Tunas Hijau mengedukasi anak-anak kampung Dukuh Jurang Indah Surabaya agar mengenal sampah melalui permainan ular tangga tema sampah, Sabtu (3/6/2017). Aksi dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni ini sekaligus mengawali program pendampingan yang akan dilakukan Tunas Hijau bersama mobil edukasi lingkungan hidup keliling Eco Mobile PJB.

“Untuk mengurangi sampah plastik, bawalah botol air minum pada saat pergi sekolah atau saat bermain,” ucap Fardan Yuda Pristian, 7 tahun, yang membaca kotak nomor 4. Dijelaskan Aktivis Senior Tunas Hijau Satuman Saluki bahwa menggunakan botol atau gelas minum yang bisa digunakan berulang kali bisa mengurangi sampah plastik.

Informasi mengenai jenis sampah organik juga disajikan dalam permainan ular tangga tema sampah ini. “Sampah organik seperti kulit buah, daun-daunan, dan makanan sisa dapat diurai oleh mikroorganisme menjadi pupuk organik atau kompos,” ucap Bayu Segara, 7 tahun, membaca informasi pada kotak nomor 7.

Anak-anak dengan stiker pesan lingkungan hidu pasca bermain ular tangga sampah

Melalui permainan ular tangga tema sampah ini, anak-anak ini juga diajak mengurangi sampah non organik. “Sampah non organik seperti plastik dan sterofoam adalam sampah yang tidak dapat terurai oleh proses alami,” ucap Alvis Johan Pratama, 7 tahun, membaca informasi pada kotak nomor 14. Satuman menuturkan bahwa sampah non organik harus dikurangi.

Melalui permainan ular tangga berukuran 1 x 1 meter tema sampah ini anak-anak ini belajar literasi. “Mereka memang baru belajar membaca di sekolah. Kami mendampingi mereka dengan menjelaskan maksud dari pesan yang disajikan pada setiap kotak yang dilaluinya,” ujar Satuman. (ron)

Keterangan foto utama: Anak-anak kampung Dukuh Jurang Indah bermain ular tangga tema sampah

One thought on “Edukasi Anak-Anak Dukuh Jurang Indah Melalui Ular Tangga “Sampah”

  1. Dengan bermain anak-anak lebih senang dan aktif, karena unsur rasa senang dalam bermain memacu anak untuk selalu ingin tahu. Itulah kegiatan menyampaikan pesan tentang lingkungan lewat permainan ular tangga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *