Habis Operasi Sampah Kertas Langsung Timbang ala SDN Tanah Kali Kedinding I

SURABAYA – Melalui Surabaya Eco School 2015, sekolah diajak mampu mengajak siswa untuk peduli lingkungan dengan cara menyenangkan. Berbagai cara bisa dibuat sekolah untuk membuat siswa merasa bahwa kegiatan lingkungan tak selamanya membosankan. Salah satunya adalah SDN Tanah Kali Kedinding I Surabaya yang berhasil merubah mindset para siswa.  Continue reading →

Jurnalis Cilik SDN Bubutan IV, Siap Liput Kegiatan Lingkungan Secara Mandiri

SURABAYA – Menindak lanjuti workshop Surabaya Eco School 2015, SDN Bubutan IV bergerak cepat dengan melibatkan 99 orang siswa menjadi kader lingkungan yang dibagi menjadi 11 kelompok kerja. Salah satu diantaranya adalah kelompok jurnalis. Fakta pembentukan kelompok tersebut menjadi awal bagi Tunas Hijau menggelar pembinaan lingkungan Surabaya Eco School 2015 di sekolahnya yang diselenggarakan bersama dengan Pemerintah Kota Surabaya, Kamis (27/08). Continue reading →

Realisasi Challenge Pekan I, Setiap Warga SDN Kapasari 8 Jumat Besok Kumpulkan Koran Bekas

Kader lingkungan SDN Kapasari VIII belajar memahami program Surabaya Eco School 2015 melalui peta konsep atau mind map Surabaya Eco School 2015 dan mempraktekkan setiap simbol yang ada pada peta konsep tersebut saat pembinaan lingkungan di sekolahnya

Kader lingkungan SDN Kapasari VIII belajar memahami program Surabaya Eco School 2015 melalui peta konsep atau mind map Surabaya Eco School 2015 dan mempraktekkan setiap simbol yang ada pada peta konsep tersebut saat pembinaan lingkungan di sekolahnya

SURABAYA – Realisasi tantangan pekan pertama baru akan digelar saat Jumat Sehat di SDN Kapasari VIII. Namun, kader lingkungan hidup sekolah yang berlokasi di Jalan Kusuma Bangsa itu mempunyai rencana yang lain. Lebih dari 40 orang siswa kelas 4 itu membuat gerakan pengumpulan sampah kertas yang dimulai dari kelas mereka sendiri. Informasi tersebut ditemui Tunas Hijau saat menggelar pembinaan Surabaya Eco School 2015 yang diselenggarakan bersama Pemerintah Kota Surabaya di sekolahnya, Kamis (27/08). Continue reading →

Kegiatan Wajib Olah Sampah Kertas ala SDN Tanah Kali Kedinding II

SURABAYA – Tidak banyak masyarakat mengetahui bahwa bahan baku kertas terbuat dari pohon. Namun, tidak demikian dengan tim lingkungan hidup SDN Tanah Kali Kedinding II. Tim lingkungan hidup sekolah ini sudah tahu bahwa bahan baku kertas terbuat dari pohon. Fakta ini diketahui ketika Tunas Hijau bersama Eco Mobile PJB  menggelar pembinaan lingkungan hidup di sekolah ini, Kamis (22/08).  Continue reading →

Operasi di Kelas, SDN Klampis Ngasem I Hasilkan 5 Kg Sampah Kertas

Siswa anggota tim lingkungan hidup SDN Klampis Ngasem I sedang mengumpulkan sampah kertas dari kelas-kelas

Siswa anggota tim lingkungan hidup SDN Klampis Ngasem I sedang mengumpulkan sampah kertas dari kelas-kelas

SURABAYA – Tantangan mingguan (weekly challenge) Surabaya Eco School 2015 mulai bergulir pekan ini. Tantangan pekan pertama adalah pemilhan sampah kertas secara tuntas. Seluruh sekolah diajak mencoba memaksimalkan potensi sampah kertas yang mereka hasilkan supaya tidak terbuang percuma.  Continue reading →

Mulai Senin Depan, Challenge Pekan I Adalah Pengolahan Sampah Kertas

SURABAYA – Pelaksanaan workshop I program Surabaya Eco School 2015 telah usai. Ratusan sekolah yang sudah terdata menjadi peserta program lingkungan hidup berkelanjutan ini siap untuk menggaungkan gema Surabaya Eco School 2015 di sekolahnya. Menjelang digulirkannya tantangan pada minggu pertama program yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya yang dimulai senin pekan depan, Sabtu (22/08). Continue reading →

Belajar Dari Pengalaman, Peserta Workshop SES 2015 Pahami Cara Pelaporan Kegiatan

SURABAYA – Pelaporan dan evaluasi kegiatan menjadi point penting yang dibahas Tunas Hijau dalam workshop program Surabaya Eco School 2015 di SMPN 36, Sabtu (22/08). Workshop yang diikuti oleh lebih dari 37 perwakilan sekolah dasar kelompok 6 di wilayah selatan. Dalam workshop lingkungan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Surabaya membahas minimnya follow up yang dilakukan sekolah pasca workshop I SES 2015. Continue reading →

Pengurangan Sampah Plastik SDN Rangkah VI dan Rencana Biopori di SDN Rangkah IX

SURABAYA – Upaya pengurangan sampah plastik di SDN Rangkah VI patut diacungi jempol. Baru dimulai dalam beberapa pekan terakhir, sampah plastik yang dihasilkan warga sekolah yang berlokasi di sekitar Pasar Tambakrejo atau Pasar Krampung ini sudah berkurang hingga tersisa 1/3 volume sampah sebelumnya.  Continue reading →

SMA Wachid Hasyim 5 Hidupkan Lagi Program Lingkungan, SMA Mimi Galakkan Pemilahan Sampah

SURABAYA – Ada hal berbeda dari pelaksanaan workshop program Surabaya Eco School 2015 tingkat SMA/SMK yang diselenggarakan di SMPN 26. Workshop kali ini lebih berkesan seperti privat karena hanya diikuti oleh 4 sekolah. Sedikitnya peserta workshop yang terlibat dikarenakan salah informasi yang diterima oleh perwakilan peserta dari sekolah-sekolah tentang lokasi penyelenggaraan workshop yang semula di SMPN 28 berganti di SMPN 26. Jarak yang terlalu jauh membuat sebagian besar perwakilan sekolah memutuskan untuk kembali ke sekolah. Continue reading →

Peserta Workshop SES 2015 Kagumi Realisasi Program Lingkungan SMKN 10

SURABAYA – Sarana pengolahan sampah organik menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta workshop program Surabaya Eco School 2015 untuk menyerap informasi mengenai mekanisme cara pengolahannya kepada kader lingkungan SMKN 10. Informasi tersebut diperoleh saat Tunas Hijau bersama dengan Pemerintah Kota Surabaya menggelar workshop lingkungan di sekolah yang berlokasi di Jalan Keputih Tegal, Kamis (20/08). Continue reading →

SMPN 26 Berbagi Kiat-Kiat Rutinkan Program Lingkungan di Sekolah

SURABAYA – Beragam program lingkungan yang dimiliki oleh SMPN 26 menjadi sumber inspirasi bagi peserta workshop Surabaya Eco School 2015 tingkat SMP/MTs di wilayah barat. Program lingkungan seperti penggunaan energi alternatif seperti panel surya, pengolahan sampah organik menjadi kompos, kantin apung 3R (Reduce Reuse Recycle) mendapatkan beragam pertanyaan dari peserta workshop yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya, Rabu (19/08). Continue reading →

Ingatkan Pengiriman Laporan Pasca Workshop Kepada Peserta Workshop SES 2015

SURABAYA – Workshop program Surabaya Eco School 2015 yang digelar di ruang pola gedung BAPPEKO (Badan Perencanaan Pembangunan Kota) berlangsung tidak seperti biasanya. Kali ini, Tunas Hijau memulai workshop yang diselenggarakan bersama dengan Pemerintah Kota Surabaya dengan menyampaikan evaluasi pelaksanaan program SES tahun lalu, Sabtu (15/08). Evaluasi dan pelaporan menjadi point utama pembahasan yang juga menjadi kelemahan bagi sebagian besar sekolah terutama kategori SMA/SMK. Continue reading →

Kotak Kompos dan IPAL SMKN 5 Jadi Daya Tarik Peserta Workshop I SES 2015

SURABAYA – Luas lahan SMKN 5, yang menjadi salah satu tempat digelarnya workshop Surabaya Eco School 2015 menjadi inspirasi perwakilan SMP/MTs se wilayah pusat. Alasannya, dengan luas 4,3 hektar, mereka bisa mengelola lingkungan dengan baik, seperti penanaman pohon, mengolah sampah organik menjadi kompos. Informasi tersebut disampaikan kepada Tunas Hijau bersama dengan Pemerintah Kota Surabaya, Jumat (14/08). Continue reading →

Peserta Workshop I SES 2015 di SMPN 36 Sudah Memulai Program Lingkungan

SURABAYA – Sebagian besar sekolah menengah pertama yang tergabung dalam kelompok 19 workshop program lingkungan Surabaya Eco School sudah mempunyai program lingkungan. Mulai dari program lingkungan yang berkaitan dengan sampah sampai bertemakan air, semua informasi tersebut diketahui Tunas Hijau saat masing-masing perwakilan sekolah diminta untuk melakukan presentasi tentang potensi lingkungan yang ada di sekolahnya. Continue reading →

Belajar Pengomposan di SMAN 3, Peserta Workshop Ingin Terapkan di Sekolah

SURABAYA – Pengolahan sampah organik bagi sebagian besar perwakilan sekolah dasar di wilayah utara tidak semudah seperti yang diucapkan. Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang perwakilan guru SDN Tanah Kali Kedinding I dalam workshop lingkungan program Surabaya Eco School 2015 yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama dengan Pemerintah Kota Surabaya di aula SMAN 3, Selasa (12/08). Continue reading →

Peserta Workshop SES 2015 Saling Tukar Ide Rencana Program Lingkungan di SMAN 3

SURABAYA – SDN Bulak Rukem I merupakan sekolah yang terletak di daerah padat pemukiman dan lahan yang sempit. Tetapi, keterbatasan tersebut bukan menjadi penghalang bagi sekolah untuk tidak melakukan upaya peduli lingkungan. Informasi tersebut disampaikan salah seorang guru, Widyastuti, kepada Tunas Hijau saat melakukan presentasi potensi lingkungan hidup yang ada di sekolah dalam workshop Surabaya Eco School 2015 yang digelar di SMAN 3, Selasa (11/08). Continue reading →

SMPK St Stanislaus I Kenalkan Sabun Klerak Untuk Cuci Piring Peserta Workshop SES 2015

Peserta workshop yang merupakan siswa dari sekolah dasar di wilayah Surabaya Pusat diajak untuk menerapkan perilaku ramah lingkungan dengan mencuci piring bekas sisa makanan dengan menggunakan sabun ramah lingkungan yang merupakan produk unggulan SMPK St Stanislaus I dalam workshop SES 2015

Peserta workshop yang merupakan siswa dari sekolah dasar di wilayah Surabaya Pusat diajak untuk menerapkan perilaku ramah lingkungan dengan mencuci piring bekas sisa makanan dengan menggunakan sabun ramah lingkungan yang merupakan produk unggulan SMPK St Stanislaus I dalam workshop SES 2015

SURABAYA – Konservasi air yang menjadi tema program Surabaya Eco School 2015 tidak hanya disampaikan melalui teori saja. Melainkan dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Bertempat di SMPK St Stanislaus I, bersama dengan Tunas Hijau dan Pemerintah Kota Surabaya, Peserta workshop yang merupakan perwakilan sekolah dasar se wilayah pusat ini diajak untuk praktek mencuci piring menggunakan sabun ramah lingkungan terbuat dari biji klerak, Senin (10/08). Continue reading →

Berbagi Kiat Menyusun Program Lingkungan Warnai Workshop I SES 2015 Kelompok 4

SURABAYA – Tahap awal workshop program Surabaya Eco School 2015 masih berjalan dalam beberapa hari, namun aroma kompetisi sudah bisa tercium saat workshop lingkungan yang berlokasi di SMPK St Stanislaus dengan melibatkan perwakilan sekolah dasar di wilayah pusat digelar. Masing-masing perwakilan sekolah saling pamer rencana program lingkungan yang akan digunakan untuk menghadapi program lingkungan yang sudah menginjak 5 tahun ini penyelenggaraannya, Senin (10/08). Continue reading →