‘Hari Kecepit Nasional’ atau ‘Harpitnas’, Sabtu (15/4/2017), pasca libur Hari Paskah, tidak menghalangi perusahaan siswa wirausaha lingkungan hidup Ecopreneur Dewaruci Kalsa Company SDN Kaliasin I Surabaya untuk melakukan aksi ngebor biopori bersama.

Aksi ngebor biopori yang merupakan realisasi challenge atau tantangan pekan kelima Ecopreneur 2017 ini mereka laksanakan mulai pukul 07.00 WIB di Taman Prestasi Surabaya. 274 orang peserta mengikuti aksi di taman yang berjarak sekitar 400 meter dari sekolah ini. Mereka adalah kader ecopreneur, siswa kelas 1 sampai kelas 5, orang tua siswa dan bapak/ibu guru.

150 lubang resapan dengan kedalaman sekitar 100 cm berhasil dibuat pada aksi yang dipimpin oleh Kepala SDN Kaliasin I Sujilah, yang juga ketua dewan komisaris Dewaruci Kalsa Company ini. “Jumlah 150 lubang itu termasuk juga lubang yang dibuat di sekolah imbas mereka, yaitu SDN Pacarkembang I dan kampung adopsi mereka, yaitu Kampung Bronggalan Surabaya,” kata Sujilah.

Selain ngebor biopori, kegiatan lain pun juga dilakukan di Taman Prestasi. Diantaranya, mengenalkan produk ecopreneur, sosialisasi tentang pengolahan sampah, pembagian brosur bazar, dan pembagian shopper bonus. Dari kegiatan pengenalan produk di Taman Prestasi, mereka mendapatkan penjualan sebesar Rp 25.000.

Mengenai alat bor biopori yang digunakan pada aksi massal di Taman Prestasi Surabaya itu, Sujilah menjelaskan bahwa ada 27 bor yang digunakan. “Bor biopori milik Kalsa ada 9 bor. Kami dipinjami SDN Kaliasin III sebanyak 9 bor. 9 bor lainnya dipinjami Tunas Hijau,” jelas Sujilah. (ron)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *