13 Desember 2009
Pameran LH
Sekolah-Sekolah Finalis PangPut
Malang Raya Meriah
Malang-
Inovatif dan edukatif,
itulah
gambaran dari stan pameran
lingkungan hidup 12 sekolah dasar
dan sekolah menengah pertama asal
para
finalis
pangeran
dan
puteri
lingkungan
hidup
Malang
raya
2009. Pameran yang digelar pada
Grand Final Penganugerahan Pangeran
dan Puteri Lingkungan Hidup 2009 ini
juga diadakan di Gedung Tirta,
Jl. Bendungan Sengguruh 32 Malang,
Minggu (13/12). Pada pameran ini,
tiap stan menampilkan berbagai karya
dari program lingkungan hidup yang
sudah dilakukan di sekolah
masing-masing. Tidak terkecuali
proyek lingkungan hidup
masing-masing finalis.
Dua belas sekolah yang mengikuti
pameran lingkungan hidup ini adalah
SMPN 5 Kepanjen
Kabupaten
Malang, SMP Negeri 21
Kota
Malang, SMP Negeri 1
Kota
Malang, SMP Negeri 3
Kota
Malang, SDN
Berstandar Internasional Tlogowaru
Kota
Malang, SDN Purwantoro 1
Kota
Malang, RSDBI Tunjung Sekar 1
Kota
Malang, SDN Jatimulyo 4
Kota
Malang, SDK Sang Timur
Kota
Batu, MTSN 1
Kota
Malang, SMPN 1
Kota
Batu dan SD Sabilillah
Kota
Malang, SD Laboratorium
UM
Kota Malang dan SMP Negeri 10 Kota
Malang.
Mayoritas
stan pameran itu menampilkan hasil
karya daur ulangnya sebagai upaya
pengurangan sampah di sekolah.
Kekaguman para undangan terlihat
saat mendapat penjelasan dari
penjaga stan tentang hasil karya
yang ditampilkan, terutama
simpatisan Tunas Hijau yang berasal
dari luar negeri yang juga juri
pameran. Simpatisan itu adalah
Yusuke Ozime dari Jepang dan Alexis
dari Korea. Mereka sangat kagum
karena pada usia yang masih sangat
muda, para siswa sekolah dasar ini
dapat menghasilkan karya-karya yang
dapat menginspirasi orang lain untuk
berbuat nyata untuk lingkungan
hidup.
Pada stan SMP Negeri 21 Kota
Malang,
mereka memajang hasil kreasi dari
pelepah pisang dan sampah organik.
Selain itu mereka juga menampilkan
film bertema lingkungan
hidup.
Berbeda dengan SMP Negeri 1
Kota
Malang, mereka menampilkan ikon
bunga yakni bunga anggrek yang
menjadi salah satu program sekolah.
Stan SMP Negeri 1 Kota
Malang
juga
menampilkan proyek lingkungan hidup
dari
finalis pangeran
dan
puteri
lingkungan 2009 Malang
raya
dari SMP Negeri 1 Malang. Ada
juga
produk unik, yaitu
termos hemat energi.
Ada
lagi stan SMP Negeri 5 Kepanjen
Kabupaten Malang.
Stan tersebut sangat unik karena
dipenuhi dengan topeng yang terbuat
dari kayu bekas. Di
stan ini
juga dipajang kerajinan daur ulang
berupa kolase dan rumah adat yang
terbuat dari stik es krim bekas.
Pada stan SDNBI Tlogowaru
Kota
Malang
dapat dilihat banner sekolah
dan hasil kebun berupa tanaman
organik,
diantaranya
bayam, kangkung,
sawi
dan
lainnya.
Stan SMPN 3
Kota
Malang lebih tepat disebut sebagai
mading inovatif. Mereka membuat
puisi, info dan artikel tentang
penyelamatan lingkungan.
Stan
SDN Purwantoro 1
Kota
Malang
memajang
alat penyaring air yang dapat
menjadi alat penghematan air. Ada
yang menarik di SDN Jatimulyo 4
Kota
Malang,
yaitu
botol daur ulang yang dibuat menjadi
aquarium. Ada juga enzim sampah,
yaitu pupuk cair yang terbuat dari
kulit buah .
Sedangkan
pemenang stan pameran terbaik,
SDK Sang Timur
Kota
Batu,
menampilkan
produk dari apel berupa sari apel,
jenang dan keripik apel.
Ada
denah kota batu yang berisi
tanaman-tanaman yang ada di
Kota
Batu. Ada juga
buah pepino yang mempunyai
banyak
kandungan vitamin di stan SMP Negeri
1
Kota
Batu. Buah
pepino
termasuk buah yang baru di
Kota
Batu. Pepino hanya dapat tumbuh di
dataran tinggi.
Buah
tersebut berfungsi untuk menurunkan
diabetes dan darah tinggi. Tanaman
pepino merupakan campuran dari buah
timun dan melon.
Warnanya
hijau dengan sedikit ungu. (taza/det)