SMPN 23 Surabaya Optimis Galang Modal Besar Dari Sampah 2 Hari

Dua hari efektif tersisa sebelum batas akhir pengumpulan modal yang berasal dari sampah. Hal tersebut tidak membuat tim wirausaha lingkungan hidup Ecopreneur 2017 SMPN 23 Surabaya takut, panik dan pesimis. Tanpa berbelit-belit, Rabu (15/03) siang itu juga, mereka masuk ke kelas 10 hingga ke kelas 12. Mereka mengajak mereka untuk membawa barang-barang bekas yang ada di rumah. Seperti contohnya koran, kertas, kaleng susu, dan kardus. Sosialisasi tentang ajakan untuk membawa barang-barang bekas atau sampah non organik dilakukan di kelas-kelas. Targetnya adalah, mulai Kamis (16/3), setiap siswa yang ada di kelas-kelas akan mengumpulkan segala macam barang bekas atau sampah non organik […]

Target 500 Kg Produksi Kompos Ecopreneur SMPN 17 Surabaya

Pengumpulan modal Ecopreneur 2017 dari segala aktivitas yang berhubungan dengan sampah tidak hanya bisa dilakukan di sekolah. Kiat-kiat pengumpulan modal dari sampah pada pekan pertama program wirausaha lingkungan hidup sekolah-sekolah ini dibahas Tunas Hijau pada pembinaan Ecopreneur di Madrasah Aliyah Negeri (MAN), Selasa (14/3). Mereka menargetkan pengumpulan modal Ecopreneur dari pengumpulan sampah pekan ini sebesar satu juta rupiah. “Kalau kami hanya mengandalkan pengumpulan sampah dari kelas-kelas akan susah, karena kelas-kelas juga sedang ada pengumpulan sampah non organik untuk penggalangan dana,” kata ketua tim Ecopreneur 2017 MAN Atikah Fara. Menanggapi kondisi tantangan tim Ecopreneur 2017 MAN itu, Tunas Hijau menyarankan beberapa […]

Puteri Lingkungan Hidup 2005 Marisa Tania

Menjadi Puteri Lingkungan Hidup 2005 merupakan pengalaman yang tak terlupakan bagi Marisa Tania. “Sebagai Puteri Lingkungan Hidup 2005, aku sangat beruntung mendapat kesempatan berinteraksi dengan anak-anak pecinta lingkungan dari berbagai daerah di tanah air. Aku juga berinteraksi dengan anak-anak dari banyak negara,” kata Marisa Tania. Bagi Marisa Tania, yang kini tinggal di Amerika Serikat, masa SMP menjadi masa yang sangat indah. “Saya tidak hanya memiliki teman-teman satu misi yang peduli lingkungan hidup selama masa SMP. Menjadi bagian dari Tunas hijau juga mengembangkan kemampuanku dalam berorganisasi,” ujar cewek yang kini tengah melanjutkan study Fashion Journalism di Amerika Serikat ini. Marisa kali […]

Capung Indikator Perairan Bersih

Hello: Capung atau dragonfly (Libellula depressa) adalah serangga purba indikator perairan bersih. Sebelum bertelur, induk capung akan mencari perairan yang bebas polusi dan dilengkapi tumbuhan air untuk tempat berlindung anak-anaknya. Jadi, pastikan jangan cemari perairan sekitar agar anak cucu kita tidak hanya mengenal capung dari dongeng. Diantaranya dengan membersihkan saluran air agar terbebas dari sampah non organik yang berpotensi menyumbat aliran air, membersihkan endapan pada saluran air yang ada, dan mengurangi penggunaan bahan pencemar air. Kita juga perlu memastikan bahwa ada tumbuhan yang cukup di sekitar saluran air tersebut. (ron)