Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol M. Iqbal secara resmi membuka kegiatan sosial ‘Nandur dan Sedekah Sejuta Bibit Cabai’ dengan tagline #SurabayaPedes di Taman Bungkul Surabaya, Sabtu, (15/4/2017). Kegiatan yang digagas oleh Komunitas Bicara Surabaya itu dihadiri oleh beberapa pejabat Pemkot Surabaya, seperti Kasatpol PP Kota Surabaya Irvan Widyanto, Kepala Dinsos Kota Surabaya Supomo.

Hadir pula Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Ratih Retnowati dan Ketua Komis A DPRD Kota Surabaya Herlina Harsono Njoto. Ada pula Kepala BNNK Surabaya AKBP Suparti serta berbagai komunitas, diantaranya Komunitas Love Suroboyo, Tunas Hijau, Karang Taruna Surabaya, sejumlah public relations hotel di Surabaya, serta kader penggerak lingkungan.

Turut serta juga perwakilan sekolah peserta program wirausaha lingkungan hidup Ecopreneur 2017, yaitu SDN Kapasari VIII, SDN Ujung IX, SDN Pradah Kalikendal I, SMAN 17 dan SMAN 11. Sekolah peserta Ecopreneur 2017 akan menerima masing-masing 200 bibit cabe untuk budidaya di sekolah atau rumah warga sekolah.

Dalam sambutannya, Kapolrestabes Surabaya mengaku ikut berbahagia dan bangga dengan acara yang digagas Komunitas Bicara Surabaya itu. Sebab, di kota-kota besar dan kota metropolitan di Indonesia ini sangat jarang ada komunitas yang mendorong semua warganya untuk peduli dan bercocok tanam.

“Tapi, di Kota Surabaya sebagai kota metropolitan kedua di Indonesia menyampaikan mindsite bahwa Kota Surabaya ingin mendorong warganya untuk bercocok tanam. Kegiatan #SurabayaPedes ini role model bagus untuk diterapkan di Indonesia,” kata Kombes Pol M. Iqbal.

Kapolrestabes Surabaya saat membagikan bibit cabai di bus kota / Deny Prastyo

Iqbal juga memastikan acara tersebut bukan berarti karena adanya cabai mahal beberapa waktu lalu. Tapi lebih kepada ingin mengajak warga untuk memanfaatkan lahan-lahannya untuk bercocok tanam. “Makanya, kami mengucapkan terimakasih atas kepedulian Komunitas Bicara Surabaya dan panitia #SurabayaPedas,” katanya.

Iqbal menambahkan, jika acara ini dikaitkan dengan tugas kepolisian, maka acara ini sangat membantu, karena masyarakat bisa peduli dengan lingkungan dan bisa melakukan hal-hal yang positif serta tidak lagi menganggur. Akhirnya, dengan kegiatan sosial ini, masyarakat bisa melakukan kegiatan yang berorientasi pada pencegahan gangguan keamanan.

#SurabayaPedas ini juga mendapat sambutan dari sekolah-sekolah peduli lingkungan hidup di Surabaya. SDN Ujung IX Surabaya, misalnya. SD jawara Surabaya Eco School 2016 ini mengaku siap merawat rencana bantuan 200 bibit tanaman cabe yang akan diberikan. 200 bibit cabe yang akan diterima akan menambah koleksi tanaman di sekolahnya.

“Meski benih cabe belum di tangan, tapi ide sudah di angan. Ujung SEMBILAN akan mengupayakan SEMBILAN produk unggulan berbahan dasar cabe. Diantaranya manisan cane, saos cabe, abon cabe, cabe bubuk, cabe kering, pasta cabe, cabe giling, peyek cabe dan permen cabe,” kata Eka Fadiyah Wati, guru pembina lingkungan hidup SDN Ujung IX.

SDN Pradah Kalikendal I juga sangat mendukung program #SurabayaPedas ini. “Semoga kami mendapat kesempatan untuk merawat bibit-bibit cabai tersebut dan bisa menjadi produk ungulan sekolah,” kata Dian Sofamarita, guru pembina lingkungan hidup SDN Pradah Kalikendal I.

Penggunaan kantong plastik untuk mengemas bibit cabe yang dibagikan kepada para pengguna jalan cukup disayangkan oleh siswa kader dan guru pembina lingkungan hidup yang terlibat pada kampanye ini. “Lha, anak didik kami mengampanyekan pengurangan penggunaan kantong plastik,” kata Dian Sofamarita.

Sementara itu, beberapa sekolah sudah mengambil bantuan bibit cabe di Taman Surya. Masing-masing sekolah itu mendapatkan sedikitnya 200 bibit cabe. Sekolah yang mendapatkan bibit cabe tersebut adalah sekolah yang sudah menyampaikan rencana pembibitannya melalui website http://tunashijau.org/2017/04/13/nandur-dan-sedekah-sejuta-bibit-cabai/

Sekolah yang sudah mengambil 200 bibit cabe itu adalah SDN Kandangan I, SDN Tanah Kalikedinding I, SDN Kapasari VIII, SDN Ujung IX, SDN Pradah Kalikendal I, SMAN 17 dan SMAN 11. Sekolah yang lainnya bisa mendapatkannya pada Senin (17/4/2017) pukul 11.00 WIB dengan sebelumnya melakukan konfirmasi ke Aktivis Senior Tunas Hijau Anggriyan Permana 081553776316. (ron)

Keterangan foto utama: Perwakilan sekolah Ecopreneur 2017 dengan bantuan bibit cabai untuk dibudidaya di sekolah /Satuman-Tunas Hijau

8 thoughts on “Kapolrestabes Surabaya Resmikan Nandur dan Sedekah Sejuta Bibit Cabai

  1. Terimakasih untuk Komunitas bicara Surabaya dan Tunas Hijau Indonesia yang telah mensedekahkan bibit cabe untuk SDN Tanah Kalikedinding I-251.
    Kami mohon maaf karena tidak bisa hadir di Taman Bungkul.
    Semoga kegiatan semacam ini dapat dikembangkan untuk menghikaukan lahan kosong yang ada di Surabaya.
    Sukses Surabaya Pedas

  2. Alhamdulillah.. SDN Pradah Kalikendal I bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan “Nandur dan Sedekah Sejuta Bibit Cabai” ini. Meskipun ada beberapa hal yang kurang ‘klik’ dalam pelaksanaannya, seperti pemakaian kresek. Tetap semangat buat semua pegiat-pegiat lingkungan.. #suroboyopedes

  3. Alhamdulillah, bisa berpartisipasi dalam kegiatan seistimewa ini yang inshaAllah hanya ada di Kota Kebanggaan kita “SURABAYA”. Bismillah, semoga benih yang sudah didapat, bisa tumbuh dengan baik dan bisa bermanfaat untuk semua, terutama sekolah yang sudah mendapat tiket pengambilan benih.

    Yang namanya sedekah tak ada yang sia-sia, meski harus di package dengan kantong plastik yang mungkin bertolak belakang dengan pembelajaran yang sudah didapat yaitu meminimalis sampah plastik. Semoga sampah plastik yang digunakan sebagai packaging pembagian benih cabai, bisa dimanfaatkan di Tempat Pembuangan Akhir dan diolah menjadi barang berdaya guna. Aamiin

    Tetap semangat, Bismillah, PASTI BISA

  4. Komunitas Bicara Surabaya dan Tunas Hijau tidak selalu menggandeng perusahaan atau PT. tetapi kali ini menggandeng Kapolrestabes Surabaya untuk membangkitkan gelora menanam tanaman produktif di lahan rumah maupun sekolah-sekolah. Dengan tajuk #Surabaya Pedas makin menggelorakan semangat arek-arek Suroboyo untuk berkebun dan menghijaukan Kota Surabaya tercinta. *Insya Allah, Bersama Kita Bisa Hijaukan Bumi Surabaya* The Asoka Team siap beraksi.
    Terima kasih Tunas Hijau, Komunitas Bicara Surabaya, Ibu Tri Rismaharini, dan instansi terkait program ‘Nandur dan Sedekah Bibit Cabai’.

  5. Surabaya tak pernah berhenti menghijaukan kota. Kini menghijaukan lewat tanaman cabai. Selain itu tanaman cabai memiliki banyak manfaat bagi manusia. Kami tunggu kegiatan-kegiatan selanjutnya kota ku tercinta Surabaya. Semoga Surabaya semakin hijau.

  6. Terimakasih untuk Komunitas bicara Surabaya dan Tunas Hijau Indonesia yang telah mensedekahkan bibit cabe. Kami SDN BALONGSARI I NO. 500 SURABAYA mohon maaf karena tidak bisa hadir di Taman Bungkul.
    Semoga kegiatan semacam ini dapat dikembangkan untuk menghikaukan lahan kosong yang ada di Surabaya.
    Sukses Surabaya Pedas.

  7. Terimakasih untuk Komunitas bicara Surabaya dan Tunas Hijau Indonesia yang telah mensedekahkan bibit cabe untuk penghijauan kota Surabaya tercinta.
    Kami SDN Balongsari I No. 500 Surabaya mohon maaf karena tidak bisa hadir di Taman Bungkul. Tapi kami juga siap menghijaukan kota Surabaya tercinta.
    Semoga kegiatan semacam ini dapat dikembangkan untuk menghikaukan lahan kosong yang ada di Surabaya.
    Sukses Surabaya Pedas!!!

  8. Thanks untuk komunitas yg kreatif atas benih dan tanaman cabenya ..SDN Rangkah VI/168 siap menjadikan surabaya hijau dan super pedas..Sepedas semangat kita menjaga lingkungan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *