Plastic Freeday adalah program yang dicanangkan Moch Haykal, kandidat Pangeran Lingkungan Hidup 2017, yang juga siswa kelas 5 dari SDN Babatan V Surabaya. Program itu akan dia laksanakan  jika dirinya lolos ke tahap berikutnya dan menjadi finalis. Rencana tersebut sesuai dengan proyek lingkungan hidupnya  yang sudah berjalan yaitu Teman Batman (singkatan dari Tempat Makan Babatan Lima).

Idenya bermula keprihatinannya terhadap banyaknya sampah plastik yang di sekolah usai istirahat. Alasan tersebut membuatnya berinisiatif mengajak seluruh warga sekolah untuk membawa tempat makan dan minum sendiri untuk mengurangi sampah plastik.

“Syukur, beberapa hari kemudian terlihat sampahnya berkurang. Apalagi ketika proyek saya dicanangkan oleh kepala sekolah untuk setiap siswa membawa tempat makan dan minum sendiri. Terlihat bersih sekali lingkungan sekolah,” terang Haykal.

“Haykal termasuk siswa yang rajin. Dari beberapa kegiatan, saya lihat anaknya giat belajar dan suka berkegiatan lingkungan hidup. Selain itu kemampuan berbahasa Inggrisnya juga mumpuni. Dia selalu mengingatkan teman-temannya untuk selalu membawa tempat makan dan minum sendiri untuk mengurangi sampah,” kata Kepala SDN Babatan V Surabaya Sastro.

Berbeda dengan rekan pesaing satu sekolahnya, siswa satu ini digadang-gadang sebagai siswa inspirator soal budidaya tanaman dengan cara hidroponik di sekolah. Dialah Maulana Rochman Aprilianto Wibowo, siswa kelas 5, yang mengusung proyek lingkungan hidup budidaya tanaman dengan hidroponik di sekolah. Kemampuannya didapat dari pengarahan guru dan partisipasi orang tua Maulana.

Maulana Rochman Aprilianto Wibowo dengan proyeknya hidroponik

Selama proses seleksi Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2017, Maulana mengaku pernah panen sayuran selada di sekolah. Awalnya banyak orang yang meragukan kemampuannya, sampai pada panen pertama kali yang membuat semua guru dan tetangga ingin ikut mencoba. Meski pernah diremehkan, Maulana tak segan membantunya sampai panen untuk pertama kali, seperti tetangganya di rumah.

“Maulana ini sangat spesial. Tidak hanya menginspirasi teman-temannya tapi juga menginspirasi guru-guru di sekolah untuk budidaya tanaman dengan cara hidroponik. Multi talent juga pinter batik, kreatif dalam membuat poster,” ujar Kepala SDN Babatan V Sastro. Menurut Sastro, dia pernah panen bersama guru-guru dan Maulana.

Menanggapi pemantauan lapangan proyek lingkungan kandidat pangeran lingkungan hidup 2017, Aktivis Senior Tunas Hijau Satuman mengatakan bahwa pemantauan di SDN Babatan V terasa berbeda. Di mulai dari pimpinan, staf karyawan, pendidik, siswa, wali murid dan bahkan petugas keamanan terasa partisipasinya.

“Meski bisa dibilang ini perintah, namun apa yang saya rasakan sedikit berbeda. Dan tidak banyak sekolah yang mempunyai atmosfer kepedulian lingkungan sekolah seperti ini,” ucap Satuman saat berdiskusi dengan kepala sekolah, guru dan para kandidat dari SDN Babatan V. (one)

Keterangan foto utama: Moch Haykal dengan proyeknya Teman Batman atau tempat makan SDN Babatan V Surabaya

7 thoughts on “Teman Batman Haykal, Hidroponik Maulana

  1. Ide BATMAN so cool.. Kreatif dan menarik,, pasti ikon ini mudah dikenali oleh semua warga sekolah. Pun proyek hidroponik,, luar biasa.. Tetap semangat adik-adik calon Pangput.. You’re so amazing..

  2. Anak-anak pangput ini memang luar biasa, ada saja ide-ide proyek yang dikerjakan. Ya seperti Haikal dan Maulana. Tapi untuk hidroponik butuh perawatan yang spesial. Butuh waktu, tenaga, ketlatenan dan kesungguhan yang luar biasa. Akan tetapi bukan berarti tidak dapat dilaksanakan lhoo…. Yaa. Justru disitulah seni mencintai tanaman. Kalau sudah jatuh cinta…. Sulit melupakannya.
    Akan selalu ketagihan.

  3. Tetap semangat dalam menjalankan proyek haykal dan maulana kita semua keluarga sdn babatan v akan selalu mendukung proyek sahabat batman dan modern farm dgn hidroponik. Semangat

  4. Ajang Penganugerahan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup yang digagas oleh Tunas HIjau Indonesia dan Pemerintah Kota Surabaya merupakan sebuah event yang patut diacungi jempol. Mampu menggelorakan semangat untuk menemukan hal baru yang mungkin belum pernah terpikir sebelumnya. Meski ajang pemilihan Pangeran dan Putri Lingkungan ini sudah dimulai sejak 2002, namun perkembangan proyek dari masing-masing kandidat Pangeran dan Putri patut untuk diapresiasi. Haykal dan Maulana adalah sebagian kecil dari sekian banyak potret generasi bangsa yang peduli dengan lingkungan, dan itu karena Tunas Hijau. Good Job guys, do your best!

  5. anak anak pangput ini sagat luarbiasa walaupun di remehkan tetapi masih berusaha mencapai tujuan. mantap dan terus semangat Haykal dan Maulana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *