Beragam aspek akan menjadi penilaian pada Lomba Yel-Yel “Zero Waste” Surabaya Eco School 2017 yang diselenggarakan oleh Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya serta didukung oleh PT Dharma Lautan Utama – armada pelayaran nasional.

Aspek penilaian Lomba Yel-Yel “Zero Waste” Surabaya Eco School 2017 ini seperti disampaikan Tunas Hijau pada saat pertemuan teknis bersama perwakilan tim peserta lomba di Taman Flora Bratang Surabaya, Sabtu (28/11/2017).

Aspek penilaian itu adalah lirik, gerakan, kostum daur ulang, alat musik, musik, harmonisasi, realisasi zero waste dan partisipasi. Pada aspek penilaian lirik, masing-masing tim diminta menyerahkan salinan lirik yel-yel saat melakukan daftar ulang pada hari pelaksanaan lomba.

Untuk aspek penilaian harmonisasi yang dimaksud adalah perpaduan antara alunan musik yang dihasilkan dari alat musik daur ulang, dipadu dengan lirik yang dinyanyikan, serta disertai dengan gerakan oleh seluruh anggota tim yel-yel.

Pada aspek penilaian realisasi zero waste atau nol sampah, yang dimaksud adalah upaya nyata minimalisasi dan menihilkan sampah non organik khususnya wadah makanan dan minuman sekali pakai. Dengan kata lain, seluruh tim yel-yel diminta tidak menghasilkan sampah non organik wadah makanan dan minuman sekali pakai.

Sebagai alternatif realisasi zero waste, tim yel-yel bisa makan dan minum di foodcourt di sekitar Taman Flora Bratang Surabaya. Untuk pemantauan aspek realisasi zero waste ini, Tunas Hijau akan menyebarkan tim rahasia untuk mendokumentasikan seluruh tim. Penampilan yel-yel yang bagus tapi minim realisasi zero waste, maka minim kemungkinan untuk tidak meraih juara.

Selain itu, Lomba Yel-Yel “Zero Waste” Surabaya Eco School 2017 adalah bagian dari aksi lingkungan hidup berkelanjutan. Sedangkan aksi lingkungan hidup adalah aksi keteladanan. Jadi akan ironis bila hanya meminta orang lain mengurangi sampah tapi tidak bisa merealisasikannya sendiri. (ron)

2 thoughts on “Aspek Penilaian Lomba Yel-Yel “Zero Waste Surabaya Eco School 2017

  1. Para aktivis/pahlawan lingkungan Si Cilung Spenforty SMPN 40 siap menerapkan zero waste pada ajang yel-yel lingkungan SES 2017 sebagai wujud sebuah keteladan dari para pahlawan lingkungan. Yuuk, bersama kita bisa mewujudkan Surabaya bebas sampah tahun 2020!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *