SURABAYA – Beragam sarana lingkungan milik SMPN 36 mampu membuat sedikitnya 80 orang perwakilan guru SD se Surabaya Selatan, peserta workshop Surabaya Eco School tahap pertama terpukau. Hal tersebut karena sebagian besar dari sekolah mereka tidak memiliki alat pengolahan sampah organik, yaitu keranjang komposter. Fakta tersebut hadir dalam workshop tahap pertama Surabaya Eco School yang digelar Tunas Hijau bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Pembangkitan Jawa – Bali (PJB) di SMPN 36, Jumat (30/08). Continue reading →