Salut buat tim keranjang pengomposan SMPN 1 Surabaya yang telah berhasil menuntaskan perbaikan komposter ditugaskan kepada mereka dua hari sebelumnya. Enam keranjang pengomposan, yang akrab dengan sebutan keranjang takakura, siap digunakan mulai Kamis (23/2).

Tim keranjang pengomposan itu adalah Nasywa, Fadhil, Arya, Dea, Hanif, Tata dan Rifki. Mereka telah melakukan pembenahan berupa pembuatan bantalan sekam kepada masing-masing keranjang itu. Mereka juga telah memberi kompos starter, kain hitam, kardus, dan sekop pada masing-masing keranjang pengomposan yang akrab dengan sebutan keranjang takakura itu.

Tim lingkungan hidup SMPN 1 Surabaya secara keseluruhan juga luar biasa. Tugas pertama mereka untuk menyiapkan program kerja masing-masing kelompok kerja lingkungan hidup yang disepakati dua hari sebelumnya, telah mereka tuntaskan. Kelompok kerja yang dimaksud adalah sampah, energi, keanekaragaman hayati, air dan makanan.

Di hadapan Kepala SMPN 1 Surabaya Titik Sudarti dan Aktivis Senior Tunas Hijau Mochamad Zamroni, tiga kelompok mempresentasikan program kerja yang akan direalisasikan selama setahun ke depan. Tiga kelompok tersebut adalah takakura, sampah dan energi.

Aktivis Senior Tunas Hijau Mochamad Zamroni mengatakan bahwa lingkungan hidup adalah aksi peduli yang dilakukan secara rutin. “Masing-masing kelompok kerja diminta untuk mengevaluasi detil masalah dari program yang sebelumnya. Detil masalah itu selanjutnya diminta untuk dijadikan sebagai langkah yang harus dilakukan,” kata Zamroni.

Sementara itu Kepala SMPN 1 Surabaya Titik Sudarti menyampakan bahwa ada keteladanan menjadi hal utama agar program lingkungan hidup yang direncanakan bisa berlangsung. “Masing-masing dari kita harus menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari  agar program lingkungan yang kita rencanakan bisa berjalan bagus,” kata kepala sekolah perempuan yang juga kepala sekolah teladan Jawa Timur ini. (ron)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *