Headquarters: Semolowaru Indah T-9, Surabaya - 60119, Indonesia. Phone/Fax: +62-31- 5996816, Email: info@tunashijau.org

ProgramGaleri FotoGaleri PosterGaleri KomikGaleri LaguPenerbitanSekolah HijauProfilFakta & Info
 

2 Desember 2009

Kepala SMA Negeri 5 Jember Husnawiyah

Sibuk Membuat Replikasi Sekolah Ramah Lingkungan Hidup Di Jember

SMA Negeri 5 Jember mendapat penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional tahun 2008 dan 2009. Kondisi sekolah yang beberapa tahun lalu terkesan panas dan gersang karena minimnya pepohonan telah berubah. Kesan panas hampir tidak terasa lagi. Lahan kosong pun sudah sulit ditemukan, karena begitu banyaknya pepohonan pelindung yang ditanam. Hutan sekolah dengan aneka jenis pohon juga terdapat di sekolah yang berlokasi di Jl. Semangka 4 Jember ini. Pun kepedulian lingkungan hidup segenap warga sekolah juga terus meningkat. Kondisi ini berkat kepiawaian sosok srikandi Kepala SMA Negeri 5 Jember Husnawiyah.

Namun, setelah dua kali mendapat penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional, Husnawiyah dan SMA Negeri 5 Jember masih mengalami kendala yang cukup berarti. Kendala itu adalah keinginan untuk membuat replikasi sekolah lain di Jember untuk dibina menjadi sekolah peduli dan berbudaya lingkungan hidup atau Sekolah Adiwiyata. “Hingga saat ini kami masih mengalami kesulitan membentuk sekolah lain di Jember menjadi Sekolah Adiwiyata. Bukan berarti tidak ada upaya nyata yang dilakukan,” kata Husnawiyah.

Beberapa upaya nyata telah dilakukan. Diantaranya dengan beberapa kali mengundang pimpinan, guru dan siswa perwakilan sekolah di Jember untuk mengikuti pembekalan tentang program sekolah ramah lingkungan hidup. “Diantaranya dengan mendatangkan narasumber dari Tunas Hijau dan Badan Lingkungan Hidup Jawa Timur. Kami juga selalu melibatkan perwakilan siswa SMA 5 Jember untuk menjadi salah satu narasumber. Namun, seringkali dampak pembekalan bagi sekolah peserta tidak berkesinambungan,” lanjut Husnawiyah.

Banyak dari sekolah-sekolah di Jember yang semula berminat, setelah mengikuti pembekalan yang diberikan dan mengetahui kondisi lingkungan hidup SMA Negeri 5 Jember, malah menjadi patah semangat. “Mereka hanya melihat keadaan fisik SMA Negeri 5 Jember saja. Padahal keadaan fisik SMA Negeri 5 Jember menjadi bagus seperti ini juga karena peran serta aktif dan berkelanjutan segenap warga sekolah. Tentunya dengan kebijakan pimpinan sekolah yang berpihak pada lingkungan hidup,” tambah Husnawiyah.

Menanggapi respon sekolah-sekolah di Jember itu, dalam waktu dekat ini, Husnawiyah akan membentuk tim khusus lingkungan hidup. Tim khusus ini akan ditugaskan melakukan pendampingan ke sekolah-sekolah lain di Jember yang memiliki kemauan mewujudkan sekolah ramah lingkungan hidup. Tim khusus itu akan terdiri dari perwakilan siswa dan guru SMA Negeri 5 Jember yang selama ini menjadi motor penggerak program lingkungan hidup di sekolah. “Semoga dengan cara ini, ada semakin banyak sekolah di Jember yang berwawasan lingkungan hidup,” kata Husnawiyah. (ron)

7 Mei 2010, Guru Koordinator LH SDN Kandangan III Surabaya Siti Fatonah: Pemilahan Sampah Harus Disertai Penyediaan Tempat Sampah Yang Memadai Dan Sosialisasi

24 Maret 2010, Kepala Sekolah SMA/SMK Berprestasi Se Jawa Timur 2008 Kumudawati: Belum Meratanya Pendidikan Lingkungan Hidup di Setiap Kota/Kabupaten

2 Desember 2009, Kepala SMA Negeri 5 Jember Husnawiyah: Sibuk Membuat Replikasi Sekolah Ramah Lingkungan Hidup Di Jember

12 November 2009,  Wali Kota Surabaya Peduli LH Drs. Bambang Dwi Hartono, M.Pd. Yang Guru Matematika: Guru Harus Ing Ngarso Sing Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Dan Tut Wuri Handayani Pada Kepedulian Lingkungan Hidup

22 September 2009, Ir. Gunawan, Guru Pembimbing Di Balik Keberhasilan Siswa Menjuarai Berbagai Penelitian Internasional: Memulai Penelitian Lingkungan Hidup Butuh Cara, Waktu, Pendukung Dan Orang Yang Tepat

15 September 2009, Kepala SDN Petemon 13 Surabaya Harsoyo: Susah, Buat Muatan Lokal Lingkungan Hidup Sendiri Untuk SD Negeri

8 September 2009, Duo Aktivis Srikandi Tunas Hijau di Konservasi Hutan Dataran Tinggi Triani Candra Kusuma Dewi dan Reby Dwi Prataopu

1 September 2009, Koordinator Green Education Al Muslim Intan Larasati: Dukungan Pemda Pada Program Sekolah Adiwiyata Harus Signifikan

25 Agustus 2009,  Guru Lingkungan Hidup SDK Santa Theresia I Surabaya Kristoforus Agus Pujianto: Program Sekolah Adiwiyata Tidak Semenarik Dulu