Arsip Bulanan: Agustus 2013

Tunas Hijau Kenalkan Upaya Konservasi Air Pada Peserta Workshop I Surabaya Eco School

SURABAYA – Fakta lingkungan akhir-akhir ini banyak yang menunjukan terjadinya bencana alam dikarena kondisi air yang semakin buruk. Fakta lingkungan tersebut sampaikan pada peserta workshop I Surabaya Eco School, Sabtu, (31/08), yang di selenggarakan Tunas Hijau didukung Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Pembangkitan Jawa-Bali (PJB). Peristiwa Bencana air salah satunya masuknya air laut mengisi kedalam air tanah yang bisa menyebabkan kematian pada tumbuhan dan satwa. Continue reading →

Tunas Hijau Ajak Peserta Workshop I Surabaya Eco School Olah Sampah Organik dan Buat Lubang Resapan

SURABAYA – Hujan es mengguyur Pulau Jawa, tepatnya di Kota Semarang untuk pertama kalinya. Fakta lingkungan tersebut membuat sedikitnya 92 orang guru perwakilan dari 46 Sekolah Dasar peserta workshop tahap pertama Surabaya Eco School kaget. Pasalnya, fenomena lingkungan yang jarang terjadi didaerah khatulistiwa tersebut diperoleh Tunas Hijau melalui media televisi. Fakta tersebut disampaikan oleh Anggriyan, aktivis Tunas Hijau dalam workshop tahap I Surabaya Eco School yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Pembangkitan Jawa – Bali (PJB) digelar di SMPN 36, Sabtu (31/08). Continue reading →

Tunas Hijau Pandu Peserta Workshop I Surabaya Eco School Buat Rencana Program Lingkungan Hidup

SURABAYA – Sedikitnya 92 orang guru perwakilan dari 46 Sekolah Dasar se Surabaya Selatan peserta workshop tahap pertama Surabaya Eco School 2013 tampak kebingungan membuat perencanaan program lingkungan di sekolah. Pasalnya, sebagian besar dari mereka adalah wajah-wajah baru yang tahun ini dilibatkan dalam Surabaya Eco School ini. Fakta tersebut disampaikan kepada Tunas Hijau dalam workshop tahap awal yang membahas mekanisme penilaian program lingkungan berkelanjutan ini. Continue reading→

SMPN 1 Batu Juara Lomba Poster Peduli Air Tunas Hijau

Tiga karya poster terbaik Lomba Poster Peduli Air yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Nadya Women Center Malang

Tiga karya poster terbaik Lomba Poster Peduli Air yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Nadya Women Center Malang

MALANG Waktu menunjukkan pukul 07.00 WIB, artinya seluruh peserta Lomba Poster “Peduli Air” siap memulai lomba poster “Peduli Air, Sabtu (31/8). Dibuka dengan pembacaan peraturan lomba, lebih dari 50 peserta memulai dengan cekatan menorehkan sketsa diatas kertas gambar yang disediakan panitia dengan ukuran A3.  Lanjut membaca

Sarana Pembelajaran Lingkungan SMPN 36 Inspirasi Peserta Workshop I Surabaya Eco School

SURABAYA – Beragam sarana lingkungan milik SMPN 36 mampu membuat sedikitnya 80 orang perwakilan guru SD se Surabaya Selatan, peserta workshop Surabaya Eco School tahap pertama terpukau. Hal tersebut karena sebagian besar dari sekolah mereka tidak memiliki alat pengolahan sampah organik, yaitu keranjang komposter. Fakta tersebut hadir dalam workshop tahap pertama Surabaya Eco School yang digelar Tunas Hijau bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Pembangkitan Jawa – Bali (PJB) di SMPN 36, Jumat (30/08). Continue reading →

Peserta Workshop Surabaya Eco School Antusias Rencanakan Program Lingkungan Hidup Sekolah

SURABAYA – Tidak memiliki sarana pengolahan sampah organik, seperti keranjang komposter tidak membuat perwakilan guru dari 43 Sekolah Dasar peserta workshop tahap pertama ini menciut. Antusias yang tinggi ditunjukkan mereka saat terlihat serius mulai merencanakan pembentukan tim lingkungan hingga membuat rencana program lingkungan. Fakta tersebut hadir dalam workshop tahap pertama Surabaya Eco School yang digelar Tunas Hijau bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Pembangkitan Jawa – Bali (PJB) di SMPN 36, Jumat (30/08). Continue reading →

Tunas Hijau Beberkan Mekanisme Penilaian Surabaya Eco School Pada Workshop Tahap Pertama

SURABAYA – Workshop I program lingkungan Surabaya Eco School 2013 yang digelar Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Pembangkitan Jawa – Bali (PJB)  dimulai dengan melibatkan perwakilan SMP Negeri se Surabaya hari ini, Rabu (28/08). Bertempat di ruang Pola gedung Bappeko, sedikitnya 90 orang perwakilan siswa dan guru menjadi peserta workshop pertama yang akan mengupas habis mengenai mekanisme penilaian program Surabaya Eco School. Continue reading →

Tunas Hijau Hadirkan Fakta Mengeringnya Kali Lamong Dalam Workshop I Surabaya Eco School 2013

SURABAYA – Bencana kekeringan yang melanda Kali Lamong, mampu mengejutkan peserta workshop lingkungan yang  digelar Tunas Hijau, Rabu (28/08). Sedikitnya melibatkan 90 orang siswa dan guru perwakilan SMP Negeri se Surabaya, Tunas Hijau hadirkan fakta lingkungan global mengawali workshop lingkungan yang digelar di ruang Pola gedung Bappeko. Program lingkungan berkelanjutan yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Pembangkitan Jawa – Bali (PJB) ini mengajak peserta workshop untuk memahami latar belakang dipilhnya tema konservasi air dalam Surabaya Eco School 2013. Continue reading →

Tunas Hijau Ajarkan Jurnalisme Lingkungan Kepada Peserta Workshop I Surabaya Eco School 2013

SURABAYA – Pentingnya tim jurnalis dalam Surabaya Eco School 2013 membuat Tunas Hijau menyampaikan materi jurnalisme lingkungan pada workshop pertama yang digelar di ruang Pola gedung Bappeko, Rabu (28/08). Dengan sedikitnya melibatkan 90 orang perwakilan siswa dan guru dari 47 SMP Negeri se Surabaya, Dony Kristiawan, aktivis Tunas Hijau menjelaskan peranan jurnalisme dalam Surabaya Eco School 2013. Program lingkungan berkelanjutan yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya dan PT. Pembangkitan Jawa – Bali (PJB) ini sangat mengandalkan peran jurnalis dalam setiap pelaporan kegiatannya. Continue reading →

Tunas Hijau Bagikan Kisi-Kisi Pembuatan Rencana Program Lingkungan Kepada Peserta Workshop SES 2013

SURABAYA – Pembentukan tim lingkungan menjadi pondasi sebuah sekolah saat akan merencanakan program lingkungan. informasi tersebut disampaikan oleh Ali Felyndra, aktivis Tunas Hijau dalam workshop  pertama Surabaya Eco School, Rabu (28/08). Menurut aktivis Tunas Hijau berperawakan tinggi ini bahwa sebelum sekolah merencakan program lingkungan, perlu adanya pembentukan tim lingkungan sebagai pelaku kegiatannya. Continue reading →