Sepuluh sekolah yang dievaluasi hari pertama oleh tim juri kedua Lomba Kantin Sehat dan Toilet Bersih, Selasa (16/5). Sekolah itu adalah SMPN 42, SMPN 47, SMPN 10, SMPN 20, SMPN 14, SMPN 33, SMPN 50, SMPN 25, SMPN 46 dan SMPN 26. Berbagai temuan didapati oleh masing-masing juri yang terbagi indikator penilaiannya sesuai bidangnya.

Lomba yang diadakan dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya ke-724 ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surabaya, melibatkan tim juri dari Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau, Tunas Hijau, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan Kota Surabaya.

Saputra, perwakilan juri dari Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Surabaya, mengkritisi kondisi kamar mandi yang sebagian besar masih berbau. Menurutnya, dari sepuluh sekolah yang dipantau pada hari pertama oleh timnya ini, hanya beberapa sekolah yang melakukan upaya serius merawat kebersihan toilet mereka.

“Sebagian besar, kondisi toilet yang ada di sekolah-sekolah masih berbau, pesing dan lantainya masih kotor. Selain itu, minimnya slogan atau himbauan lingkungan untuk menghemat penggunaan air, listrik dan menjaga kebersihan dengan melepas alas kaki masih minim, makanya kondisinya seperti itu,” ujar Saputra. Hanya ada beberapa sekolah saja yang kondisi kamar mandinya lumayan yakni SMPN 26 dan SMPN 46.

Dari sudut pandang kesehatan, Mochamad Muklas, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Surabaya, menemukan masih banyak kantin-kantin sekolah yang menggunakan plastik kemasan sekali pakai sebagai bungkus makanan.

Pada salah satu kantin, Muklas mendapati mie instan ditempatkan pada gelas plastik dalam kondisi panas dan diberi sendok plastik. “Pak, ayo diganti itu sendok plastiknya jangan yang berwarna hijau atau merah, karena sendok itu dari daur ulang plastik. Kalau tidak ada sendok biasa, ya mending pakai sendok yang bening saja. Kalau bisa kurangi penggunaan sedotan ini juga ya,” ujar Muklas pada petugas kantin.

Tim juri mengapresiasi kondisi kantin dan toilet dari SMPN 26. Salah satu juri dari Dinas Lingkungan Hidup Bambang menyampaikan sebagai rujukan bagi sekolah-sekolah yang ingin menerapkan kantin sehat dan toilet bersih, kami menyarankan sekolah yang terletak di jalan Raya Banjarsugihan ini tempat yang tepat.

“Kondisi kantinnya sudah tidak menggunakan plastik kemasan sekali pakai. Kantinnya berada diatas kolam ikan yang berfungsi untuk mengolah sisa makanan dari warga sekolah. Tempat cucinya berada di bawah. Selain itu, makanannya tidak mengandung 6P,” ujar Bambang. (ryn)

 

5 thoughts on “Kantin dan Toilet SMPN 26 Surabaya Memukau

  1. Kantin yang sehat dan bersih adalah cerminan sekolah yang berbudaya, artinya sekolah tersebut menerapkan prinsip-prinsip hidup sehat. Kantin yang sehat adalah kantin yang bebas dari bahan pewarna, pengawet dan perasa yang tidak alami pada berbagai jenis makanannya. Serta kalau bisa bebas dari sampah plastik sekali pakai dan aneka makanan yang berbungkus plastik.

    Sudah kita ketahui secara umum bahwa makanan cepat saji yang berupa minuman sacet akan mempunyai dapat negatif pada kesehatan dalam jangka panjang karena minuman tersebut mengandung zat pengawet. Memang makanan dan minuman tersebut sangat praktis dan tidak meribetkan, akan tetapi sampah kemasannya akan merusak lingkungan karena sulit terurai oleh tanah.
    Mudag-mudahan SMPN 26 kantinnya betul-betul memukai baik secara fisik maupun secara keaehatan. Kantin yang sehat cerminan dari hidup yang sehat pula.

  2. Jiwa yang sehat terdapat pada badan yang sehat. Badan yang sehat tidak terlepas pada asupan gizi yang dikonsumsi. Makanan dan minuman yang sehat dan bergizi sangat dibutuhkan oleh tubuh kita. Kantin yang sehat dan bersih dengan sajian menu yang sehat dan bergizi pula sangat dibutuhkan.
    Kantin SMPN 26 yang terkenal dengan kantin Apung , kantin sehat dan kantin Zero Waste. Selamat untuk SMPN 26 Surabaya dengan kantin sehat nya. Kantin sehat sangat berkontribusi pada peningkatan kualitas SDM yang nantinya akan bermuara pada peningkatan prestasi pendidikan di SMP Negeri 26 Surabaya.

  3. Kantin milik SMPN 26 sejak dulu memang patut diacungkan jempol, baik secara fisik maupun pengelolaannya. Bisa dimungkinkan ‘kantin apung’ merupakan trade merk dari SMPN 26. Namun tidak menutup kemungkinan sekolah mempunyai keunggulan pada fasilitas atau sarana prasarana seokalah yang lainnya. Meskipun dengan konteks yang sama yaitu kantin sehat dan toilet ‘berseri’ (bersih, sehat, harum, dan indah). Untuk menciptakan dua sarana prasarana sekolah tersebut, memerlukan peran serta semua pihak, warga sekolah.

  4. Brafo SMP 26 dengan Kantin Apungnya yang pembelinya wajib menggunakan kupon.Semoga kesediaan makanannya makin berfariasi. Selamat SMP 26 Surabaya.

  5. Di Indonesia, masih banyak sekolah yang belum memiliki sanitasi dan kantin yang 100 persen bersih. Bahkan di Surabaya, ada sejumlah sekolah, terutama yang terletak di gang-gang kecil, memerlukan perhatian khusus pemerintah. Masih banyak sekolah di gang kecil dan letaknya tersembunyi di Kota Surabaya tidak memiliki kamar mandi yang bersih, Kasus ini menjadi perhatian Pemerintahan Kota Surabaya. Melalui Dinas Pendidikan Kota Surabaya, sekolah diajak untuk berlomba membersihkan kamar mandi dan kantinnya, ini adalah hal yang istimewa yang wajib kita perhatikan sebagai bagian dari sekolah.

    Saat ini, masih banyak anak yang menahan kencing, lantaran kamar mandi di sekolah kotor. Semoga dengan Kantin dan Toilet yang memukau ini, SMPN 26 mampu menunjukkan bahwa Sekolah adalah tempat yang aman nyaman untuk setiap warganya. Kantin dan toilet dengan level bintang lima,yang tak lagi berlevel kaki lima, semoga menginspirasi sekolah lain untuk bisa mewujudkan tempat yang nyaman untuk setiap individu yang ada didalamnya.

    Kita semua bisa di kategorikan sebagai orang rajin, sebagai orang yang jaga kesehatan, sebagai orang pemalas, sebagai orang jorok, atau sebagainya. Hal itu bisa di deteksi dari kamar mandi atau toilet yang ada di rumah kita. Begitu juga dengan toilet sekolah, jika toiletnya bersih maka kepribadian individu didalamnya pastinya juga bersih.

    Good job SMPN 26, keep your spirit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *