‘Nandur dan Sedekah Sejuta Bibit Cabai’ akan digelar untuk kali pertama di Surabaya. Kegiatan bertema #SurabayaPedes ini digagas oleh Komunitas Bicara Surabaya, yaitu sebuah komunitas yang anggotanya dari berbagai profesi ini menggandeng Pemerintah Kota Surabaya, Polrestabes Surabaya dan Kejari Surabaya serta beragam komunitas.

Komunitas itu diantaranya adalah Komunitas Love Suroboyo, Tunas Hijau, Karang Taruna Surabaya dan sejumlah PR Hotel di Surabaya serta kader lingkungan. Kegiatan itu diselenggarakan pada 15-17 April 2017. Pembukaan dilakukan oleh Kapolrestabes Surabaya Kombespol M Iqbal di Taman Bungkul pada Pk 10.00 Wib, Sabtu (15/4/2017).

“Setelah ceremony langsung dilakukan sedekah ribuan bibit cabai kepada penumpang bus kota dan angkot di depan Taman Bungkul,” terang Yuyun Arbaiyah, koordinator humas panitia #SurabayaPedes.

Selain di Taman Bungkul, panitia dan para anggota komunitas yang terlibat dibagi ke dua lokasi lainnya yaitu di perempatan Jl Raya Darmo-dr Sutomo dan Jl Panglima Sudirman, tepatnya di timur Monumen Bambu Runcing.

Kegiatan pembagian bibit ini yang juga melibatkan personil kepolisian dan Satpol PP Kota Surabaya ini didukung oleh Pakuwon Grup, Honda Surabaya Center, PGN, Bank Jatim, PDAM Surya Sembada, PIOS, NAV Karaoke Keluarga, Pelindo III serta Agro Inovasi dan Pengkajian dan Teknologi Pertanian (BPTP) Jatim.

“Di dua lokasi ini mulai jam 11.00 sempai selesai secara serentak juga sedekah bibit. Tiga lokasi, termasuk yang di Bungkul jumlah keseluruhan puluhan ribu bibit yang dibagi,” kata Yuyun. Sore harinya, di Taman Surya Balai Kota Surabaya juga dilakukan pembagian sekitar 100 ribu bibit untuk 31 kecamatan. Setiap kecamatan akan membaginya ke kelurahan-kelurahan di wilayahnya.

“Yang kita sedekahkan ini bibit dan benih cabai. Kita ingin sebagian besar kampung di kota ini bertebaran tanaman cabai,” tambahnya. Di hari kedua, Minggu (16/4/2017), kembali panitia dan komunitas akan menebar ribuan bibit di Car Free Day di Jalan Tunjungan pada pukul 07.00 – selesai.

“Polwan dan anggota Satpol wanita yang cantik-cantik juga akan keliling CFD dan blusukan ke Kampung Ketandan untuk membagikan bibit. Bagi yang ingin mendapatkan bibit bisa ke lokasi CFD dan di hari pertama di tiga tempat itu,” jelasnya.

Selama Sabtu dan Minggu juga digelar penanaman bibit cabai di stren Sungai Kalimas di Jl Irian Barat, sekitar eks Kolam Brantas. Kawasan itu akan disulap Pemkot Surabaya menjadi kebun cabai dan pusat edukasi bercocok tanam.

Dan puncaknya pada Senin (17/4/2017) Pk 15.00 WIB – selesai, Walikota Surabaya Tri Rismaharini didampingi Kapolrestabes Surabaya Kombespol M Iqbal dan Kejari Surabaya Didik Farkhan Ausyahd serta komunitas akan nandur bareng bibit cabai di stren sungai di Jl Irian Barat.

“Nandur bareng juga diikuti undangan dari pelaku usaha di Surabaya dan sejumlah anggota DPRD Surabaya yang telah ikut peduli dengan kegiatan sosial ini,” tambahnya. Kegiatan ini digelar tidak semata-mata didasari harga cabai yang sempat meroket. Namun komunitas Bicara Surabaya ingin mengajak kembali warga Surabaya menanam tanaman yang produktif di lingkungan rumahnya.

Lebih lanjut, sekolah-sekolah peduli lingkungan hidup Surabaya yang tergabung dalam program wirausaha lingkungan hidup Ecopreneur 2017 juga akan mendapatkan bagian bibit cabai. Per sekolah bisa mendapatkan hingga 200 bibit cabai untuk dipelihara di sekolah atau rumah kader. Tidak hanya itu saja, penghargaan khusus bagi sekolah dengan budidaya cabai terbaik juga akan disediakan.

Minat? Segera sampaikan rencana dan ide-ide kreatifmu untuk budidaya 200 bibit cabai di sekolahmu atau yang melibatkan warga sekolahmu pada kolom komentar artikel ini. (*)

37 thoughts on “Nandur dan Sedekah Sejuta Bibit Cabai

  1. Subhanallah,,,Istimewa sekali
    Kami siap merawat tanaman ini smoga menjadi tabungan Amal untuk para penduduk Bumi yang ada di Alam ini. Disekolah kami meski jumlah terbatas sudah ada tanaman dan bibit cabe dari hasil proyek Lingkungan Calon Puteri Lingkungan.

    Semoga donasi benih cabai nanti bisa kami upayakan untuk menjadi produk unggulan selain binahong dan daun pisang
    Bismillah,, Pasti BISA

    Thanks a million Tunas Hijau
    We ❤ Surabaya

      1. Meski benih cabe belum di tangan
        tapi ide sudah di angan

        Ujung SEMBILAN akan mengupayakan SEMBILAN produk unggulan berbahan dasar cabe, diantara ya :
        1. Manisan Cane, 2. Saos Cabe, 3. Abon Cabe, 4. Cabe bubuk, 5. Cabe kering, 6. Pasta Cabe , 7. Cabe giling, 8. Peyek Cabe dan 9. Permen Cabe.

        Semoga bisa merealisasikan.
        Bismillah,,

  2. Woooooooowwww.. Keren sekali kontribusi dan kepeduliannya.. Membagikan bibit cabai kepada masyarakat umum. Semoga SDN Pradah Kalikendal I mendapat kesempatan untuk merawat bibit-bibit cabai tersebut dan bisa menjadi produk ungulan sekolah nantinya.

  3. 50 anak kader hijau Morsa (SDN Morokrembangan 1 Surabaya) siap membudidayakan bibit cabai di lingkungan rumah mereka masing-masing. Masing-masing kader akan diberi 2 bibit cabai yang akan ditanam di rumah dan di laporkan perkembangan nya ke koordinator lingkungan hidup. 100 bibit cabai lainnya akan dibudidayakan di kebun sekolah. Tujuannya jika sudah besar, cabai tersebut bisa dibibitkan kembali, dan di jual dalam bentuk bibit cabai. Green Morsa menargetkan 1000 bibit cabai untuk dijual.

  4. Kami sangat mendukung kegiatan tersebut, Mengingat melonjaknya harga cabai beberapa waktu lalu. Dengan adanya kegiatan ini warga Surabaya bisa menanam cabai sendiri di rumah masing-masing dengan memanfatkan lahan hijau.

    Apabila kami mendapat kepercayaan untuk menanam bibit cabai ini. Maka, kami akan akan mengajak warga sekolah untuk bersama-sama menanam bibit cabai di sekolah dan di rumah kader hijau.

    Kedepannya kami berharap bisa terus membudidayakan tanaman tersebut dan mengolahnya menjadi peluang bisnis kami dalam kegiatan Eco Preneur.

    Kami Kader Hijau ” ARKAPALA ” akan selalu mendukung kegiatan untuk peduli dan cinta lingkungan. Salam hangat dari saya (Eko)

  5. SDN TANAH KALIKEDINDING I-251 siap, kebetulan kami punya rencana garden rof dilantai 2 dan 3 yang belum dimanfaatkan. Disamping itu lahan di sekolah kami cukup luas, karena karakter cabai yang membutuhkan banyak matahari maka sangat cocok dengan daerah kami. Apalagi sekitar sekolah banyak lahan kosong milik wali murid. Sangat memungkinkan.

    1. Garden Roof sangat memungkinkan bagi sekolah kami yang letaknya terbuka, bangunan lantai 2 dan 3 sudah ada tangga yang mempermudah perawatan dan pengawasan. Ini adalah kesempatan emas untuk budidaya cabe sebagai tugas tambahan bagi para ecopreneur dakam waktu kurang lebih 3 bulan untuk masa panen cabe.

  6. Alhamdulillah…. Terima Kasih Tunas Hijau .
    SDN Jambangan I siap membudidayakan 200 bibit cabe tersebut.
    200 bibit cabe akan kita tanam di kebun sekolah, dirumah kader2 lingkungan Jamsiji, rumah pembina lingkungan hidup, rumah ibu kepala sekolah,guru2 dan warga sekolah. Semoga kebun cabe kami berkembang dan menghasilkan

  7. wah bagus banget penanaman lombok/cabe karena indonesia tidak lengkap kalau tidak ada cabe, bukan hanya itu saja juga bisa untuk kesegaran udara pokok nya top deh terima kasih tunas hijau.

  8. Woooowwwww keren,komonitas bicara surabaya,SDN SEMEMI I Siap kebetulan sekolah kami sdh menyiapkan lahan kosong,poli bag,dan pot2 yg siap unt di tanami ,kami sangat bertrima kasih atas kepedulian dari komonitas bicara,secara tdk kangsung membantu masyarakat surabaya dan mendidik para kader yg ada di sekolah kami untuk mencintai tanaman,salam bumi…..pasti …lestari. surabaya …bersih ….hijau….yaman…..yes

  9. Seventeengreenteens (sman17) siap melakukan budidaya 200 bibit cabe lewat media tanam pipa paralon lalu di taruh di lahan terbuka di belakang sekolah yang tidak begitu luas. Selain memanfaatkan lahan yang tidak begitu luas. Tanaman tersebut sebagian akan di bagikan ke kader lingkungan hidup untuk di rawat di rumah. Jika sudah berbuah. Buah cabenya akan di olah sebagai makanan, dan untuk bahan pembelajaran bagi murid-murid di sman 17.

  10. Kami dari Sekolah SMP Negeri 37 Surabaya ingin mendapatkan 200 bibit cabai agar bisa dipelihara di sekolah.
    cara menanam bibit cabai dan cara pemeliharaannya adalah:
    1. Kami akan meminta masing-masing pokja (2 orang pokja) untuk menyemai benih cabai
    2. Masing-masing pokja akan kami beri tanggung jawab utk memelihara 10 biji cabai
    3. Kami akan mengajarkan cara menanam cabai ke masing2 pokja, pertama dengan menyiapkan tanah yg gembur, kemudian biji cabai di taburkan ke tanah dengan cahaya matahari ditutupi supaya tidak terkena matahari langsung,
    pemeliharaannya dengan cara menyiram tanahnya sehari 2kali (pagi dan sore). setelah daunnya tumbuh kemudian melakukan penyiramannya secara bertahap antara 1-2 hari sekali
    4.kami akan melihat / mengevaluasi hasil penanaman masing2 pokja
    5. Kami lakukan di PPLH (pusat pembelajaran lingkungan Hidup) di sekolah kami.
    Terima Kasih

  11. Wah.. Nineteen Mania (SMPN 19) siap untuk membudidayakan 200 bibit cabai. Apalagi kita juga sedang menata taman-taman di sekolah kita. Kita juga bisa memanfaatkan cabainya saat panen untuk dijadikan pebambah ikon sekolah,jadi selain kita punya es krim sukun,kita bisa membuat inovasi es krim cabai,dan olahan berbahan dasar cabai lainnya.

  12. Program Surabaya dan Tunas Hijau bagai sepasang kekasih yang selalu kompak, serasi, bergandenga tangan untuk menghijaukan bumi Surabaya dengan berbagai program-programnya yang sangat inovatif, bombastis, menggelora, dan membumi. Student Company ‘The Asoka Team’ siap beraksi dengan aksi Berpedas-pedas Ria. Bagai gayung bersambut, tim Ecopreneur The Asoka Team telah menyiapkan lahan kosong untuk dijadikan lahan tanaman produtif. Berbagai produk dengan sensasi pedas akan diproduksinya diantaranya: rempeyek asoka pedas, tahu isi asoka pedas, resoles asoka pedas, dengan berbagai level. Suatu saat akan meluncurkan sambal asoka manis, pedas, dan super pedas bagi penggemar yang pedas-pedas.
    Perusahaan Ecopreneur The Asoka Team siap Beraksi Semangat Pedas…..
    Terima kasih Tunas Hijau Indonesia sahabat para aktivis lingkungan.

  13. It is so interesting. “Jalan – jalan di kota surabaya , Memang kota Surabaya adalah Juaranya”. 😀 semoga Saya , pasukan tunas hijau dan warga sekoalah SDN Kapasan V membuat inovasi yang unik dan Belom ada di Surabaya untuk membuat Arek arek Suroboyo seng seneng karo pedes tambah seneng karo olahan dan mau melestarikan cabai di Suroboyo.

  14. Program kegiatan inI sungguh sangat penting bagi kita semua. Kita setiap hari tak luput dengan makanan berbahan dasar dari cabai yang mana itu digunakan untuk pelengkap, perasa, dan penikmat makan. Tapi sungguh sangat disayangkan apabila makanan yang kita konsumsi setiap hari berkurang dikarenakan kekurangan bahan utama makanan (cabai) yang terlalu banyak di konsumsi tanpa diimbangi dengan menanamnya kembali.

    Kami dari SDN KAPASAN V/147 SIAP DAN GASPOLLLL MEMBUDIDAYAKAN CABAI apabila diberi kesempatan dapat cabai gratis sehingga keluarga besar SDN KAPASAN V/147 bisa menikmati hasil olahan sendiri dan kamI juga berencana membuat peluang bisnis dengan berbahan dasar cabai.

  15. Alhamdulillah…..moment pas sekali dengan program kami pada kegiatanan ecopreneur 2017, salah satu target kami adalah bubidaya tanaman cabai. Insyaallah kalau kami mendapat bibit akan kami tanam di area sekolah kami yang luas dan juga di rumah kader. Selanjutnya kami akan mengolah cabai tersebut menjadi olahan yang bermanffaat dan bernilai ekonomis lagi. Semangat

  16. Kegiatan NANDUR DAN SEDEKAH SEJUTA BIBIT CABAI baru kali ini d gelar di kota SURABAYA di mulai pada hari sabtu 15 april 2017. Dengan adanya kegiatan tersebut kami warga SDN Kapasan v siap tuk mengikuti.
    Sekolah kami terdiri dari 3 lantai. lantai 3 sudah terpenuhi aneka tanaman. Lantai 1 nampak hijau. Lantai 2 di penuhi dngn tanaman toga. Dengan adanya kegiatan nandur dan sedekah sejuta bibit cabe. Saya terinspirasi khususny d lantai 2 d sekolah kami akan membudidaya tanaman cabe sehingga kita bisa menikmati hasilnya dan mengolahny. Semangat buat warga SDN KAPASAN V Yg sdh berpartisipasi dgn kegiatan tersebut.
    #surabayapedes
    #ecoprener2017
    #budidayacabai

  17. Subhanallah,, sungguh sangat luar biasa sekali , dari berbagai kalangan sudah menyatukan misi bersama dan kami dari SDN PRADAH KALIKENDAL 3 siap kebetulan sekolah kami sdh menyiapkan lahan kosong dan pot- pot yg siap untuk di tanami , untuk mendukung dan berperan langsung bersama anak didik beserta warga sekolah. ~Hijau sekolah ku mandiri masa depanku ~

  18. SMA Negeri 14 Surabaya siap menerima dan memelihara bibit cabai semoga nenjadi tanaman unggukan di lingkungan sekolah kami

  19. Bangga dan sangat antusias sekali seandainya sekolah kita bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan positif seperti ini.
    Kegiatan seperti ini (pembagian bibit) akan selalu kita dukung, karena mempunyai faedah yang besar untuk lingkungan.
    Kita dari SDN Pradah Kalikendal 3 Surabaya kebetulan memiliki lahan dan banyak pot untuk menanam bibit-bibit cabai dilingkungan sekolah kita.
    Semoga kegiatan nandur bareng dan kegiaan positif lain seperti ini bisa berkelanjutan dan menginspirasi. Terima kasih.

  20. Kegiatan NANDUR DAN SEDEKAH SEJUTA BIBIT CABAI baru kali ini d gelar di kota SURABAYA, Dengan adanya kegiatan tersebut kami warga SDN Banjarsugihan II/117 siap tuk mengikuti.
    Di sekolah kita sudah membudidayakan sayur sawi di green house sekolah. apabila diberi kesempatan dapat cabai gratis kami warga SDN Banjarsugihan II / 117 siap untuk mendukung dan berperan langsung bersama anak didik untuk membubidayakan cabe.
    #surabayapedes
    #ecoprener2017
    #budidayacabai

  21. SMPN 26 Surabaya siap menerima bibit cabai dan membudidayakannya dengan benar rencana nya kami akan membudidayakan melalui tabulampot setelah sudah besar kami akan memindahkan ke lahan yang lebih luas dan semoga menjadi lebih bermanfaat bagi SMP kami serta dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat. Semoga kegiatan nandur dan sedekah sejuta bibir cabai ini dapat berjalan dengan baik dan dapat diadakan terus menerus, terima kasih

    1. Dan ada tambahan lagi dari SMPN 26. Jika kami mendapatkan 200 bibit cabai kami akan menggalakkan penanaman bersama warga sekitar kitaa untuk ikut berpartisipasi dalam penanaman di sekolah dan kita akan memberikan bibit cabai kepada wrga yang peduli lingkungan agar bukan hanya lingkungan SMPN 26 saja yang bersih dan rindang tetapi lingkungan sekitarnya juga harus bersih dan rindang tanaman kami juga akan mensosialisasikan tentang pentingnya lingkungan bagi sekitar lingkungan terima kasih

  22. SDN Kedung Cowek 1/253 siap menanam 200 bibit cabai dengan metode hidroponik dengan memanfaatkan botol bekas dan paralon bekas. Karena mengingat lahan sekolah yang sempit. Dengan adanya program penanaman bibit cabai dari tunas hijau dapat menjadi media pembelajaran berwirausaha sejak dini. Rencana pengolahan hasil tanam bibit cabai adalah dalam bentuk cabai segar dan sambal khas skeco one dalam kemasan cup. Semoga rencana besar tersebut dapat segera terealisasi.

  23. Alhamdulilah dapat bibit cabe.. meskipun kita belom mendapatkan bibit cabe tapi kita sudah mempunyai angan2 untuk apa bibit cabe nantix
    Karena lahan kami yang cukup luas,kami akan menanamnya dan membuat kebun cabe. Untuk dijual dengan harga murah dari pasaran. Lalu kita juga akan memberikan bibit tersebut kepada kader lingkungan di sekolah kami. Dan kader tersebut harus melaporkan perkembangannya. Serta kami juga akan membuat produk olahan dari cabe yang dicampur dengan produk tanaman kami yang lain. Misalnya ACAR PARE

  24. SDN Perak Utara 3 Siap Membudidayakan Cabai di sekolah karena luas lahan yang bagus dan cocok untuk budidaya cabai. Guru, siswa dan wali murid (warga sekolah) merespon kegiatan positif yang sudah ada. Kami akan berusaha supaya kegiatan ini berjalan sesuai harapan yang di inginkan. Rencana yang akan dilakukan :
    1. Perawatan budidaya cabai
    Penyiraman secara teratur (Pada saat musim kemarau/kebutuhan tanaman), bila kondisi terlalu kering tanaman
    cabai rawit bisa mati.
    2. Pemupukan
    3. Pengendalian hama dan penyakit

    itulah sedikit rencana yang bisa kami sampaikan, jika ingin mengetahui lebih lanjut bisa berkenjung di sekolah kami “SDN PERAK UTARA 3”. Sukses selalu buat Tunas Hijau.

  25. Rencana Aksi Penanaman 400 bibit cabai di SDN Kaliasin I dalam rangka “Suroboyo Pedes”, Hari Bumi dan Hari Kartini

    SDN Kaliasin I Surabaya terletak di tengah kota Surabaya, tepat di depan gedung Grahadi yang ada di salah satu jalan besar utama (protokol) di Surabaya. Di sebelah timur, SDN Kaliasin 1 berbatasan langsung dengan sebidang lahan kosong serta bangunan Bank BNI. Sebelah barat SDN Kaliasin 1 berdampingan dengan Kantor Pos dan Taman Apsari. Sedangkan di belakang SDN Kaliasin 1 terdapat lahan yang sedang dalam proses pembangunan sebuah hotel. Berada di tengah kota yang sarat dengan kendaraan yang berlalu lalang setiap harinya, menjadikan warga SDN Kaliasin I berpikir keras untuk menciptakan sekolah yang hijau, rindang dan sejuk untuk mengimbangi polusi suara dan udara dari kendaraan bermotor yang ada.

    Gedung utama SDN Kaliasin I merupakan cagar budaya yang dijaga keasliannya sejak didirikan pada sekitar 195 tahun lalu dan merupakan saksi sejarah bagi peristiwa-peristiwa heroik di kota Surabaya. Luas lahan SDN Kaliasin I adalah 7265 m2 dengan luas bangunan 3216 m2, memiliki 14 ruang kelas dengan jumlah siswa 522. SDN Kaliasin I didukung 20 tenaga pendidik dengan 2 orang yang berpendidikan S2 dan selebihnya S1. Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di SDN Kaliasin I terdapat kerjasama yang sangat baik antara siswa, tenaga pendidik, tenaga non kependidikan dan komite serta masyarakat dengan perannya masing-masing.
    Meskipun hanya memiliki lahan yang terbatas, sekolah ini terus berupaya untuk mewujudkan visi sekolah yang berbudaya lingkungan hidup. SDN Kaliasin I sebagai sekolah peduli lingkungan sebagaimana yang diamanatkan pada visi dan misi sekolah mempunyai beragam kegiatan kepedulian terhadap lingkungan dan mempunyai beberapa kemitraan baik dengan sekolah lainnya maupun dengan lembaga yang peduli terhadap lingkungan hidup. Selain itu, juga dibentuk tim-tim atau kelompok kerja yang bekerja sesuai bidangnya dengan satu tekad yang sama yaitu mewujudkan sekolah Adiwiyata. Pada tahun 2015, SDN Kaliasin I diusulkan untuk menjadi Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi dan di akhir tahun 2016 secara resmi SDN Kaliasin I telah menjadi Sekolah Adiwiyata Nasional.

    Sempitnya lahan menjadi tantangan yang tersendiri bagi sekolah yang sampai awal tahun 2017 telah memiliki lebih dari 1860 tanaman yang tersebar di setiap sudut sekolah. Roof Garden yang merupakan salah satu sarana prasarana di SDN Kaliasin I sendiri memuat lebih dari 300 tanaman berbagai jenis, mulai dari tanaman hias sampai tanaman produktif semacam tabulampot dan TOGA. Sekolah yang pada tahun 2015 menjuarai Surabaya Eco School bersamaan dengan Juara I Yel yel Lingkungan Hidup dan Juara I Jingle Lingkungan Hidup ini terus berinovasi dalam aksi nyata kepedulian lingkungan. Aksi nyata bersama wali murid, komite sekolah, guru, Kepala Sekolah, siswa dan masyarakat pun sering dilakukan demi mewujudkan kelestarian bumi untuk kenyamanan bersama. Aksi terbaru yang dilakukan adalah Adopsi 150 Lubang Resapan Biopori yang ada di Taman Prestasi, SDN Pacar Kembang 1 dan Kampung Bronggalan.

    Ketika mendengar gaung program “Surabaya Pedes”, SDN Kaliasin I menyambut dengan antusias pembagian SEJUTA CABAI yang digelar oleh Komunitas Surabaya yang bekerja sama dengan Pemkot Surabaya, Polrestabes dan Kejari dengan tema “Nandur dan Sedekah” ini. Sambutan antusias ini tentu mendatangkan tantangan baru bagi sekolah dengan lahan yang relatif sempit ini. Kepala Sekolah, guru dan segenap warga sekolah pun berpikir keras untuk menentukan dimana lahan yang tepat untuk menanam 200 bibit cabai yang akan diterima mengingat hampir semua sudut sekolah telah terpakai untuk menanam dan berbagai kegiatan lain. Pemikiran keras tersebut melahirkan kreasi dan inovasi tiada batas, muncullah usulan tempat dek dekat ruang komputer dan ruang band yang dijadikan tempat menanam dengan panas matahari yang cukup. Sebagian lagi akan ditanam di depan kantor Kepala Sekolah dan kelas 6.

    Kegiatan menanam bersama pun direncanakan akan dilaksanakan bertahap pada dari Senin-Kamis, 17-20 April 2017 yang puncaknya akan dilaksanakan pada Hari Kamis, 20 April 2017 dengan melibatkan seluruh komponen sekolah. Hari Senin-Rabu akan dilakukan penanaman oleh sebagian warga sekolah untuk menghindari kegaduhan karena pada hari-hari tersebut ada pelaksanaan Try Out Mandiri bagi siswa kelas 6. Pada Hari Kamis direncanakan akan hadir Komite Sekolah, perwakilan dari beberapa sekolah binaan SDN Kaliasin I dan juga perwakilan orang tua murid. Rangkaian Kegiatan pada Hari Kamis-Sabtu, 20-22 April 2017 merupakan rangkaian kegiatan SDN Kaliasin I dalam memperingati Hari Bumi sekaligus Hari Kartini dan tidak kalah pentingnya mensukseskan program “Surabaya Pedes”. Penanaman tanaman cabai bersama akan dilaksanakan di tiga titik lahan sekolah, yaitu di area parkir depan kelas 6 sebanyak 100 cabai, di depan kantor Kepala Sekolah sebanyak 100 cabai dan di dek dekat ruang komputer sebanyak 200 cabai.

    Dengan penanaman tanaman cabai di SDN Kaliasin I diharapkan mampu menambah penghijauan di lingkungan sekolah, sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran bagi siswa tentang menanam dan merawat tanaman cabai. Ayo hijaukan lingkungan dan hasilkan produk lokal yang ramah lingkungan!!! Salam Bumi!!! Pasti Lestari!!!! (tri_w)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *