Pentol, batagor, cireng, cilok, dan siomay adalah beberapa jenis makanan yang saat ini marak konsumsi oleh warga sekolah. Umumnya makanan itu menggunakan kemasan plastik sekali pakai. Dikonsumsi bersama saos, kecap dan sambal, maka sampah kemasan makanan yang dihasilkan menjadi lebih susah untuk diolah lebih lanjut.

Namun, di kantin SMPN 11 Surabaya, semua makanan itu beserta semua jenis makanan yang lainnya dikemas menggunakan piring, lepek atau mangkok yang bisa digunakan berulang kali. Semua minuman yang dijual juga harus menggunakan gelas yang bisa digunakan berulang kali.

Wahono, wakil kepala kesiswaan SMPN 11 Surabaya, mengatakan bahwa kantin sekolahnya sudah bebas dari penggunaan kemasan makanan minuman sekali pakai. “Sejak 2012, tidak ada sampah non organik kemasan makanan minuman sekali pakai di kantin SMPN 11 Surabaya,” kata Wahono.

MInuman sari buah yang dijual di kantin SMPN 11 Surabaya harus dari buah asli. Sampah sisa buahnya diolah menjadi kompos di komposter sekolah

Kantin SMPN 11 Surabaya juga sudah Bebas 5P, yaitu pengawet, penyedap, pengenyal, pewarna dan pemutih. “Setiap bulan ada pengambilan sampel makanan dan minuman yang dijual di kantin ini oleh Dinas Kesehatan Kota Surabaya atau Puskesmas setempat. Pernah juga ditemukan ada penggunaan bourak pada petis beberapa tahun lalu,” terang Wahono.

Nur Muzakka, salah satu penjual kantin SMPN 11 Surabaya, mengaku berjualan di kantin ini sejak 2012. “Sejak pertama berjualan di kantin sekolah sudah ada aturan penggunaan kemasan makanan dan minuman yang bisa digunakan berulang kali. Jadinya malah enak karena gak harus bingung mengurusi sampah kemasan,” kata Nur Muzakka.

Menurutnya, penggunaan kemasan makanan dan minuman yang bisa digunakan berulang kali  sangat menguntungkan secara ekologi dan ekonomis. “Kami jadi bisa mengurangi biaya pengeluaran untuk belanja kantong plastik dan kemasan lainnya yang sekali pakai. Jadi lebih hemat,” kata Nur Muzakka yang berjualan aneka gorengan dan minuman.

Maraknya serbuk minuman instan kemasan sachet tidak berlaku di sekolah ini. “Tidak ada sama sekali minuman instan kemasan sachet yang dijual di kantin SMPN 11 Surabaya. Semua minuman sari buah yang dijual harus ada kulit buah yang diolah menjadi kompos di komposter sekolah,” tambah Wahono sambil meminta salah satu penjual kantin menunjukkan sampah sisa buah untuk bahan minuman produksinya.

Saos makanan yang disediakan harus produksi sendiri dengan bahan utama buah tomat

Saos yang banyak dijual dalam kemasan dan diindikasi menggunakan pewarna dan pengawet buatan tidak ditemukan di kantin SMPN 11. Tujuh penjual kantin makanan minuman SMPN 11 Surabaya diharuskan membuat saos yang dibuat sendiri secara alami dengan bahan utama buah tomat.  (ron)

6 thoughts on “Kantin Bebas 5P dan Kemasan Sekali Pakai ala SMPN 11 Surabaya

  1. SMP Negeri 11 Surabaya adalah sekolah adiwiyata nasional menuju adiwiyata mandiri. Yang berada di Jl. Sawah Pulo 1 Surabaya, berada di kawasan padat penduduk namun sekolah ini mampu menunjukan kualitasnya sebagai sekolah yang patut di contoh dengan penghijauan dan kebersihan. Sekolah ini memiliki berbagai pokja yaitu Greenhouse, Kompos, Biopori, dll. Juga ada hewan yang membuat lingkungan menjadi seimbang/harmonis keberadaannya dengan lingkungan hidup. Banyak hasil kerajinan yaitu paper pillow (bantal yang terbuat dari kertas kertas kecil dan dibungkus oleh plastik). Sekolah ini juga memiliki bakom kegunaannya untuk menghilangkan bau bangkai dan juga pengurai kompos yang berberntuk cair, ada juga pupuk dari putih telur. Setiap kelas di sekolah ini mempunyai rangka dari barang bekas untuk tempat tong sampah yang dibuat oleh siswa dan siswi sekolah ini. Namun yang perlu di sayangkan kondsi kolam sebelah barat aula kering tidak terawat. Dalam hal ini untuk pengelola pokja kolam bias menindak lanjuti atau memperbaiki. Demikian ulasan profil sekolah SMPN 11 yang bias kami sampaikan.

    Dari tim peserta WORKSHOP ECOPRENEUR 2017 SMPN 35 Surabaya

  2. Student Company SMPN 35 Surabaya

    Produk Unggulan Belimbing Wuluh
    Sekolah kita menggunakan produk unggulan belimbing wuluh karena tanaman tersebut mudah tumbuh, tidak selalu di lahan bebas tetapi bisa juga di pot, perawatan tidak sulit dan menghasilkan buah yang sangat banyak tanpa mengenal musiman. Selain itu buah ini banyak mengandung vitamin C yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.
    Produk – produk yang kita hasilkan dari belimbing wuluh:
    1. Sirup belimbing wuluh
    2. Selai belimbing wuluh
    3. Jus belimbing wuluh

    Proses pembuatan:
    1. Sirup belimbing wuluh
    1Kg belimbing wuluh di kukus 10 menit sampai layu, lalu blender dengan sedikit air dan saring..pada panci Lain, didihkan 1liter air dan 500gr gula merah dan 500gr gula pasir, masukkan sebatang kayu manis atau kulit lemon. Rebus hingga mendidih..
    Terakhir masukkan saringan belimbing wuluh tadi ke larutan gula, didihkan lagi dan mataaang!
    Ini minumnya kayak bikin sirup yaaa masih di kasih air dan es batu

    2. Selai belimbing wuluh

    Bahan:
    1 kg belimbing wuluh 1 ½ lt
    air, untuk merebus
    50 gr nanas, parut
    750 gr gula pasir
    1 btg kayu manis
    7 btr cengkih
    3 lbr daun pandan, buat simpul, sobek-sobek

    Cara Membuat:
    1. Bersihkan belimbing wuluh, lalu belah menjadi 2 bagian, cuci bersih, tiriskan.
    2. Tuang air dalam panci, masukkan belimbing wuluh, lalu rebus hingga belimbing lunak. Angkat dan tiriskan.
    3. Dalam kondisi masih panas, haluskan belimbing dengan garpu, lalu buang biji yang tertinggal.
    4. Masukkan belimbing wuluh, nanas parut, gula pasir, kayu manis, cengkih, dan daun pandan dalam wajan. Masak di atas api kecil, sambil terus diaduk sampai mengental. Angkat dan dinginkan.
    5. Bersihkan dari cengkih, kayu manis dan daun pandan. Kemudian kemas selai dalam wadah atau botol.

    3. Jus belimbing wuluh

    Bahan-bahan:
    • 200 gram belimbing wuluh yang segar dan sudah dicuci bersih
    • 1/2 gelas air putih
    • Madu secukupnya
    • Es batu secukupnya

    Cara membuat:
    1. Potong kecil-kecil buah belimbing wuluh.
    2. Masukkan semua bahan ke dalam blender, lalu blender hingga halus.
    3. Tuang jus ke dalam gelas saji.
    4. Jus belimbing wuluh siap untuk disajikan.

    Harapan kami dengan icon belimbing wuluh yang kita produksi dapat menambah pendapatan bagi sekolah khususnya untuk kegiatan adiwiyata, karena kita memandang prospek kedepannya produk belimbing wuluh ini akan dikonsumsi banyak masyarakan mengingat Surabaya kota yang panas sehingga sirup dan jus belimbing wuluh bias menjadi favorit masyarakat. Sedangkan untuk selai bangsa pasar kita adalah kesibukan warga Surabaya sehingga selai bermanfaat untuk olesan kue/roti sebagai sarapan/bekal diwaktu pagi. Demikian uraian kami tentang produk icon SMPN 35 Surabaya.

  3. Untuk mewujudkan kantin bebas 5P memang dibutuhkan kemauan dan kebijakan yang komsisten, dan ajek, tidak sekedar kondisional. Disinlah SMPN 11 Surabaya mempunyai dua aspek tadi, hal ini atas kemauan dan kedisiplinan warga sekolah. Mereka bukan basa basi akan tetapi betul-betul diwujudkan dalam keseharian, hal ini sudah penulis alami sendiri setiap ada kegiatan workshop di SMPN 11 Surabaya ketika berkunjung ke Kantin suasananya sungguh bersih dan menyenangkan betul-betul bebas 5P.

    Sekolah ini patut menjadi sekolah percontohan bagi sekolah-sekolah lain yang ingin mewujudkan kantin yang bebas 5P. Kalau kondisi semacam ini tercipta disemua sekolah, maka tidak ada bedanya sekolah di Indonesia dengan sekolah yang ada di Singapura atau sekolah luarnegeri lainnya, bahkan mungkin lebih baik dan lebih sehat alamiah.

  4. Salah satu hal yang tidak bisa dijauhkan dari sekolah berbudaya lingkungan adalah keberadaan kantin sekolah yang ada dalam lingkungan sekolah. Keberadaan kantin sekolah selain sebagai tempat pemenuhan nutrisi untuk siswa, kantin sekolah juga memiliki banyak fungsi seperti, sarana pendidikan, dan sarana untuk menganalisa keberhasilan program LH di lingkungan sekolah. Sebagai sarana pendidikan, kantin sekolah diharapkan dapat menunjang program sekolah, terlebih lagi program sekolah sehat.

    Dalam hal ini kantin memiliki peran sebagai sumber pemenuhan nutrisi bagi siswa, jadi jajanan di kantin sekolah hendaknya mengandung nutrisi yang dibutuhkan siswa untuk proses pembelajaran. Setiap jajanan di kantin sekolah hendaknya mengandung lemak, karbohidrat, vitamin, mineral dan protein. Dengan adanya semua unsur itu dalam kantin sekolah diharapkan pemenuhan nutrisi untuk siswa dapat terpenuhi. Selain kebutuhan nutrisi yang harus ada dalam kantin sekolah, kantin sekolah hendaknya juga tidak ada bahan tambahan berbahaya didalamnya.

    Seperti halnya kantin yang ada didalam SMPN 1 1 Surabaya, setiap kantin dilarang memakai bahan tambahan pangan yang berbahaya seperti 5P. Tak mudah menjalankan kebijakan seperti ini, semoga SMPN11 mampu menginspirasi banyak sekolah untuk menjamin nutrisi warganya dengan mewujudkan Kantin Bebas 5P.

  5. Kantin bebas 5P dari SMPN 11 ini bisa jadi trendsetter inspirasi kantin sekolah di surabaya lo.. Keren nih, benar-benar bebas sampah dan diolah secara sehat.
    Sebagaimana kita sadari kehadiran Kantin dan koperasi Sekolah sangat dibutuhkan oleh para siswa dan Guru. Karena para siswa biasa mendapatkan barang-barang dan kebutuhan yang mereka perlukan di kantin sekolah dengan harga yang lebih murah.Kantin dan Koperasi Sekolah dapat menyediakan barang-barang yang dibutuhkan para siswa dalam memenuhi kebutuhan belajar dan mengajar,selain itu juga kantin sebagai penunjang utama dalam menyediakan makanan dan minuman para siswa dan Guru dengan harga yang terjangkau serta sehat pastinya..
    Dengan kantin yang sehat dan bebas sampah pasti bisa membuat warga sekolah semakin nyaman dan makin percaya bahwa kantin milik kita itu aman. Mengenai bungkus makanan yabg baik, memang plastik sangat tidak disarankan. Tetapi jikalau masih ada kantin berplastik, hendaknya segera dikurangi karena akan menimbulkan banyak sampah.
    Siswa bisa membawa bekal makan sendiri dirumah, atau membawa wadah berupa piring ketika jajan di kantin sehat. Upaya program ini selain melatih diet sampah plastik juga akan membiasakan kita untuk hiduo sehat.
    Tetap semangat kawan

  6. Sangat bagus jika sekolah tanpa plastik seperti SMPN 11 surabaya karena bisa menghindarkan penyakit dan plastik merupakan sampah yang sangat lama terurai oleh tanah,5P juga menyebabkan penyakit seperti sakit perut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *