kembali jumat bersih (bahkan beliau ikut membersihkan toilet) dll. Beliau jg berencana membuat IPAL sederhana di P16. Banyak gebrakan beliau utk meningkatkan displin warga skul demi kembalinya P16 menjadi sekolah Adiwiyata.

  4. Kandidat Eco Teacher ( Elementary ) of the Year 2017 adalah SITI INDAYATI, S.Pd
    Warga SDN Kedung Cowek I – 253 dengan senang hati sepakat untuk menggambarkan sosok salah satu guru ini. Beliau sangat bersemangat dan antusias dalam kegiatan lingkungan di sekolah. Beliau mengajak kami, semua warga sekolah untuk menghijaukan sekolah. Sosok guru ini juga sangat kreatif dalam mengajak kami warga sekolah untuk terlibat dalam setiap kegiatan tantangan eco school 2017 seperti lomba yel-yel, pembuatan serentak lubang biopori ,kerja bakti massal bersama wali murid serta kegiatan lainnya. sehingga kami semua menjadi bersemangat dan merasakan manfaatnya bagi sekolah dan kami sendiri. Beliau juga sebagai guru pembimbing dalam lomba boneka tangan dan meraih juara 1 se-Surabaya membawa nama baik SDN kedung Cowek I -253 dan kiprahnya sekarang ini sangat luar biasa mengajak kami semua untuk aksi bersih-bersih pantai Suramadu dan mendapat apresiasi yang baik dari guru dan wali murid, semoga ke depannya sosok bu guru satu ini akan terus memberi aura, semangat dan jiwa eco school demi kelestarian lingkungan di sekolah, serta selalu menularkan semangat menjaga dan melestarikan lingkungan.

  5. KANDIDAT ECO STUDENT (Elementary) dari SDN Kedung Cowek I-253 adalah Satria Agrizky Prasetyo. Satria nama panggilan akrabnya adalah siswa kelas VA, menjadi ketua kader lingkungan tim sekeco siji satria menjadi koordinator bagi teman-temannya dalam melaksanakan kegiatan lingkungan di sekolah. Tidak hanya menonjol dalam bidang akademik satria juga aktif berkegiatan lingkungan. Mengelola bank sampah di sekolah untuk didonasikan ke panti asuhan menjadi kegiatan yang berbeda dari sekolah yang lainnya. Satria juga aktif menyosialisasikan gerakan zerowaste bersama keluarganya antara lain mengajak tetangganya untuk berbelanja menggunakan tas reuse (tas yang tidak digunakan sekali pakai), membawa bekal makan setiap hari menggunakan tempat makan dan minum yang dapat digunakan berulang kali, merawat tanaman yang ada di rumahnya, memberikan sosialisasi kepada pedagang yang ada di depan sekolah untuk bersama-sama melaksanakan zerowaste, dan melaksanakan grebek pasar berburu sampah organik sisa sayuran yang ada di pasar untuk diolah dikeranjang takura. kiprahnya satria dalam kegiatan Surabaya Eco School 2017 di SDN Kedung Cowek I-253 sangat luar biasa. Berkiprah dalam kegiatan lingkungan bukan berarti tidak mampu berprestasi dalam bidang akademik, hal tersebut mampu dibuktikan oleh Satria Agrizky Prasetyo.

  6. KANDIDAT ECO HEADMASTER (elementary) dari SDN Kedung Cowek I-253 adalah Sukarti, S.Pd. Ibu Sukarti, S.Pd belum lama menjabat sebagai kepala sekolah di SDN Kedung Cowek I-253. Sebelum menjadi kepala sekolah beliau sudah antusias mengikuti program Surabaya eco School namun tidak tahu bagaimana cara mengikutinya, karena setelah kegiatan workshop tidak ada tindak lanjut dari sekolah yang sebelumnya. Ibarat gayung bersambut penempatan ibu Sukarti, S.Pd di SDN Kedung Cowek I-253 menjadi pemantik semangat yang baru. Dukungan penuh diberikan untuk penyelenggaraan program Surabaya Eco School di SDN Kedung Cowek I-253. Antara lain:
    1. melibatkan seluruh guru untuk terlibat langsung dalam pelaksanaan program Surabaya eco School di sekolah dengan pembagian tugas
    2. melakukan pendekatan kepada seluruh walimurid untuk berpartisipasi dan mendukung program lingkungan di sekolah yaitu melaksanakan program sasisatu (satu siswa satu tumbuhan) sehingga ada 800 tanaman baru di sekolah. Menyelenggarakan program bersih-bersih pantai area jembatan suramadu dengan melibatkan seluruh wali murid dengan tujuan menumbuhkan rasa kepedulian lingkungan dan merealisasikan tantangan keluarga zerowaste.
    3. mengajak warga sekitar sekolah dan penjual yang ada di depan sekolah untuk membenahi saluran air
    4. melakukan penghijauan bersama warga di sekitar sekolah
    5. memanfaatkan lahan sisa untuk kegiatan budidaya ikan lele
    6. pembuatan wall garden dengan memanfaatkan sampah nonorganik botol bekas
    7. Donasi ke panti asuhan dengan memanfaatkan sampah nonorganik kertas bekas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *