Target 4 Ton Kompos, SMPN 11 Kebut Olah Sampah Organik

4 ton kompos target yang dicanangkan oleh kader lingkungan SMPN 11 bukan hal mudah untuk direalisasikan. Alasannya, 4000 kg kompos yang rencananya akan dipanen berarti sebanyak 8000 kg sampah organik yang harus diolah dalam durasi kurang lebih 10 minggu. Informasi tersebut disampaikan oleh Rizaldy, ketua kader lingkungan kepada Tunas Hijau saat pembinaan dan pemantauan program Surabaya Eco School 2017, Kamis (12/10). Target tersebut langsung dijalankan mulai pekan pertama hingga pekan ketiga dengan focus pada pengolahan sampah organik. Caranya, melalui Tim lingkungan hidup sekolah, setiap kelas dijadwalkan secara bergantian setiap harinya membawa sampah organik dari rumah untuk diolah di rumah kompos. […]

SDN Ujung IX Ajak Penjaga Sekolah dan Ibu Kantin Olah Sampah Organik

Dua orang penjaga kantin tampak serius mendengarkan penjelasan mengenai cara pembuatan kompos yang disampaikan oleh Alfisah Salsabila, salah seorang kader lingkungan SDN Ujung IX. Dengan menggunakan keranjang komposter yang baru saja selesai dibuat, mereka berencana untuk merealisasikan tantangan pekan ketiga program Surabaya Eco School 2017. Informasi tersebut diterima oleh Tunas Hijau saat menggelar pembinaan dan pemantauan program di sekolahnya, Kamis (12/10). “Ibu-ibu, keranjang komposter ini nanti akan kami tempatkan di dekat kantin untuk mengolah sampah sisa makanan yang ada di kantin. Caranya, waktu ibu-ibu beres-beres piring yang ada di meja, setelah itu sisa makanannya langsung dimasukkan ke dalam keranjang ini […]

SDK St Aloysius Belajar Pohon dan Sampah di Taman Flora Bratang

Sebanyak 77 orang siswa kelas 1 dan 2 SDK St Aloysius Surabaya belajar mengenal lingkungan hidup bersama Tunas Hijau – Eco Mobile PJB di Taman Flora Bratang, Kamis (12/10/2017). Pada pembelajaran ini, anak-anak diajak belajar pentingnya pepohonan. Caranya dengan merasakan langsung manfaatnya. Mereka diminta membandingkan kenyamanan berada di bawah pepohonan besar di taman tersebut dengan tepi jalan raya yang banyak kendaraan bermotornya. “Tentunya berada di bawah pepohonan lebih nyaman bila dibandingkan dengan berada di pinggir jalan raya yang banyak kendaraan bermotornya,” kata Aktivis Senior Tunas Hijau Bram Azzaino. Sebab, berada di bawah pepohonan berarti banyak oksigen yang dihasilkan pepohonan dibandingkan […]