Era Budi Waluyo, Pengawal Perubahan Lingkungan SDN Morokrembangan I

Setahun lalu, sebelum program lingkungan hidup berjalan di SDN Morokrembangan I (Morsa), kondisi sekolah ini kotor dan panas.  Letaknya yang kurang strategis, di Jalan Perak menuju Jalan Kalianak, dan tepat pula dibawah jalan tol Perak, ditambah pula di samping sungai Bozem Gadukan, membuat sekolah ini kotor, penuh debu dan panas. Anak-anak yang berasal dari perkampungan padat penduduk Gadukan Kalianak juga masih kurang kesadarannya pada kebersihan sekolah. “Sehingga masih banyak sampah berserakan di sekolah dan tidak banyak tanaman penghijauan sekolah,” ujar Era Budi Waluyo, guru pembina lingkungan hidup SDN Morokrembangan I. Setelah satu semester berlalu, kondisi lingkungan hidup Morsa sekarang berubah […]

Kuis 10 Pembaca Teraktif Website WWW.TUNASHIJAU.ORG Berhadiah Voucher Barbeque Gratis Hotel

Selamat kepada Jonathan Michael, siswa dan kader lingkungan hidup SMPN 40 Surabaya yang terpilih sebagai pembaca teraktif pertama pekan ke-9, periode 30 April – 6 Mei 2017. Staf perusahaan siswa Ecopreneur 2017 The Asoka Team ini berhak mendapatkan hadiah voucher makan gratis Hotel Ibis Style Surabaya Jemursari. Sedangkan Janny Mudjijanto, guru pembina lingkungan hidup SDN Tanah Kalikedinding I Surabaya terpilih sebagai pembaca teraktif kedua pekan 9. Janny Mudjijanto berhak mendapatkan hadiah berupa notes eksklusif dan tas belanja awet dan ramah lingkungan hidup. “Workshop ini terlihat sangat ramai, karna tim LH air one juga turut mengundang beberapa perwakilan dari 2 sekolah. […]

Scrub Ampas Kopi Ivarel, Tempat Pensil Kaleng Bekas Falah

Salah satu poin penting dari pemantauan kandidat Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2017 adalah pengembangan proyek lingkungan hidupnya. Seperti Muhammad Rasya Ivarel, siswa kelas 5 SDN Ujung IX Surabaya, yang memanfaatkan ampas kopi dijadikan sabun ampas kopi. Perjalanan proyek Muhammad Rasya Ivarel ini dimulai dengan membuat sabun yang berbentuk seperti lulur, namun tak bertahan lama. Kemudian, seiring berjalannya waktu, kini berbentuk bulatan-bulatan kecil seukuran ibu jari orang dewasa. Lebih praktis dibawa dan bertahan lama. Kesungguhannya dalam mengembangkan proyeknya ditunjukan dengan berbagai cara. Diantaranya dalam memperoleh bahan mentahnya. “Saya ambil di warung kopi dekat sekolah,” sahut Ivarel.  Dia mengaku tidak malu […]

Teman Batman Haykal, Hidroponik Maulana

Plastic Freeday adalah program yang dicanangkan Moch Haykal, kandidat Pangeran Lingkungan Hidup 2017, yang juga siswa kelas 5 dari SDN Babatan V Surabaya. Program itu akan dia laksanakan  jika dirinya lolos ke tahap berikutnya dan menjadi finalis. Rencana tersebut sesuai dengan proyek lingkungan hidupnya  yang sudah berjalan yaitu Teman Batman (singkatan dari Tempat Makan Babatan Lima). Idenya bermula keprihatinannya terhadap banyaknya sampah plastik yang di sekolah usai istirahat. Alasan tersebut membuatnya berinisiatif mengajak seluruh warga sekolah untuk membawa tempat makan dan minum sendiri untuk mengurangi sampah plastik. “Syukur, beberapa hari kemudian terlihat sampahnya berkurang. Apalagi ketika proyek saya dicanangkan oleh […]

Lampu Hias Satria, Shampo Organik Renaldi, Tugu Monas Abrar.

Setiap kandidat  pangeran lingkungan hidup 2017 dari masing-masing sekolah selalu mendambakan menjadi Pangeran Lingkungan Hidup 2017. Termasuk Satria Difanda, siswa kelas V dari SDN Sememi I Surabaya. Kandidat yang satu ini mengusung proyek lingkungan hidup pemanfaatan barang bekas menjadi lampu hias. Filosofi menurut Satria,  sebuah lampu mampu memberikan penerangan di dalam kegelapan yang dapat disimpulkan memberikan  pemahaman mengenai peduli lingkungan untuk orang lain. “Anaknya aktif di beberapa kegiatan lingkungan hidup seperti program bank sampah dan penanaman bibit cabai. Meski bukan proyeknya, Satria tetap mensosialisasikan bersama proyeknya. Dia sosialisasi  di banyak tempat. Diantaranya Kantor Pemerintah Kota Surabaya di Jalan Sedap Malam […]

Hidroponik Rivaldy, Tempat Pensil Irwansyah

Teknik menanam hidroponik di lahan yang sempit kian marak dan digemari sebagaian besar warga perkotaan. Termasuk kandidat pangeran lingkungan hidup 2017, Rivaldy Excel Putra, siswa kelas 5 SDN Sememi I Surabaya. Baginya, teknik hidroponik selain menguntungkan dapat memberikan benih-benih untuk mencintai lingkungan hidup. Salah satu mimpinya, agar orang tuanya tak sering pergi ke pasar untuk membeli sayuran segar karena sudah bisa panen sendiri. Dengan memanfaatkan  botol plastik bekas, kain flanel dan bibit tanaman sayuran selada, Excel mengaku sudah membudidayakan belasan tanaman di sekolah dan di rumah. “Sudah pernah panen. Beberapa hari lalu. Namun tidak banyak,” terang Excel. Di sekolah dan […]