Tantangan Pekan Keempat Surabaya Eco School 2017

Animo sekolah peserta program Surabaya Eco School 2017 terhadap program pengomposan begitu tinggi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya gerakan pengomposan yang dilakukan oleh sekolah-sekolah seperti grebek pasar dan pengomposan media lain. Pekan ini, program lingkungan hidup yang setiap tahun digelar ini sudah memasuki pekan keempat. Terhitung mulai 16 – 22 Oktober 207, Tunas Hijau memberikan tiga item tantangan yang berbeda-beda, Senin (16/10). Ketiga item tantangan pekan keempat adalah pengolahan sampah organik dengan menggunakan biopori, keranjang komposter dan tong komposter, melakukan aksi pemanfaatan lahan sekolah untuk penghijauan dan penyiapan sistem toilet yang bersih dan sehat. DIsampaikan oleh Bram Azzaino, aktivis senior […]

Mercure Gelar Workshop World Food Day 2017 Dengan Olah Bawang Putih

Peringatan World Food Day 2017 atau hari pangan sedunia yang diepringati setiap tanggal 16 Oktober, dimaknai dengan cara berbeda oleh Mercure Hotel Grand Mirama. Mengundang lebih dari 26 orang guru pembina lingkungan dari 26 SD/Mi, SMP/MTs terpilih peserta program Surabaya Eco School 2017. Hotel bintang 4 ini bersama Tunas Hijau menggelar workshop world food day 2017 atau workshop pengolahan sisa bahan pangan bertempat di Ebisu Restoran, Senin (16/10). Hotel yang mempunyai prinsip “Fight Againts Food Waste” ini menjadikan kulit dan bonggol bawang putih yang notabene sisa bahan masakan menjadi bahan baku pembuatan bunga daur ulang. DIsampaikan oleh Treti C, Talent […]

Mural Lingkungan Jadi Media Komunikasi SMPN 40

Kader lingkungan SMPN 40 yang sering dipanggil Kader Si Cilung (Cinta Lingkungan) mempunyai cara berbeda dalam memaknai tantangan pekan kedua dan ketiga. Salah satu tantangan yang direalisasikan adalah membuat media promosi program lingkungan dengan cara membuat mural lingkungan atau lukisan di tembok dengan unsur pesan lingkungan. Informasi tersebut didapatkan Tunas Hijau saat menggelar pembinaan dan pemantauan perkembangan program Surabaya Eco School 2017 di sekolahnya, Jumat (13/10). Menurut Andajani, guru pembina lingkungan, tujuan dibuatnya mural lingkungan di sekolah adalah memfasilitasi kreativitas siswa dalam menggambar dan menyampaikan pesan lingkungan di dalam gambarnya. “Selain memfasilitasi kreativitas mereka, anak-anak juga menginginkan inovasi yang berbeda. […]

Ajak 500 Siswa SDIT At Taqwa Peduli Lingkungan Lewat Animal Planet

Sebanyak lebih 500 orang siswa SDIT At Taqwa tampak antusias melihat video lingkungan animal planet yang diputar oleh Anggriyan Permana, aktivis Tunas Hijau. Ratusan siswa yang terdiri dari kelas 3, 4, 5 dan 6 ini serius memperhatikan tayangan video animal planet yang berisi tentang pesan lingkungan. Informasi tersebut menjadi pembuka kegiatan sosialisasi lingkungan yang diselenggarakan sekolah dalam rangka rangkaian perayaan akhir tema pembelajaran lingkungan hidup, Jumat (13/10). Dengan iming-iming hadiah doorprise berupa alat tulis dan stiker lingkungan, Anggriyan mengajak ratusan siswa untuk menjawab isi pesan yang disampaikan binatang-binatang pada video animal planet. “Tujuan dari sosialisasi lingkungan ini adalah sebagai pemicu […]

Target 4 Ton Kompos, SMPN 11 Kebut Olah Sampah Organik

4 ton kompos target yang dicanangkan oleh kader lingkungan SMPN 11 bukan hal mudah untuk direalisasikan. Alasannya, 4000 kg kompos yang rencananya akan dipanen berarti sebanyak 8000 kg sampah organik yang harus diolah dalam durasi kurang lebih 10 minggu. Informasi tersebut disampaikan oleh Rizaldy, ketua kader lingkungan kepada Tunas Hijau saat pembinaan dan pemantauan program Surabaya Eco School 2017, Kamis (12/10). Target tersebut langsung dijalankan mulai pekan pertama hingga pekan ketiga dengan focus pada pengolahan sampah organik. Caranya, melalui Tim lingkungan hidup sekolah, setiap kelas dijadwalkan secara bergantian setiap harinya membawa sampah organik dari rumah untuk diolah di rumah kompos. […]

SDN Ujung IX Ajak Penjaga Sekolah dan Ibu Kantin Olah Sampah Organik

Dua orang penjaga kantin tampak serius mendengarkan penjelasan mengenai cara pembuatan kompos yang disampaikan oleh Alfisah Salsabila, salah seorang kader lingkungan SDN Ujung IX. Dengan menggunakan keranjang komposter yang baru saja selesai dibuat, mereka berencana untuk merealisasikan tantangan pekan ketiga program Surabaya Eco School 2017. Informasi tersebut diterima oleh Tunas Hijau saat menggelar pembinaan dan pemantauan program di sekolahnya, Kamis (12/10). “Ibu-ibu, keranjang komposter ini nanti akan kami tempatkan di dekat kantin untuk mengolah sampah sisa makanan yang ada di kantin. Caranya, waktu ibu-ibu beres-beres piring yang ada di meja, setelah itu sisa makanannya langsung dimasukkan ke dalam keranjang ini […]

SDK St Aloysius Belajar Pohon dan Sampah di Taman Flora Bratang

Sebanyak 77 orang siswa kelas 1 dan 2 SDK St Aloysius Surabaya belajar mengenal lingkungan hidup bersama Tunas Hijau – Eco Mobile PJB di Taman Flora Bratang, Kamis (12/10/2017). Pada pembelajaran ini, anak-anak diajak belajar pentingnya pepohonan. Caranya dengan merasakan langsung manfaatnya. Mereka diminta membandingkan kenyamanan berada di bawah pepohonan besar di taman tersebut dengan tepi jalan raya yang banyak kendaraan bermotornya. “Tentunya berada di bawah pepohonan lebih nyaman bila dibandingkan dengan berada di pinggir jalan raya yang banyak kendaraan bermotornya,” kata Aktivis Senior Tunas Hijau Bram Azzaino. Sebab, berada di bawah pepohonan berarti banyak oksigen yang dihasilkan pepohonan dibandingkan […]

Jumat Besok, SMPN 20 Sosialisasi Cara Pengomposan ke 9 Ibu Kantin Sekolah

Jumat dipilih sebagai hari yang tepat bagi kader lingkungan SMPN 20 merealisasikan tantangan pekan ketiga program Surabaya Eco School 2017. Alasannya, karena jumat besok merupakan jumat bersih, dimana warga sekolah akan melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah. Siswa di kelas akan membersihkan masing-masing kelasnya, kader lingkungan akan berkegiatan sesuai dengan kelompok kerjanya masing-masing, termasuk pokja sampah organik dan mading. Informasi tersebut disampaikan oleh Sholeh Solevan, salah seorang kader lingkungan kelas 8 kepada Tunas Hijau saat pembinaan dan pemantauan program lingkungan di sekolahnya, Rabu (11/10). Menurut Sholeh, tim sampah organik berencana akan melakukan sosialisasi pengolahan sampah organik sisa makanan kepada petugas […]

Bank Sampah SDN Dukuh Menanggal I, Karung Khusus Kertas SDN Menur Pumpungan

Program pemilahan sampah non organik dan bank sampah SDN Dukuh Menanggal I Surabaya terus bergulir. Pada pembinaan lingkungan hidup Surabaya Eco School 2017 di sekolah ini, Rabu (11/10/2017), Tunas Hijau mendapati bahwa pengumpulan sampah non organik dari kelas-kelas dilaksanakan setiap Jumat. “Dari penjualan sampah non organik bank sampah SDN Dukuh Menanggal I pekan lalu, dana yang didapatkan lebih dari Rp 500.000,” kata Daniar, guru pembina lingkungan hidup SDN Dukuh Menanggal I. Penjualan sampah non organik bank sampah selanjutnya akan dilaksanakan Jumat ini. Daniar menjelaskan bahwa sosialisasi pemilahan sampah kertas sudah dilakukan di semua kelas. Namun, Tunas Hijau tidak mendapati ada […]

GARDANA WONG ALIT, Tunas Muda Pemimpin Indonesia 2017

Pemimpin harus mampu mengayomi dan mau mengembangkan atau memajukan wilayahnya. Pemimpin bukan hanya memikirkan dirinya. Prinsip itu terpatri dalam diri Gardana Wong Alit. Beragam penghargaan diraih oleh Gardana yang lahir pada 22 Januari 2006 ini. “Pada puncak peringatan Hari Anak Nasional 23 Juli 2017 di Pekanbaru, Riau, saya mendapatkan penghargaan dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA),” kata Gardana Wong Alit, yang juga siswa kelas 6 SDN Kaliasin I Surabaya ini. Penghargaan nasional yang diterima langsung oleh Gardana pada Hari Anak Nasional 2017 itu adalah Tunas Muda Pemimpin Indonesia (TMPI) 2017. Program TMPI merupakan salah satu bentuk fasilitas pemerintah […]